True Love (CEO Dingin Jatuh Cinta)

True Love (CEO Dingin Jatuh Cinta)
40. MENEMUI RAFA


__ADS_3

Setelah mencari informasi tentang beny selama seminggu yang lalu akhirnya sony berhasil mendapat kan informasinya.


"pagi tuan , saya sudah mendapatkan informasi tentang beny, ternyata benar tuan beny tidak pernah di rawat di rumah sakit jiwa, dan untuk indentitas keluarganya beny adalah anak tunggal, tapi kenyataan bahwa ayahnya memiliki 2 istri itu adalah benar" ujar sony menjelaskan


"jadi siapa rafa ini, kalau dia adalah saudara beny , mana mungkin beny rela memberikan dinda pada saudaranya, apakah kamu mendapatkan infomasi tentang Rafa son?


"maaf tuan aga sulit, karena sepertinya sengaja ditutup rapat


tidak terfikir sama sekali oleh Arka bahwa beny sampai merubah wajah dan indentitasnya hanya demi dinda, di pikiran arka benar-benar banyak pertanyaan, dan dia harus menemui Rafa, dan akhirnya mereka janjian untuk bertemu.


Rafa duduk di sebuah restoran ternama, di ikuti oleh asistennya yang berada berdiri di belakangnya, selang berapa lama arka tiba, lalu duduk tepat di sebrang Rafa.


"siang pa arka, kenapa tiba-tiba anda ingin bertemu?

__ADS_1


"siang pa rafa, saya ingin menanyakan satu hal, apa hubungan kamu dengan beny?


"beny CEO diamond maksudnya? ahh dia adalah kaka sepupu saya , dan saya sedang mencarinya" ucap rafa yang terlihat sangat santai menjawab pertanyaan Arka.


mendengar ternyata benar Rafa masih ada sangkut pautnya dengan beny membuat Arka mengeratkan rahangnya lalu mengepalkan tangannya untuk menahan emosi" lalu apa tujuan kamu menikahi dinda?"


"tujuan saya , ya saya mau memiliki keluarga kecil yang bahagia bersama dinda, memang apa lagi tujuan saya, dinda wanita yang sangat pantas di cintai, pada saat itu saya akan bertamu ke rumah anda , tetapi dalam perjalan saya melihat dinda pingsan dan membawa sebuah koper setelah itu saya membawanya" ucap rafa menjelaskan, Rafa tahu bahwa saat ini Arka sedang curiga kenapa bisa tiba-tiba bertemu dinda, jadi rafa perlu menjelaskan agar terlihat masuk akal, hati Rafa masih merasa tenang, setidaknya arka tidak mengetahui bahwa Rafa adalah beny.


"ini yang saya mau bicarakan, ada permasalahan apa kamu dan beny sehingga kamu mengincar pasar sahamnya, tapi kalau memang itu alasannya karena bisnis saya tidak masalah" ucap arka santai


"yah itu hanya persaingan bisnis, baiklah saya pergi dulu , jaga dinda jika kamu menyakitinya saya akan mengambilnya nya kembali" ucap arka lalu berdiri dan pergi meninggalkan Rafa.


Rafa hanya tersenyum tipis, merasa bahwa dirinya masih aman,

__ADS_1


"leo tolong pastikan Arka tidak akan mendapat kan informasi apapun tentang saya, dan untuk dinda biar saya yang urus" perintah Rafa kepada asisten setianya.


"bagaiman kalau arka menghubungi nona dinda tuan"


"tidak akan pernah, karena arka mengira bahwa saya tidak tahu apa-apa permasalahannya, jadi dia pun tidak akan melibatkan dinda untuk saat ini, sampai mendapatkan bukti yang kuat" terang Rafa pada asistennya, dan leo pun mengangguk paham.


di kediaman Rafa, dinda sedang di sibukan dengan kegiatan menjemur baby vania, tiba-tiba ponsel nya berbunyi, dan di situ jelas nama arka yang keluar, dinda menarik napas dalam-dalam lalu membuangnya secara kasar, agar bisa berbicara dengan arka biasa saja.


"halo din, aku mau liat vania boleh"


"boleh ka, bentar ya. hai dede vania ini ayah mau ngomong" ucap dinda berbicara dengan vania tapi masih bisa terdengar oleh Arka.


arka merasa sangat bahagia karena dinda masih menerangkan pada anaknya kalau dialah ayahnya, arka berfikir jika dinda sudah mengenalkan rafa lah ayah nya.

__ADS_1


__ADS_2