Tunanganku Seorang Direktur

Tunanganku Seorang Direktur
Part 63 : Aku memilikimu


__ADS_3

Akhirnya, hari yang ditunggu-tunggu pun tiba. Semuanya menanti hari itu dengan antusias dan bersemangat. Tak kalah semangatnya dengan Vano.


Kini dia dan Siska akan menikah hari ini dan akan segera membentuk bahtera keluarga kecil. Vano bersemangat menunggu dan menyambut Siska naik di atas panggung dan bersanding dengan dirinya sesegara.


Semua undangan yang hadir pun bertepuk tangan menyambut kedatangan pengantin wanita yang mulai memasuki ruangan acara pernikahan. Menaiki panggung dengan di dampingi sang Dady.


Siska sedikit gemetar deg degan ketika kakinya sudah sampai di atas panggung pernikahan. Bagaimana tidak? Semenjak dia memasuki ruangan acara pernikahan, dirinya dan Vano sering di sorot oleh kamera. Entah bagaimana yang dirasakan oleh Vano? Entah.


Bisa diyakinkan, acara pernikahan mereka akan jadi trending now nomor teratas di berbagai wadah media atau pencarian. Baik media cetak maupun elektronik.


Bertempatan tanggal 08 Agustus. Putra semata wayang ANGKARA GROUP menikah dengan putri semata wayang Duckwill HD Group. Bagiamanakah sesi acara pernikahan? Yuk ikuti acara pernikahan .....


Putra tunggal dari ANGKARA GROUP resmi menikah dengan putri tunggal dari Duckwill HD Group.


Mr. Devano Putra Angkara direktur muda ANGKARA GROUP kini resmi menikah dengan tunangannya yaitu anak dari keluarga Duckwill HD Group.


Mulai hari ini, 08 Agustus 20** ANGKARA GROUP dan Duckwill HD Group kini resmi berbesanan.


Wow, berita yang begitu menghangatkan. Kedua keluarga pemilik nama besar sepanjang masa. Putra dan putri mereka menikah. -Mr. Devano Putra Angkara & Nona Siska Amelia Duckwill-


Jika di kira-kira mungkin begitu beberapa artikel terkait pernikahan Vano dan Siska yang menjadi berita hangat. Nampak sekali, masyarakat dari berbagai kalangan menyambut riah pernikahan tersebut.


Lalu pendeta segera membuka kitab suci dan memberikan beberapa pertanyaan kepada Vano atas pertanggung jawabannya terhadap Siska setelah menikah, dan begitu pula dengan Siska. Keduanya pun melakukan janji suci dan membuat sebuah sumpah di atas panggung pernikahan tersebut.


"Lalu jika begitu. Pengantin laki-laki dipersilahkan memberikan kecupan kening untuk mempelai wanita sebagai tanda kasih sayang" ucap sang Pendeta.


Tanpa ragu pun, akhirnya Vano mengecup kening Siska yang baru saja sah menjadi istrinya itu.


"Kamu akhirnya menjadi milikku sayang" ucap Vano tersenyum. Lalu membelai lembut bibir milik gadis itu.


Semua undangan bahkan keluarga masing masing tersenyum haru dan bersorak bahagia. Betapa so sweetnya pengantin baru itu. Ya Vano dengan Siska.


Beberapa yang menjadi fotografer pun berhasil mengabadikan momen itu. Sepanjang sejarah, momen itu pasti akan selalu di tahu. Di mana kala Vano mencium mesrah bibir gadis itu, Siska.


Deru nafas Vano yang mencium bibirnya, makin dirasa oleh Siska. Hingga akhirnya, ciuman itu pun mendapat balasan. Yang akhirnya, sukses membuat para hadirin pernikahan mereka terbaperan dengan sweet scene yang mereka ciptakan dan buat. Bahkan sampai-sampai, beberapa kaum muda yang memiliki umur setara dengan mereka sebagai undangan pada saat itu ada yang kejang-kejang (eits, maksud author di sini bukan kejang-kejang yang beneran karna ada sakit yaaa. Jangan salah dikira, mungkin kepengen kayak gitu yakkk).


Satu menit lebih berlalu, akhirnya keduanya saling melepaskan ciuman mereka tersebut. Walau Vano sempat menahan bibir Siska untuk jangan melepaskannya dulu, dia masih mau lama lama. Huh! Dasar Vano lagi yang tidak tau tempat.


"Udah, ini bukan tempat dimana kamu bisa bebas melakukannya" ucap Siska lembut menyindir ketidaksabaran Vano. Vano pun tersadar akhirnya, mengusap kepalanya yang tidak gatal dan setelah itu dengan cepat bersikap tampil sempurna di depan banyak hadirin dan undangan pernikahan mereka. Hadehhhh dasar Vano tuh! Ga sabaran!!!!


***


Saatnya sesi lempar bunga pengantin. Semua undangan serta hadirin pada pernikahan tersebut sudah bersiap-siap dari bawah panggung. Antusias sekali menantikan bunga tangan yang akan segera dilemparkan oleh pengantin yang resmi menjadi pasutri tepat hari itu juga, ya mereka adalah Vano dan Siska.


Satu dua dan tigaaaa ...


Tepat sekali, tanpa di sangka-sangka, bunga yang dilemparkan dari atas panggung pun jatuh ke dalam tangan Dina. Lupa dengan Dina? Si gadis barista.

__ADS_1


"Yeee aku yang mendapatkannya hahaha" Dina senang dan langsung menaiki panggung. Hingga lupa dengan David yang dari tadi menemaninya sejak pesta pernikahan dimulai.


'terlalu senang sampai lupa dengan aku. Haduhh dasar wanita' David sedikit kesel habis ditinggal begitu saja.


Sedangkan hadirin yang lainnya, yang tadinya begitu percaya kalo mereka yang akan mendapatkan bunga tersebut malah berujung kecewa. Terpaksa kembali ke tempat masing-masing deh. (Othor juga kecewa😢 kenapa bunga pengantinnya ga jatuh ke tangan othor aja. Iri melihat Dinaaaa😭😭)


"Selamat ya buat kalian Mr. Vano dan Nona Siska" ucap Dina memberikan selamat untuk Vano dan Siska. Dan lupa juga dengan cipika-cipiki untuk pipi Siska.


"Terimakasih" ucap Vano membalas dengan senyum


"Aaaa maaaaciiiww banget" ucap Siska juga yang membuat Vano maupun yang lainnya sedikit tertawa kecil mendengar suaranya yang jauh berbeda. Lebih ke-kiyuttt soalnya hehehe. Siska bisa aja gitu yakkk!


"Sama-sama pak, nona. Langgeng terus ya, semoga jadi keluarga yang harmonis dan sejahtera"


"Kok panggilnya begitu formal banget sih Din, panggil nama aja bisa. Kenapa harus panggilan pak, nona sih. Kan ga enak jarinya" Siska mencoba membenarkan sebutan namanya dan Vano oleh Dina.


"Ahahh emang formal banget ya panggilannya" jelas Dina kikuk.


Iya, setelah hari persidangan dimana masalahnya dengan Rafael diadili. Sejak itu, Dina dan Siska jadi akrab. Bahkan ketika persiapan pernikahan pun, Dina yang sering mengatur bagaimana dan jenis konsep pernikahan apa yang cocok dengan Siska dan Vano.


"Ehemmm gitu ya, kalo udah ada teman perempuan. Aku ga keingat lagi. Main tinggal aja" suara David yang tiba-tiba muncul menghentikan percakapan Dina dan Siska.


"Gua setuju kali ini dengan apa yang kamu bilang bro" Vano berucap ikut melimpai. Setuju dengan apa yang dikatakan oleh David, asisten sekaligus teman baginya.


"Udah biasa diginiin"


"Serah deh"


"Serah deh"


Kocak bener. Siska dan Dina lebih memecahkan tawa setelah mendengar jawaban bete dari pria-pria yang ada di depan mereka itu. Kompak pula.


"Kompak banget sih jadi cowok" Siska mencoba menggoda keduanya hahaha. Sedangkan Dina mengangguk sekaligus dengan tawa yang tak tertahankan "hee'emm"


"Sudah-sudah. Mumpung ada waktu. Yok foto bareng" sela Siska berusaha untuk take moment yang ga boleh di sia-siakan.


Dina dan David memposisikan diri, mengambil tempat di bagian kanan dan kiri Siska dan Vano.


Dengan senyum lebar crekkk


Satu foto dua foto dan tiga foto berhasil di take oleh fotografer yang dipekerjakan saat itu juga.


"Eh, kita kan udah jadi. Kalian juga kapan nyusulnya?" Ucap Siska usil menanyai hal itu kepada David dan Dina. Yang jelas pertanyaannya barusan membuat keduanya salah tingkah.


"Aminkan Ka. Di waktu yang dekat akan segera" ucap Dina sebagai jawaban yang disertai anggukan oleh David.


"Aminn"

__ADS_1


Semua berucap amin.


Iya, entah waktu yang terlalu cepat. Belum lama beberapa hari sebelumnya. David dan Dina sudah menjalin hubungan asmara sebagai sepasang kekasih. Dan berencana untuk memulai ke jenjang yang lebih serius lagi.


Entah bagaimana kenapa keduanya bisa sama-sama suka. Rencana Tuhan tidak ada yang tau. Yang pastinya semuanya yang terbaik. Dina pun bersyukur atas hal itu, ternyata David lah yang telah dipilih oleh yang maha kuasa untuk menjadi pendamping hidupnya. Seorang laki-laki yang baik, yang bisa mengerti dan menerima masa lalu Dina dengan baik. Masa lalu Dina bukanlah penghalang baginya untuk mencintai gadis tersebut.


'David, kamu benar-benar pria yang begitu baik. Begitu ku inginkan. Terimakasih ya Tuhan, aku berterimakasih lagi' lirih Dina pelan dalam hati sembari menatap laki-laki yang kini ia cintai, David.


***


Acara pernikahan Vano dan Siska pun berjalan dengan lancar tanpa ada masalah dan kekurangan apa pun.


Sekarang, tinggal sesi buat ucapan selamat disusul dengan acara foto-foto dengan keluarga, kerabat, dan para undangan hadirin.


Sudah hampir dua jam berlalu.


"Kenapa sayang, kamu oke?" Tanya Vano cemas melihat Siska yang sudah kesakitan di bagian kakinya. Bagaimana enggak? Sudah hampir satu hari, kakinya mengenakan haig-hels. Kakinya seperti kram.


"Enggak. Ga apa-apa" Siska tersenyum mencoba meyakinkan Vano agar tidak perlu khawatir.


"Yang sabar ya sayang. Aku tau kakimu pasti sakit. Bentar lagi sesi ini akan selesai. Dan___" Vano tak melanjutkan kata-katanya malah tersenyum smirk.


Siska menelan ludahnya, bergidik ngeri. Dia sudah membayangkan bagaimana kehidupannya setelah acara ini berlalu.


"Dan memijat kakimu" akhh, Vano licik banget "mikir apa hayoo?" Vano makin di buat gemas dengan tingkah Siska.


"Udah goda-godaannya. Yang mau ngasih ucapan jangan di abaikan dulu. Kasihan ngantri. Pada first night aja di lakukan, tancap gas di situ ga apa, ke bla-blasan juga udah halal"


Waduhh! Bagai wajah di siram air panas. Ucapan mommy barusan sukses ngena di hati banget. Tepat banget dengan apa yang di pikiran Vano saat itu yang lagi nahan uring-uringan. Siska dibuat malu akhirnya.


"Ihh mommy" sela Siska menanggapi ucapan mommynya yang terlalu terbuka. Dasar mommy tuh huh!!


Untung aja undangan pada sibuk sendiri pada aktivitas masing-masing, hingga tidak terlalu memperhatikan dan memasang pendengaran mereka atas apa yang baru saja terjadi.


"Congrats ya dear. Mommy dan dady so happy. Akhirnya mimpi kami bisa terwujudkan juga" peluk hangat orangtua Siska kepadanya, tak lupa juga dengan Vano. Yang kemudian di susul oleh orangtua Vano sendiri. Barulah para undangan yang lainnya menyusul satu persatu.


✨✨✨


author hari ini up 2 eps langsung yaa termasuk eps tadi pagi🤗


Oia Vano dan Siska kita akhirnya menikah kan hehehe selamat buat mereka yaa.




**anggap aja yang di atas adalah Vano dan Siska saat menikah🙏

__ADS_1


-foto hasil google searching**-


__ADS_2