
Didalam perjalanan dinda dan arka tidak saling berbicara , perjalanan selama 45 menit membuat dinda merasa sangat mengantuk akhirnya dinda pun tertidur dengan posisi kepalanya yang bersandar ke jendela , melihat dinda yang sangat kelelahan akhirnya arka memutuskan menggeser duduk nya agar lebih dekat dan memindahkan kepala dinda untuk bersandar di bahunya.
“Sony apakah pesta pernikahan untuk minggu depan sudah selesai di urus”
“Sudah tuan semuanya sudah siap”
“Kerja bagus son, tolong pastikan sandiwara ini harus aman sampai satu tahun ke depan, dan saya mau menanyakan sama kamu apakah kamu masih belum mendapatkan informasi tentang clarisa”
Sony yang sedang fokus memandang ke depan jalan mendadak batuk karena kaget dengan pernyataan bosnya, karena sony pikir kalau bos nya sudah berhenti untuk mencari informasi tentang clarisa
“Saya masih belum menemukan infomasinya tuan,sepertinya di australia dia mengganti namanya karena sulit sekali untuk menemukannya”ujar sony berbohong, sebenernya sony sudah lama mendapatkan informasi tentang clarisa, di australia yang kehidupannya bebas membuat pergaulan clarisa pun menjadi bebas sony mendapat informasi bahwa gadis itu sudah tidur dengan beberapa pria yang menjadi pacarnya, sony pun mempunyai rekamannya . tapi dia tidak ingin memberikan informasi itu sebelum arka mendapatkan wanita yang bisa membuat bosnya lupa pada gadis itu. karena jika di berikan sekarang sony takut bahwa bosnya akan semakin sulit untuk mempercayai bahwa cinta yan tulus itu ada.
Arka yang mendapatkan jawaban dari sony merasa sangat kecewa.
“Tolong kamu cari terus bayar informa lebih banyak lagi bila perlu”
Dinda yang sebetulnya sudah bangun mendengar sedikit pembicaraan antara arka dan sony
“apakah clarisa adalah wanita yang sangat di cintai oleh Arka, apakah desakan mamah papahnya yang membuat arka memutuskan untuk menikah kontrak dan berharap dalam satu tahun ini bisa menemukannya setelah itu akan menikah dengan clarisa sungguhan, mengingat hal itu hati kecil dinda merasa sangat sakit, karena dia tidak pernah menyangka bahwa dirinya akan menjadi seorang janda. Setelah rentetan kata yang dia ucapkan dalam hati itu merasa menggetarkan hatinya tanpa di sadari air matanya pun jatuh dan mengenai punggung telapak tangan arka, arka yang merasa tangan nya basah langsung menatap wajah dinda yang sedang terpejam tapi mengeluarkan air mati.
__ADS_1
“Kenapa dia menangis ? apakah dia sedang bermimpi” ucap arka dalam hati. Reflek arka menepuk pipi dinda secara perlahan, dinda pun perlahan membukakan matanya dan langsung menegakan tubuhnya.
“Maaf tuan , saya tidak sengaja tertidur”
“ckk,, kenapa kamu memanggil saya tuan lagi sih,, bagaimana kalau nanti rahasia kita terbongkar”
“Maaf ka tidak akan terulang lagi” jawab dinda gugup
“Tuan kita sudah sampai di rumah sakit” ucap sony sambil membuka sabuk pengamannya karena akan bersiap membukakan pintu untuk dinda.
“Ka aku pamit dulu, terimakasih sudah mengantar”
“hmmm” jawab Arka tanpa melihat wajah dinda. “ nanti sore saya jemput kamu lagi jam 10 malam, mulai sekarang kamu harus tinggal di apartemen saya dulu”
Dinda keluar dari mobil dan berjalan menuju ruang rawat neneknya. Sedang kan Arka langsung melanjutkan kembali perjalanannya. Dinda yang merasa sangat merindukan nenek nya langsung memeluk neneknya.
“Nek dalam minggu ini dinda akan menikah”
“Kenapa sangat mendadak sekali pernikahannya, kamu ga ada masalah kan din, nenek takut kalau kamu kenapa – kenapa" Jawab nenek sambil memakan buah yang sudah di kupas dinda. Ketika mereka sedang asik mengobrol tiba-tiba perawat masuk.
__ADS_1
“Nona dinda dokter rino ingin bertemu dengan anda bisa kah anda ke ruangannya”
“baiklah sus saya akan segera ke sana” dinda pun beranjak dari tempat duduknya dan keluar dari kamar inap neneknya.
Dinda berjalan menuju lift sambil mencari handphone nya di dalam tas
“Aduh HP aku dimana sih” karena tidak fokus berjalan dinda pun menabrak seseorang dia adalah laki-laki tinggi dan gagah yang tidak kalah tampan dari Arka. Dinda yang badannya kecil pun terjatuh, untung beny sigap dan langsung menahan pinggang dinda dan mereka pun saling bertatap. Dinda pun reflek mundur dan menjauh dari beny.
“Kamu gadis yang di restoran itu kan,,, saya tidak menyangka kita sepertinya memang berjodoh” ujar beny sambil melangkah kan kaki nya untuk mendekati dinda
“Tolong jangan macam-macam tuan atau aku akan berteriak” dinda yang ketakutan terus berjalan mundur menghindari beny.
"Berteriak lah ,, di sini ada lorong VIP jadi akan ada jarang orang yang datang ke tempat ini. ucap beny, Dengan langkah beny yang tak kalah cepat akhirnya beny pun menyeret dinda ke tempat yang tidak terjangkau oleh CCTV.
“Saya tidak akan pernah menyakitimu nona , karena semenjak saya bertemu dengan mu pertama kali, saya sangat ingin memiliki mu,, jadi marilah menikah dengan ku maka kamu tidak perlu ketakutan seperti ini lagi” ujar beny sambil menekan tubuh dinda di tembok dan membelai rambut dinda dengan lembut.
“Tidak,,,, tolong jangan seperti ini tuan saya akan menikah sebentar lagi,,” jawab dinda dengan sangat gugup dan air mata yang terus mengalir.
Mendengar hal tersebut membuat beny semakin terbakar, dan semakin ingin cepat-cepat mencium bibir dinda yang merah ranum yang menurutnya sangat menggoda.
__ADS_1
“Kamu tidak akan menikah dengan siapa pun kecuali saya’’ ucap beny sambil menyobek kan sedikit baju dinda membuat dada dinda sedikit terlihat, putih seperti susu dan leher yang jenjang saat itu lah pemandangan yang beny lihat.
“Tolong............. “ reflek dinda berteriak karena tidak tahu harus berbuat apalagi karena tenaganya tidak akan bisa melawan beny.