True Love (CEO Dingin Jatuh Cinta)

True Love (CEO Dingin Jatuh Cinta)
65. S2. MALAM PERTAMA


__ADS_3

Dimalam nya devan menyambut para tamu dan saudaranya, memperkenalkan vania dengan wajah yang sangat bahagia, para tamu kenal bagaimana sifat devan yang dingin dan tidak memiliki hati, tetapi hari ini para tamu bisa melihat betapa devan sangat mencintai vania, bahkan sampai devan tidak pernah melepaskan rangkulan di pinggang vania.


"terimakasih telah hadir di pernikahan kami, tetapi mohon maaf karena saya dan istri saya baru sampai dari perjalanan jauh , jadi kita pamit duluan, silakan para tamu untuk menikmati hidangannya" devan pamit dengan menggunakan microfon lalu berjalan menuju vania, dan menggendongnya.


Vania langsung membenamkan wajahnya dileher depan dan mengalungkan tangannya"dev turunkan aku, aku malu"


"tidak usah malu, kamu adalah ratuku" ucap devan sambil berjalan menggendong vania tanpa beban.


devan menggunakan lift khusus yang langsung menuju kamarnya, tidak menunggu lama akhirnya devan sampai di kamarnya, devan menurunkan vania secara perlahan lalu melepaskan dasinya.


"kamu sudah siap kan" devan bertanya tapi tangannya bergerilya membuka pengait gaun vania.


di wajah vania sangat terlihat jelas ketegangannya, vania bingung harus mulainya seperti apa, tetapi untung vania pernah menyaksikan film romantis berbau ***, devan langsung mencium vania, kini tubuh vania hanya tinggal dalaman dengan warna senada, vania perlahan membuka kancing kemeja devan satu-persatu, vania berusaha mengimbangi permainan devan, karena dia tidak mau devan berpaling hanya karena dia tidak pintar memuaskan devan.


vania mengeratkan pegangannya ketika devan bermain di puncak kembar nya, sungguh permainan mulut devan membuat vania melayang ke nirwana, ketika sampai puncaknya devan memasukan miliknya, vania menjerit lalu meringis kesakitan tidak terasa air matanya pun keluar.


"maaf apa itu sangat menyakitkan"


vania mengangguk lalu menggigit bibir bawahnya. devan mencium kening vania, lalu menghentakkannya sekali lagi agar masuk sempurna, dan vania benar-benar menangis.


"tahan sebentar ya sayang, aku akan melakukannya dengan lembut"ucap devan yang berada di atas tubuh vania


sesuai ucapannya devan bermain dengan sangat lembut di bagian intim vania, lama-lama rasa perih pun hilang, vania merasakan cairan hangat yang masuk kedalam rahimnya, tidak percaya dengan kehidupannya saat ini, dengan masuk nya benih cinta yang devan berikan, maka vania merasa dia akan segara mengandung anak devan , dan dia pun harus siap.

__ADS_1


devan yang sudah kelelahan membaringkan tubuhnya di samping vania, dan buru-buru vania memeluk tubuh devan, dan membenamkan wajah nya di dada bidang devan yang polos, devan mengelus lembut punggung wanita yang kini telah resmi menjadi istrinya.


"sudah jangan menangis, aku sudah membeli obat untuk meredakan sakitnya"


"jangan pernah tinggalin aku dev, aku sangat mencintaimu"


devan tersenyum sangat bahagia,jadi vania menangis karena takut kehilangannya setelah memberikan mahkotanya"apakah aku terlihat sejahat itu"ucap devan dalam hati


devan menghujani banyak ciuman di kepala dan pipi vania"Aku juga sangat mencintaimu dan tidak akan melepaskan mu selamanya" lalu mereka berdua pun tertidur dengan perasaan yang sangat bahagia.


waktu sudah menunjukan pukul jam 7 pagi vania masih tertidur lelap , karena setelah tertidur tadi malam tenyata devan mengulangi sampai 4x sehingga vania hampir pingsan dibuatnya untuk meladeni tenaga devan yang tidak habis-habis.


devan yang sudah rapih untuk berangkat kerja, menyempatkan untuk duduk di samping ranjang, memandang wajah vania yang tertutup rambut, devan pun menyelip kan rambut vania ke telinga vania, sehingga membuat vania membuka matanya secara perlahan.


"hemmm, aku berangkat dulu ya, apapun yang kamu mau, kamu sampaikan saja ke kepala pelayan"


vania merubah posisi tubuhnya menjadi duduk, membuat tubuhnya yang masih polos terekspos kembali. melihat pandangan devan seperti yang akan menerkam buru-buru vania mencium bibir devan secara lembut.


"ciuman pagi yang kamu minta, aku ga mau lagi dev, bagian bawah ku sungguh sangat perih" dengan wajah gemas nya vania memohon.


devan hanya tersenyum lalu mengusap puncak kepala vania sehingga rambutnya menjadi sedikit berantakan, devan berjalan mengambil ponselnya dan vania berusaha untuk turun dari tempat tidur, tapi ketika akan berdiri, vania meringis kesakitan, ternyata dirinya tidak sanggup untuk berjalan. devan langsung menghampiri vania, dan menggendongnya,


" Kamu berendam dulu aku akan menaburkan antiseptik di dalam airnya"

__ADS_1


vania hanya mengangguk, devan terpaksa menunda keberangkatan nya , karena menunggu sampai vania selesai mandi.


"makannya jangan terlalu sempit" devan tersenyum jahil sambil menaburkan obat kedalam air.


vania yang duduk di atas toilet dengan menggunakan jubah mandinya mengerucutkan bibirnya " kamu aja yang kebesaran"


devan tertawa geli, sungguh devan merasa hidup nya sangat berwarna setelah kehadiran vania, umur vania yang masih 25 tahun merasa jiwa muda devan kembali hadir padahal devan sudah berumur 32tahun.


setelah selesai memandikan vania , devan pun merapihkan kemeja nya yang tangannya sudah digulung tadi lalu menggunakan jas nya kembali, vania pun dengan langkah yang masih pelan, menghampiri devan untuk memasangkan dasi.


devan mencium singkat bibir vania, lalu berpamitan pergi.


***


di tempat lain setelah pernikahan devan, maria yang merupakan putri dari walikota london tidak terima, karena devan yang selama ini dia cintai menikahi wanita lain, dia berjanji dalam hati nya akan menghancurkan kehidupan pernikahan devan. walaupun harus dengan melenyapkan nyawa vania.




wajah vania dan devan pagi ini 🥰


__ADS_1


visual maria


__ADS_2