True Love (CEO Dingin Jatuh Cinta)

True Love (CEO Dingin Jatuh Cinta)
18. MENCOBA MENGAKHIRI


__ADS_3

Dinda akhirnya tersadar dari pingsan, dinda merasa kaget karena dia melihat beny duduk tepat di sampingnya.


"Mau apa kamu kesini?, pergi kamu dari sini" teriak dinda


"Dinda tenang aku tidak ada maksud apapun, aku sudah berubah dinda,, dan aku tidak akan melakukan hal berbahaya pada kamu"


"Saya tidak peduli,, cepat kamu pergi dari sini, atau saya yang pergi.


"Baiklah dinda saya akan pergi.


Dinda akhirnya hanya tinggal sendiri, dia menangis sekencang-kencangnya, semua kenangan bersama arka masih teringat jelas dalam ingatannya, dari awal bertemu arka tidak pernah bersikap kasar , dan selalu penuh cinta.


"Sayang kamu harus kuat" ucap mamah rita yang tidak lama masuk ke ruangan Dinda setelah Beny pergi.


"mamah,, maafin dinda mah, mamah jangan pernah pergi tinggalin dinda ya"


"Mamah ga akan mungkin ninggalin kamu sayang, kita harus saling menguatkan, kamu tidak sendiri , ingat didalam sini ada arka sayang, jadi kamu harus kuat dan bertahan, karena hanya ini lah peninggalan arka"


dinda yang tadinya memeluk mamah rita, kini duduk tegak, mengusap perutnya yang sudah besar.


"Mamah bener,, arka tidak pernah ninggalin dinda, disini ada darah daging arka yang akan menemani dinda"


****


Ditempat lain ada arka yang sedang terbaring, wajahnya terbakar di bagian pipinya , kini arka sedang melakukan operasi tahap satu.


untuk mengembalikan wajahnya kembali dokter menyarankan untuk melakukan operasi sebanyak 4 kali kurang lebih membutuhkan waktu 6 bulan,,


"Son bagaimana keadaan keluarga saya? dan apakah kamu sudah tahu dalang dari semuanya?"


"Keluarga anda sangat terpukul tuan, untuk di balik kejadian ini sesuai dugaan saya tuan,, yang melakukan ini semua adalah beny, dia sengaja membayar semuanya untuk menyatakan kalau anda meninggal, apakah perlu saya mengatakan yang sebenarnya kepada wartawan?"


"Tidak perlu son,, biarkan saja, saya tidak mungkin keluar dengan keadaan seperti ini, kaki saya terasa masih sangat sakit.


"Tetapi nyonya dinda tadi sempet jatuh pingsan tuan dan beny yang membawanya,, saya takut nyonya dinda akan putus asa"


"Saya percaya son dia bisa menjaga kehormatannya dan bisa menjaga anak saya, saya harus kuat dulu, tidak mungkin saya keluar dengan kondisi wajah saya terbakar, setelah semuanya normal baru saya akan membalas semuanya"


"Baik tuan, untuk perusahaan tenang saja, saya sudah mengatasinya .

__ADS_1


"Tapi saya minta kamu harus terus mengawasi dinda, saya tidak mau sampai terjadi apa-apa pada mereka"


"baik tuan"


Dinda menguatkan dirinya, dia harus menjaga semua yang di berikan arka, ada kedua orang tua arka yang harus dia Rawat dan ada anak arka yang masih tumbuh di dalam perutnya.


Perusahaan Arka sementara di kelola oleh para direktur kepercayaan arka. Sesekali dinda hanya mengontrol pengeluaran dan pemasukan perusahaan saja.


Setiap bulan dinda selalu melemparkan bunga di laut tempat dia menabur abunya arka, beny selalu berusaha mendekatinya tetapi dinda selalu menolak.


saat ini kandungan dinda sudah menginjak di semester terakhir.


"Pa antar saya ketempat biasa ya" ucap dinda kepada supirnya


"Tapi non,,, sekarang nyonya sudah hamil besar kalau di jalan tiba-tiba mules gimana non?


"Engga kok pa perkiraan masih 6 hari lagi"


Didalam mobil Arka memperhatikan dinda, setelah 3 bulan kecelakaan baru kali ini arka melihat istri nya langsung, biasanya hanya melalui vidio yang diberikan oleh sony saja,


"Nyonya akan pergi ke laut dimana menabur abu tuan, biasanya nyonya akan melemparkan bunga, tubuhnya hidup tetapi jiwanya seperti mati tuan, nyonya sangat mencintai tuan" ucap Sony menjelaskan.


"Maafkan aku sayang, aku janji akan menebus semua kesakitan kamu, ucap arka dalam hati.


mobil yang di tumpangi dinda pun berjalan, arka meminta sony untuk mengikutinya, akhirnya mereka sampai, Dinda berjalan membawa bunga ke tepi pantai , entah apa yang ada di pikiran dinda , dinda malah berjalan ingin masuk kedalam laut.


"Son apa yang di lakukan dinda itu bisa berbahaya" teriak Arka


"Saya akan menyelamat kan nyonya tuan"


pada saat sony melepaskan sabuk pengamannya, tiba-tiba ada laki-laki yang berlari menghampiri dinda, dia adalah beny.


"Dinda hentikan, apakah kamu bodoh" ucap beny sambil menarik tangan Dinda.


"Lepasin saya beny, saya tidak mau hidup lagi"


"Aku akan melepaskan mu asalkan kamu berjanji tidak akan bertindak bodoh seperti ini lagi"


Dinda menjatuhkan dirinya perlahan, dia menangis mengeluarkan segala kesakitan dan kerinduan dalam hatinya.

__ADS_1


"Arka , Arka " dengan isak tangis Dinda meneriaki nama suaminya.


Didalam mobil arka memperhatikan , ingin rasanya arka menghampiri dinda apalagi di sana ada beny, rasa nya arka ingin sekali menghajar habis laki-laki itu.


Dinda tiba-tiba pingsan, beny pun mengangkat tubuh dinda, beny sangat mencintai dinda dia tidak akan membiarkan dinda terluka sedikit pun, arka melihat itu didalam hati nya sungguh sudah sangat ingin meledak, apalagi dia melihat beny mencium kening dinda, disaat dinda sedang pingsan


"Brengsek kau beny, berani menyentuh istri ku, tunggu semua pembalasan ku" umpat Arka


Beny mengantarkan dinda ke rumah sakit, sesampai nya di rumah sakit dinda diperiksa oleh dokter kandungannya, dokter menjadwalkan akan melakukan operasi sesar 2 hari lagi.


Dinda tersadar kepalanya sangat pusing sekali.


"Kamu sudah sadar, minumlah"


dinda mengangkat tubuhnya agar bisa duduk lalu meminumnya.


"Terimakasih ya ben, sekarang pulang lah, saya sudah tidak apa-apa"


"Din tolong bukalah hati kamu sedikit saja, saya tidak masalah dengan kamu yang masih mencintai arka, saya juga akan menjadi ayah pengganti yang baik untuk anak kamu, tolong din aku tulus cinta dan sayang sama kamu"


"Aku tidak bisa ben, pergilah" jawab dinda sambil menutup matanya kembali.


Saat ini beny hanya bisa mengalah, karena dia yakin suatu hari dinda akan luluh jika dia menunjukan ketulusannya.


Pada saat beny keluar dari kamar dinda , arka diantar sony masuk kedalam kamar tempat dinda di rawat.


Arka melihat dinda sedang tertidur pulas, karena efek dari obat penenang yang di berikan oleh dokter, arka mendekati tubuh dinda.


"son tinggalkan saya sendiri, nanti dalam waktu 30 menit kamu datang lagi"


"baik tuan"


sony pun keluar, arka mendekati tubuh dinda, tubuh yang sudah sangat di rindukannya, lalu arka mencium perut dinda dan menyapa anaknya, kini Arka membaringkan tubuhnya di samping dinda lalu memeluknya dan mencium bibir dinda dengan lembut.


Dinda seperti merasakan kehangatan suaminya kembali, rasanya begitu jelas dan hangat.


Dinda yakin ini adalah sebuah mimpi indah, jadi dinda memutuskan untuk tetap terus berada dalam mimpinya. dan membalas setiap ciuman lembut dari arka memeluk erat tubuh Arka.


"i love you so much" Arka mencium kening Dinda, menyelimuti tubuh dinda, lalu pergi meninggalkan Dinda lagi.

__ADS_1


__ADS_2