
Hari ini Para pembisnis besar sedang berkumpul di salah satu acara ulang tahun duta besar, berita soal arka sudah menjadi duda sudah tersebar, banyak para pembisnis yang ingin menjodohkan anak-anaknya kepada arka, karena arka dikenal sebagai pengusaha muda yang sukses, dulu beny pun sama di anggap pemuda yang sukses tapi bagaikan di telan bumi beny lenyap setelah arka mengalahkan pasar saham nya
"sepertinya tidak mungkin beny akan menjadi gila hanya karena kehilangan diamond group, setau saya dia masih memiliki ayah pengusaha yang tinggal di amerika" ucap para pengusaha yang sedang bergosip
mendengar kata beny arka menjadi tertarik untuk mendengarkannya, dan para pengusaha pun melanjutkan gosipnya.
"iya betul seperti yang saya tahu pun seperti itu ayahnya memiliki 2 istri, mungkin sekarang beny sedang di amerika saat ini.
tidak lama muncul rafa memasuki ruangan, membuat para mata pengusaha tertuju padanya karena baru pertama kali melihat Rafa,
rafa langsung memberikan hadiah nya kepada pa dubes dan memberi selamat.
"terimakasih pa RAFAEL ADITYA SAINDER
rafa membalasnya hanya dengan senyuman dan membungkuk sopan
"nah itu dia nama ayah nya beny keluarga SAINDER, apa mungkin dia adalah adiknya beny, ucap para pengusaha bergosip lagi.
deg mendengar kata itu, dada arka terasa sesak, apakah benar Rafa masih ada sangkut pautnya dengan beny
"son ayo kita pulang" ucap Arka tanpa menyapa Rafa terlebih dahulu
__ADS_1
penampilan arka dan Rafa di acara ultah dubes
kini Arka dan sony sudah berada di dalam mobil, Arka benar-benar memikirkan ucapan para pengusaha tadi, dan setelah di pikir-pikir, pertemuan dinda dan Rafa memang sedikit aneh , seperti yang sudah di rencanakan, tidak mungkin secara kebetulan Rafa bertemu dinda,
"son saya curiga , bahwa rafa adalah saudara beny yang hanya ingin membalas dendam"
"iya tuan, setelah memikirkan para pengusaha tadi berbicara, saya pun menjadi berfikir bahwa pertemuan nona dinda dan Rafa seperti sudah direncanakan" jawab sony memberi pendapat.
"baiklah son tolong kamu selidik latar belakang beny , dan tolong periksa apakah benar beny pernah masuk rumah sakit jiwa setelah perusahaannya bangkrut.
"baik tuan..
***
keesokan harinya dinda sedang bersiap untuk acara pertunangannya dengan Rafa yang hanya di hadiri oleh keluarga rafa saja, kini di kediaman Rafa dihalaman belakangnya sudah banyak keluarga yang menunggu acaranya di mulai
"din yu kita kebawah" ajak rafa sambil mengulurkan tangannya
dinda menyambut uluran tangan rafa lalu tersenyum manis.
"mas aku udah cantik kan, dinda ga mau malu-maluin mas nantinya" ucap dinda sambil memperhatikan penampilannya di cermin.
__ADS_1
"kamu slalu cantik sayang, bahkan rasanya aku engga rela jika orang lain menikmati kecantikan kamu juga, " jawab rafa sambil memeluk dinda dari belakang lalu mencium singkat pipi dinda.
visual dinda dan rafa yang akan bertunangan
akhirnya dinda menyetujui untuk turun kebawah, karena kalau tidak bisa-bisa Rafa malah mencumbunya,
acara berjalan sangat meriah dan lancar, ada sekitar 100 orang yang hadir di situ.
pada saat dinda dan rafa sedang asik mengobrol, tiba-tiba dari belakang ada yang berteriak memanggil nama
"hai ben apa kabar"
dinda menatap wajah rafa dengan ekspresi penuh tanya,
"hai om, aku rafa om "
"maaf om lupa, selamat ya sebentar lagi kamu akan menikah" ucap omnya Rafa sambil berlalu pergi dan menepuk bahu beny.
"terimakasih om"
__ADS_1
akhirnya acara pun selesai, kini semua keluarga Rafa sudah mengenal dinda, sebenernya ada yang setuju ada yang tidak, karena status dinda yang telah memiliki anak , tetapi kembali lagi di sini Rafa lah berkuasa.