True Love (CEO Dingin Jatuh Cinta)

True Love (CEO Dingin Jatuh Cinta)
24. PERUBAHAN SIKAP ARKA


__ADS_3

Dinda menunggu arka pulang, dia merasa harus menjelaskan sesuatu kepada arka, tapi dinda bingung kenapa arka bisa semarah itu padahal dirinya hanya membantu saja, tapi dinda pun sedikit merasa bersalah karna tanpa dipungkiri bahwa tubuhnya di peluk oleh orang lain. hari sudah semakin malam dinda masih belum melihat tanda-tanda arka akan pulang, akhirnya dinda pun memutuskan untuk tidur karena besok dia harus mengurus Baby AR.


pada pukul jam 2 pagi arka sampai di rumah dalam kondisi sedikit mabuk. Arka masuk ke kamar dan melihat dinda sudah tertidur. arka langsung terjatuh di tubuh dinda dan membangunkan tidur dinda.


"sayang kamu sudah pulang"


bunkannya menjawab, arka malah bertanya balik" di paha ini kan kamu menidurkan kepala beny" arka menggigit paha itu dan mengosok seolah-olah membersihkan jejak beny, setelah itu memberikan beberapa gigitan di paha dinda, arka mencium bibir dinda tetapi hari ini berbeda seperti hari sebelumnya arka mencium secara kasar, akhirnya arka sudah merasakan di puncaknya melakukan penyatuan dan langsung tertidur pulas di samping dinda.


dinda menangis,, sekujur tubuhnya sakit dan terasa sakit, dinda merasa bahwa ini bukan lah arka yang dia kenal, dinda melihat ke sekujur tubuhnya banyak memar dan darah lebam, kulit dinda sangat mulus dan putih sehingga sedikit saja ada kekasaran pasti akan langsung terlihat.


dinda yang merasa sudah hancur, masih sempat untuk membersikab tubuh arka dan memakaikannya pakaian, dinda ingin memaklumi perlakuan suaminya karena mungkin sedang mabuk, tapi entah kenapa hati nya benar-benar merasa sakit.


setelah membersihkan tubuhnya dinda memutuskan untuk tidur di sofa yang berada di kamar baby rey.


****


keesokan paginya arka sadar dia merasakan kepalanya sangat sakit, dia melihat ke sekitar tidak menemukan istrinya dan arka pun mencoba mengingat yang sudah terjadi tadi malam, setelah mengingatnya arka mengumpat dirinya sendiri atas yang telah dia lakukan tadi malam, arka ingin meminta maaf pada dinda,, tapi arka pun masih merasa sangat kesal pada dinda.

__ADS_1


pasalnya waktu arka menemui beny yang sudah selesai di perban, beny menceritakan bagaimana sikap dinda terhadapnya, beny mengatakan bawha pada dasar nya dinda memang wanita yang sangat baik, bukan karena dia sangat menyayangi arka, jadi siapa yang membantu nya dinda pasti membalasnya berkali lipat.


arka beranjak dari tempat tidurnya menuju kamar mandi, mengguyur semua tubuhnya agar merasa lebih segar, setelah selesai mandi arka berniat untuk bertemu istrinya untuk meminta maaf.


"bi dinda dimana ya?


non dinda dari tadi pagi dia ada di kamar baby AR tuan, non dinda ga mau ketemu kita.


Arka pun langsung bergegas menuju kamar baby AR. ketika masuk kedelam kamar, arka melihat dinda sedang tertidur, betapa kagetnya arka melihat keadaan istrinya saat ini, banyak sekali luka lebam dan memar di sekujur tubuh istrinya, Arka mengusap lembut pipi dinda, dan spontan dinda pun bangun lalu langsung memalingkan wajahnya.


"sayang aku minta, semalam aku benar-benar mabuk" ucap arka sambil menarik tubuh dinda dan memeluknya


dinda yang merasa masih syock, lalu mencoba meronta dari pelukan arka,


"aku mohon lepasin aku, jangan sakiti aku lagi" ucap dinda sambil terus menangis.


"sayang aku mohon jangan seperti ini, ucap arka sambil memeluk erat istrinya dan memberikan usapan lembut di rambut dan punggung nya.

__ADS_1


Dinda mulai merasa tenang dan membalas pelukana arka, merasa istrinya sudah tenang arka membawa dinda ke sofa agar duduk dan arka barada posisi di bawah seperti sedang memohon.


"sayang aku tidak sadar melakukan hal seperti tadi malam, aku mabuk karena aku merasa kecewa saja, aku tidak mau tubuh kamu di nikmati oleh lelaki lain" ucap arka sambil menatap wajah dinda yang masih menunduk


"a..a.ku minta maaf,, tapi apakah aku pantas mendapatkan ini semua, kamu memperlakukan aku seperti budak tadi malam, aku tidak pernah ada niat sedikit pun untuk selingkuh dari kamu, saat itu aku benar-benar takut, aku takut seseorang mati karena telah menolong ku, hanya itu tidak lebih" ucap dinda sambil menatap wajah arka dengan suara yang terisak-isak.


"aku tau sayang, maaf aku egois kamu sekarang boleh pukul aku dimanapun, tapi tolong jangan takut lagi sama aku, aku juga tidak tau aku bisa sangat bodoh jika sudah bersangkutan rasa cemburu terhadap kamu"jawab arka sambil mengusap lembut pipi dinda.


dinda hanya mampu menangis sambil menutup wajah nya dengan kedua tangannya, dinda merasakan bahwa dirinya benar-benar lelah, dan ingin pergi dari semua ini. arka reflek berdiri lalu memeluk istrinya kembali dan membiarkan istrinya menangis.


Arka mengobati setiap luka di tubuh dinda dengan salep agar tidak berbekas, arka tidak habis pikir kenapa dia bisa berubah menjadi seorang binatang tadi, arka pandangi wajah dinda yang meringis merasakan perih dikulitnya, arka membenarkan perkataan beny dalam hati nya, bahwa istrinya memang benar-benar berhati malaikat, siapa pun laki-laki yang melihatnya pasti jatuh cinta.


arka yang sedang mengobati bagian punggung dinda tiba-tiba saja memeluk dinda dari belakang, dinda sedikit terkejut dan langsung terdiam ketika mendengar suara isak tangis suaminya"biarkan aku seperti aku tidak mau kamu melihatku menangis, maaf sayang aku sungguh-sungguh menyesal" ucap arka dengan rasa penuh penyesalan.


dinda menutup matanya, lalu tangannya kebelakang mengusap lembut pipi arka yang basah, sebenernya dia sangat ingin menyerah, tapi dinda pun merasa akan lebih sakit jika tidak ada arka di sampingnya.


tiba-tiba terdengar tangisan baby AR, ketika dinda akan bangun, arkan menahan dinda dan agar dirinya saja yang menggendong baby ar

__ADS_1


__ADS_2