True Love (CEO Dingin Jatuh Cinta)

True Love (CEO Dingin Jatuh Cinta)
56. S2. MEMILIH MU


__ADS_3

Ardian memandang wajah luna yang sedang tertidur, Bingung apa yang harus dilakukan, walaupun memang luna yang memintanya, tetapi tidak dipungkiri bahwa ardian pun menikmatinya, jadi akan sangat berengsek jika ardian mengatakan terpaksa.


melihat ada pergerakan dari luna, ardian pura-pura tertidur kembali, luna menatap wajah ardian, sebenarnya dari awal masuk kerja luna menyukai ardian, tapi dia sadar diri, mana mungkin ardian menyukainya, dia memiliki kekasih yang cantik seperti prisa, jika dibandingkan bagaikan bumi dan langit.


luna menyentuh pipi ardian lembut, semuanya seperti mimpi, mahkota yang selama ini di jaga, harus dia ikhlaskan begitu saja, tetapi jujur tubuh luna sangat menerima semua sentuhan yang diberikan ardian, bahkan mereka sampai melakukannya nya 2 kali, pada saat mereka telah melakukan yang pertama untuk menghilangkan efek obat perangsang nya , di tengah malam mereka terbangun kembali, dan itu dilakukan karena keinginan mereka berdua.


tapi luna menepis pikiran itu, tidak mungkin ardian menginginkannya pasti karena terbawa suasana saja, tak terasa air mata luna menetes, luna memutuskan akan keluar dari perusahaan ardian, karena luna tau bosnya akan merasa canggung.


luna menggeser tubuhnya dari pelukan ardian untuk ke kamar mandi, tetapi bagian intim luna terasa sakit dan perih, mendengar rintihan luna, ardian refleks terbangun.


"kamu kenapa? apakah sangat menyakitkan." tanya ardian sambil menyentuh punggung luna, yang masih polos tidak memakai pakaian sama sekali.


"aku tidak apa-apa, hanya sedikit perih" ungkap luna gugup sambil menarik selimutnya agar menutupi dadanya.

__ADS_1


Ardian menatap wajah luna, ardian tahu luna habis menangis, ardian mencoba mendekat untuk mengikis jarak, dan sekarang jarak mereka benar-benar dekat.


jantung luna berdetak cepat, melihat tubuh indah ardian, dada bidang nya yang nyaman otot-otot nya yang terlihat sempurna, bahkan bangun tidur seperti ini pun bos nya sangat tampan.


"kamu jangan menangis, aku akan bertanggung jawab" ucap ardian sambil mengusap air mata di pipi luna.


"tidak usah pa,, bagaiman dengan prisa kalau pa ardian bersama dengan saya, ini semua salah saya pa, jadi saya tidak apa-apa" ucap luna sambil segukan.


secara perlahan wajah ardian mendekati wajah luna, untuk bisa menyentuh bibir luna yang merah ranum, ardian mencium luna dengan sangat lembut, luna mengalungkan tangannya ke leher ardian, selanjutnya ardian mencium leher jenjang luna, dan berlanjut ke dadanya membuat banyak tanda di tubuh luna yang putih, mereka melakukannya. tetapi dengan pernyataan ardian tadi entah kenapa hati luna begitu hangat dan tenang. kina mereka akan melakukannya kembali degan penuh cinta.


luna mengeratkan pegangannya di pundak ardian, merasakan setiap hentakan yang ardian berikan dengan lembut , setelah ardian sampai di puncaknya , ardian pun mempercepat ritme nya, seperti melayang ke nirwana luna benar-benar dibuat kewalahan mengimbangi kekuatan ardian.


setelah menyelesaikannya ardian menjatuhkan tubuhnya di samping luna, lalu menarik luna dalam pelukannya.

__ADS_1


"aku akan belajar mencintaimu, aku rasa itu akan sangat mudah, karena aku sudah menyayangi mu lama, jangan pernah berfikir untuk pergi dari ku" ucap ardian lalu mencium puncak kepala luna.


luna hanya bisa mengangguk, lalu memeluk tubuh ardian.


ardian mengambil ponselnya lalu mengirim pesan kepada asisten nya, untuk memberikan laporan perusahaan hari ini. karena hari ini dia tidak bisa datang ke perusahaan.


ardian dan luna pun memutuskan. untuk tidur kembali, setelah meliah luna sudah tertidur pulas, ardian pun menarik tubuhnya secara perlahan agar luna tidak bangun, lalu beranjak dari tempat tidur, dan mencoba hubungi prisa, untuk mengakhiri hubungannya, sebenarnya ardian sudah memikirkan hal ini dari lama, tetapi dengan kejadian malam tadi, membuat keputusan ardian bulat, dia akan mengakhiri hubungan yang sudah dia jalin lama dengan prisa, karena ardian merasa prisa sudah tidak mencintainya lagi, buktinya sudah satu bulan ini prisa tidak pernah menghubunginya bahkan ardian sakit pun dia tidak peduli.




visul ardian dan luna hari ini

__ADS_1


__ADS_2