True Love (CEO Dingin Jatuh Cinta)

True Love (CEO Dingin Jatuh Cinta)
17. MENGHILANGNYA ARKA


__ADS_3

Semenjak dinda hamil arka menjadi sangat super perhatian kepada dinda, setiap makan siang arka selalu menelpon dinda agar mau makan dan meminum vitaminnya, tidak puas dengan jawaban istrinya arka pasti akan memastikan ke mamah rita apakah dinda benar-benar melakukan itu semua.


"liat din suami kamu, habis telepon kamu pasti telepon mamah lagi" ujar mamah langsung mengangkat teleponnya


Dinda sangat menikmati proses kehamilan anak pertamanya ini, dan menikmati semua bentuk perhatian arka padanya, sekarang kandungan dinda sudah menginjak di enam bulan , perut dinda pun sudah menunjukan bahwa dia adalah wanita hamil.


pada jam 7 malam arka pulang ke rumah, dinda menyambut arka seperti biasanya,


"sayang tumben banget jam segini udah pulang" ucap dinda sambil mencium tangan arka.


arka memeluk istrinya dan mencium kening dinda.


"Sayang hari ini tolong siapin pakaian buat 3 hari ya.. aku ada pertemuan di thailand, kamu engga apa-apa kan aku tinggal 3 hari?"


ekspresi muka dinda langsung berubah sedih, pasal nya dinda selama hamil tidak pernah jauh dari arka


"Aku mau ikut ya" jawab Dinda


"jangan sedih gitu dong sayang,,, aku juga mau nya gitu, tapi aku engga mau membahayakan anak kita" ucap arka sambil memegang kedua pipi dinda dan mulut dinda pun menjadi kerucut.


arka langsung mencium dinda dengan penuh perasaan, seolah-olah 3 hari itu adalah waktu yang lama, arka mengangkat tubuh dinda dan membaringkannya di atas kasur.


Sebelum pergi arka ingin merasakan tubuh istrinya terlebih dahulu, setelah mereka selesai melakukan penyatuan nya, dinda pun memeluk erat tubuh arka,


"Jangan lupa langsung kabarin aku ya kalau sudah sampai"


"Pasti sayang" balas arka sambil mengelus punggung sang istri.

__ADS_1


"Aku siapin baju kamu dulu ya" ujar dinda sambil bangkit dari tempat tidurnya dan memakai Laneige nya kembali.


arka tersenyum melihat penampilan istrinya yang memakai baju tidur dengan bahan satin, karena menampakan lekuk tubuh istrinya yang sedang hamil.


"Sayang aku mandi dulu ya" ucap arka dan langsung berjalan ke kamar mandi.


Dinda yang sudah menahan air matanya kini langsung menangis, entah kenapa rasanya hati nya tidak rela, jika suaminya harus pergi keluar negeri.


"sayang apakah semuanya sudah siap"


"sudah sayang" jawab dinda


Arka dan dinda keluar dari kamarnya, menuruni anak tangga, didepan pintu utama sudah ada sony yang menunggu, arka pamit ke orang tua nya, lalu dinda mengantar arka sampai di depan pintu mobil


"Udah dong sayang mukanya jangan sedih seperti itu"


"Aku takut ,,, kamu janji ya harus jaga diri"


Arka memasuki mobil, dinda hanya bisa melambaikan tangannya dan tidak terasa air matanya terus mengalir.


dalam perjalanan arka dan sony merasakan aneh di dalam mobilnya,


"Pak apakah ini tidak terlalu mengebut"


"Maaf tuan ini remnya blong" ujar si supir sambil terus mengendalikan setirnya.


"Son bagaimana ini" ucap arka panik

__ADS_1


"Tuan saya akan membanting stir ke bahu jalan kemungkinan mobil akan terguling dan meledak, saya harap tuan arka dan pa sony loncat dari mobil ini" ide sang supir karena hanya itu lah satu-satunya cara agar mereka berdua selamat.


Sang supir membanting setirnya, lalu menarik rem tangannya, saat mobil sudah di rerumputan bahu jalan arka dan sony loncat, mereka berdua terpental begitu pula supirnya, dan mobil yang sudah terguling pun kini meledak, arka yang tidak terlempar terlalu jauh, ledakannya mengenai wajahnya yang mengakibatkan sebelah wajah nya terluka bakar, sambil terpincang sony mengangkat tubuh bosnya yang sudah pingsan. tidak ada korban meninggal sony dan supirnya membawa arka ke rumah sakit.


tragedi kecelakaan itu kini menjadi berita, anak buah beny memberikan kabar bahwa tidak ada korban satu pun di sana.


Beny menyuruh anak buah nya untuk membayar para polisi agar memberitahukan bahwa semuanya meninggal terbakar dalam kecelakaan itu.


akhirnya di beritakan lah sesuai perintah beny


di kediaman arka kini sangat kacau, setelah melihat berita tersebut, ayah langsung pingsan dan koma, mamah rita dan adinda mencoba untuk kuat.


Keesokan hari nya abu jenazah telah sampai di kediaman rumah arka, dinda membawanya dan akan menyebarkannya di sebuah laut.


Semua rekan bisnis arka hadir di upacara penaburan abu arka. termasuk beny , clarisa dan anggun, mereka bertiga juga hadir.


Kini dinda sudah berada di tepi laut dan bersiap untuk menabur abu tersebut, air mata adinda tidak berhenti mengalir,di bantu mamah rita dinda berdiri dan berjalan.


dengan perasaan yang hancur dinda berkata.


"Kenapa kamu bohong AR katanya kamu janji akan menjaga diri kamu" ucap dinda dalam hati.


setelah selesai menaburkan abunya dinda berjalan kembali ke tempat duduk , tetapi dinda merasa sangat pusing dan akhirnya pingsan,


beny dengan sigap menahan tubuh dinda lalu mengangkatnya. mamah rita hanya bisa pasrah, tapi di dalam perjalanan ke rumah sakit beny menjelaskan bahwa dirinya adalah sahabat arka.


Sony merekam semua kejadian itu, dan menebak dalam hatinya, bahwa beny lah yang melakukan ini semua, karna untuk saat ini hanya beny yang memiliki dendam pribadi terhadap arka.

__ADS_1



visual keadaan dinda saat ini ya,,, ditinggal arka dinda merasakan dunianya hancur dan hatinya ikut mati bersama Arka.


__ADS_2