
Setelah Devan mengantarkan Vania ke apartemen Marvin, Vania tidak bisa berdiam diri.
Vania memutuskan menelpon Arka ayahnya dan Paman Rafa. Dan semua akhirnya memberikan bantuan.
Rafa memerintahkan anak buahnya untuk menyelamatkan Devan dan Max kakak nya. akhirnya di kerahkan lah semua anak buahnya, Jelas anak buah maria tidak akan bisa menyaingi anak buah Rafa yang lebih banyak dan profesional.
Rafa juga menghubungi ayah nya maria, walikota toms meminta maaf dan akan segera bertanggung jawa atas perbuatan anaknya, toms memohon agar anaknya dibiarkan untuk tetap hidup.
Maria yang mendengar banyak tembakan di luar langsung merasa panik, lalu mengambil pistol dari anak buahnya.
"Kurang ajar kalian pasti menjebak aku, kalian semua harus mati" teriak Maria sambil siap menembakan pistol nya secara membabi buta, sedang kan anak buahnya sudah tahu tidak akan selamat buru-buru kabur meninggalkan Maria.
Devan yang sedang di ikat buru-buru melompat untuk melindungi sang ayah,
DoRrrr
Ter tembaklah Devan tepat di perutnya, karena Devan melindungi sang ayah. Ayah memeluk Devan , dan marvin buru-buru menangkap Maria agar tidak menembakan lagi.
Ayah Max buru-buru menelpon ambulance agar anaknya dan peter bisa segera di selamatkan.
"Devan maaf kan ayah, kamu harus tetap hidup agar ayah bisa menebus semua kesalahan ayah pada ibu mu" ucap ayah max yang sekarang berada di dalam ambulance menemani Devan.
"Yah tolong jaga istri dan anak Devan ya, jaga mereka baik"
Devan langsung tak sadarkan Diri, dan perawat di situ mencoba memberikan pertolongan agar Devan bisa tetap tertolong.
__ADS_1
Vania yang di beri kabar oleh Marvin buru-buru menunggu di rumah sakit, untuk menunggu ke datangan Devan.
Vania yang masih status pegawai di rumah sakit tersebut di izinkan untuk bisa mengikuti operasi kepada Devan. Walaupun hatinya sangat hancur tetapi Vania ingin memastikan operasi nya berjalan dengan lancar.
Sampailah Devan di rumah sakit, dan di hantarkan ke dalam ruang Operasi, Vania sudah siap lengkap dengan pakaian operasinya.
"Dokter vania apakah anda siap, karena ini operasi cukup sulit, pelurunya terlalu dalam, jika salah ini akan terjadi pendarahan hebat dan pasien tidak akan tertolong" ucap dokter yang lainnya
"Saya sudah sangat siap, tetapi izinkan saya berbicara dengan suami saya dulu ya dok"
Vania mendekati suaminya,lalu membisikan sesuatu pada suaminya.
"Sayang aku akan melakukan operasi untuk kamu, aku mohon berjuanglah dengan ku demi anak kita, aku akan menyalahkan diriku sendiri jika ini tidak berhasil" Vania mencium kening suami nya dengan lembut.
Mulai lah Operasinya.
"Vania duduk lah disini, kamu tenang dulu" ujar Rafa.
"Makasih paman"ucap Vania
"Apakah operasi berhasil? tanya ayah max
"Semuanya berjalan dengan baik tuan max , Vania dia sungguh dokter yang hebat" ucap dokter rachel memberi jawaban.
"Terimakasih Vania, dan tolong maafkan semua kesalahan ayah"
__ADS_1
Vania hanya tersenyum lalu jatuh pingsan.
......................
Keesokan harinya Vania tersadar, melihat ke samping ada Devan di samping nya yang masih belum sadar.
Semuanya berjalan dengan dengan baik, tetapi entah apa yang membuat devan belum sadar, biasanya kondisi trauma yang membuat pasien belum sadar walaupun semuanya normal.
Vania selalu menemani Devan di rumah sakit, sudah 3 bulan Devan tertidur dan belum sadar, tetapi Vania tetap sabar menunggunya.
Tiba-tiba Vania merasakan keram pada perutnya, Vania menangis berusaha untuk menekan tombol darurat memanggil perawat, setelah perawat datang Vania masih menangis kesakitan.
"dok sepertinya anda akan melahirkan, saya bawakan kursi roda dulu ya"
Tangan Devan mulai bergerak, tetapi Vania yang sedang kesakitan tidak menyadarinya, Rafa dan Marvin masuk ke kamar Devan karena mendengar bahwa Vania sedang kesakitan akan melahirkan.
Dibawalah Vania keruangan bersalin, Vania tidak mau melahirkan secara secar, dia saat Vania sedang berjuang melahirkan anaknya, Devan masuk dengan kursi roda di antar oleh perawat mendekati Vania. seketika wajah Vania langsung tersenyum lalu menangis karena gembira, akhirnya suaminya sadar juga dari komanya.
Devan berdiri di samping istrinya, memberikan banyak ciuman dan semangat. Akhirnya lahir lah seorang lelaki yang tampan. dengan wajah yang sangat mirip sekali dengan Devan. semua keluarga telah menunggunya. menyambut kelahiran putra pertama keluarga Devan.
Diluar Arka dan dinda, ardian dan luna, Rafa dan max sudah berkumpul menanti sang bayi mungil keluar di bawa oleh perawat. benar saja pada saat perawat keluar, semua orang berebut untuk melihat.
ini lah akhir dari kisah mereka. TRUE LOVE adalah kisah cinta sesungguhnya buat setiap pasangan.
Walau pun dalam kisah itu banyak hambatan dan cobaan , bahkan sempat terpisah dulu, jika pasangan kalian adalah cinta sesungguhnya kalian, maka cinta itu akan tetap kekal dan abadi. tidak akan pernah bisa terpisahkan.
__ADS_1
terimakasih para raider , aku ga pernah sangka akan ada yang baca karya ku..
sampai bertemu di novel selanjutnya 🤗🥰