
Pulang sekolah, Gue dan Raisa langsung menuju ke Parkiran Sekolah. Kami langsung masuk ke dalam Mobil.
Saat Raisa ingin menyalakan Mobilnya, hal yang tidak pernah kita alami saat di sekolah malah kita alami di saat kita ingin pergi ke tempat Bibi Cindy.
"Sya!" Panggil Raisa.
"Napa?" Tanya Gue.
"Mobil Gue..." Jawabnya yang setengah-tengah.
"Mobil lu, kenapa??" Tanya Gue lagi.
"Gak bisa Nyala!!" Ucap Raisa yang Gue anggap hanya candaan biasa.
"Kalo lu mau becanda jangan sekarang, Bibi Angel lagi nungguin kita di Hotel." saut gue santai.
"Gue gak becanda!! Gue serius woi!!" Teriak Raisa di kuping Gue.
"Apaan sih!!" teriak Gue balik sembari memegang telinga Gue.
"Lu juga, orang lagi serius malah di kira becanda." Gerutunya.
"Ya lu pikir lah, Mobil baru terus jarang di pake masa iya gak bisa nyala." Balas gue.
"Ya mana gue tau! Gini nih kalo lu selalu nyuruh gue pergi sama lu, mobil gue jadi ngambek sama gue nih." Protes gue.
"Bacot mulu lu, cari solusi kek. Bengkel jauh loh dari sini." Ucap gue.
"Nebeng orang aja lah." saut Raisa lalu keluar dari mobil, begitu pun gue.
"Mau nebeng sama siapa?" Tanya Gue.
"Teman-teman lu?" Jawab Raisa.
"Mereka udah pada pulang kali." Balas gue.
"Yaudah naik taksi aja lah." Ucapnya.
"Yaudah, lu yang pesan." Jawab gue.
Tiba-tiba saja ada mobil yang berenti di depan mobil Raisa. Dan ada seseorang yang keluar dari dalam mobil itu.
"Raisa!!" Panggil seseorang itu yang ternyata adalah si murid baru.
"Eh, Reina?" Saut Raisa dan Reina pun menghampirinya.
"Lu sendiri, Rei?" Tanya Raisa.
"Iya, kamu ada masalah apa, Sa?" Tanya Reina balik.
"Gak masalah besar sih, cuma..." jawab Raisa yang gue potong.
__ADS_1
"Mata lu!! Ini masalah besar bukan kecil." Saut gue.
"Ribut lu!!" Bentak Raisa.
"Cuma apa, Sa?" Tanya Reina.
"Mobil gue gak bisa nyala, mungkin harus di bawa ke bengkel dulu." Jawab Raisa.
"Ada yang bisa aku bantu?" Tanya Reina.
"Oh boleh nih, anterin gue dong ke Hotel XX. Lu tau kan?" Jawab gue.
"Tau, tapi mobil gue cuma muat 2 orang aja." Ucap Reina sembari melirik gue.
"Gue juga gak mau kali naik mobil lu!!" Tolak gue
"Yasudah sih, Lu jalan kaki aja." Ucap Raisa.
"Yuk Rei, tinggalin aja dia." sambung Raisa lalu mulai melangkah ke mobil Reina.
Tapi saat Raisa ingin membuka pintu mobil Reina, tiba-tiba saja ada yang membunyikan klakson dengan sangat keras.
"Eh?" Ucap gue seperti mengenal mobil itu.
"Sayang..." Panggil cowok itu dengan kepala yang keluar dari kaca mobilnya.
"Devan?!" Teriak Raisa lalu melambaikan tangan ke Devan. Dan Devan pun keluar dari mobilnya lalu menghampiri kami.
"Ada masalah apa, sayang? Tanya Devan ke Raisa.
"Mobil gue gak bisa nyala, jadi Gue minta tolong sama Reina anterin Gue ke Hotel XX." Jawab Raisa.
"Sama aku aja ya, aku tau kok di mana Hotelnya." Ucap Devan lalu sontak menarik Raisa masuk ke dalam Mobilnya.
"Eh lu mau bawa kemana ade gue!!!" Teriak Gue.
"Bye Bang, Gue pergi sama cowok Gue. Lu nebeng sama Reina aja." Saut Raisa.
"Gue minta tolong ya, Rei. Anterin Abang Gue degan selamat ke Hotel ya, Makasih." Sambung Raisa lalu pergi begitu saja meninggal Gue dan Reina berdua.
"Hmm... Gue naik taksi aja, lu pergi aja dah." Ucap Gue lalu mengelurkan ponsel gue dari saku celana Gue.
Saat Gue ingin menelpon Taksi, tiba-tiba saja Reina menarik tangan Gue dan mendorong gue masuk kedalam mobilnya dengan paksa.
"Eh?!! Apaan sih, gue udah bilang kan gue naik taksi aja." teriak gue tapi tidak di perdulikan oleh Reina.
Reina tanpa basa basi, langsung menancapkan gas dengan kecepatan yang stabil menuju Hotel XX.
"Lu kok maksa gue sih, gue udah bilang kalo gue naik taksi." Protes gue.
"Kalo bukan Raisa yang nyuruh, aku gak bakal mau bantu kamu." Balas Reina tanpa menatap gue, ia hanya fokus ke jalan saja.
__ADS_1
Di perjalanan, Gue hanya diam dan menatap ke luar mobil tanpa memerdulikan Reina yang sedang berada di samping Gue.
***
Setelah sampai di depan Hotel XX, Gue langsung turun dari Mobil tanpa mengatakan sepatah kata pun kepada Reina. Reina pun tidak memerdulikan sikap gue yang tidak mengatakan terimakasih karna telah membantu gue.
"Benar-benar cewek yang dingin." Gumam gue.
"Siapa?" Tanya seseorang yang muncul dari belakang gue.
"Kaget gue!!!" Teriak gue.
"Ngapain lu teriak-teriak, di liatin orang kan." Ucap Raisa.
"Lu juga ngapain tiba-tiba nongol di belakang gue." Balas gue.
"Ya maap, abisnya lu ngeliat keluar mulu. Pake berenti di depan pintu Hotel lagi, lu ngalangin jalan Beg*."
"Eh iya." Ucap gue lalu menarik Raisa untuk bergeser sedikit agar tidak menghalangi jalan lagi.
"Ngapain disini?" Tanya Raisa.
"Oh iya ya, kita kan mau ke ruang rapat." Jawab gue yang baru ingat alasan kita ke Hotel Bibi Angel.
"Lu kurang aqua ya? Dari tadi kagak beres mulu lu. Dah lah buru, dari tadi Bibi udah Pc gue." Ucap Raisa.
"Oh ya, Mobil gue udah di ambil sama Supir rumah. Katanya udah di perbaiki juga." Sambungnya lau kami pun pergi ke ruang rapat.
Saat sampai di ruang rapat, Gue dan Raisa di sambut dengan hangat oleh Bibi Angel dan para Manager lainnya.
Alasan Gue dan Raisa di panggil adalah, karna Bibi Angel akan pergi ke Paris untuk berlibur selama satu bulan. Bukan hanya berlibur ia juga akan mendirikan Hotel di sana.
Karna waktu yang di ambil Bibi cukup lama, jadi semua pekerjaan selama satu bulan itu akan di serahkan ke Gue dan Raisa. Walaupun kami masih sekolah, Bibi tetap mempercayakan Hotelnya kepada kami.
Gue dan Raisa memang sudah biasa dengan pekerjaan yang seperti ini, tapi karna kami sekarang kelas 12 jadi tidak seharus nya kita hanya fokus kepada pekerjaan Hotel saja.
Jadi Bibi Angel memutuskan untuk meyuruh kami tinggal di Hotel selama ia di paris nanti. Jadi kami bisa bekerja dan belajara tanpa bolak balik Hotel lagi.
Keputusan itu cukup bagus, dan orang tua kami juga tidak melarang jika harus bekerja di Hotel lagi. Yang terpenting adalah, kami harus bisa membagi waktu dengan baik.
.
.
Setelah Rapat selesai, kami pun pulang kerumah. Untuk berkemas agar besok bisa langsung pindah sementara di Hotel.
Bersambung
***Maaf ya, baru bisa Up. Besok-besok bakal rajin Up deh. Janji!! yang penting kalian tetap setia sama RASYA&RAISA. Autor bakal rajin Up kalo masih pada setia sama TWINS BAR-BAR ini :)
Support autor dengan Like dan comment kalian :)
__ADS_1
thanks***!!!