Twins Bar-Bar (TAMAT)

Twins Bar-Bar (TAMAT)
Pesta kecil dengan 6 cowok


__ADS_3

4 hari berturut-turut dengan 4 mata peajaran yang berbeda, kami mengerjakan itu dengan baik.


Hal yang Gue harapkan terkabul, dan kerja keras kami tidak sia-sia. Kami menjawab semua soal baik dan Gue yakin jawaban kami semua benar.


Karna setelah Ujian berlangsung, kelas 12 di ijinkan untuk pulang lebih awal tidak seperti jam sekolah biasanya. Kami memutuskan untuk merayakan kerja keras kami sebelumnya, dengan pesta kecil di rumah Gue.


Pesta yang hanya di hadari oleh Rasya, Devan, 4 bocah itu, dan tentu saja Gue yang satu-satunya cewek di antara 6 cowok itu.


Kami memilih tempat pesta di kolam renang yang ada di belakang dapur rumah Gue. Karna di situ juga ada meja makan yang cukup untuk kami bertujug, ada alat pemanggang, kursi pantai, dan juga ada ayunan untuk kami bersantai.


Semuanya cukup lengkap untuk pesta nanti, tapi ada hal yang kurang dari pesta itu. Ya tentu saja makanannya, kami sekarang sedang berkumpul untuk memilih hidangan apa yang akan kami makan nanti saat pesta yang akan berlangsung dari sore sampai malam nanti.


Gue yang duduk di tengah-tengah Rasya dan Devan, sambil memegang kertas dan pulpen untuk mencatat bahan-bahan apa saja yang akan kami beli nanti.


"Apa aja nih?" Tanya Gue.


"Pizza dan burger." Jawab Reyhan.


"Harus ada soda!" Sahut Putra.


"Buah-buahan, biar sehat." Sambung Rendi.


"Oke-oke." Jawab Gue lalu mencatat semua yang mereka bilang.


"Ini doang? Emang cukup? Kan sore kita berenang tuh sambil makan-makan, terus malamnya kan juga mau bakar-bakar." Lanjut Gue.


"Emang Lu ikut berenang?" Tanya Rasya sambil menatap Gue


"Menurut Lu? Ya ikut lah maimunah!!" Jawab Gue.


"Gak boleh!!" Sahut Devan yang membuat Gue sontak menatapnya.


"Lah? Kenapa?" Tanya Gue.


"A-aku gak mau kamu pakai baju renang, mereka bisa aja godain kamu." Jawabnya.

__ADS_1


Gue, Rasya, dan 4 bocah itu menatap Devan dengan aneh. Kami pun sontak menertawakan jawaban Devan itu.


"Hahahaha...Lu kira kita mau cari mati?" Sahut Agung.


"Sudah cukup Rasya yang marah-marah kalau kita godain Raisa, terus mau nambah Lu? Hahaha...kita masih mau hidup kali." Sambung Reyhan.


"Bener tuh, lagian baju renang Gue gak seseksi yang lu pikirkan kali." Ucap Gue.


"Hm...tapi ada sih baju renang Gue yang seksi banget." Lanjut Gue mengingat kalau Gue pernah membeli baju renang yang sangat seksi.


"JANGAN DI PAKAI!!" Teriak Rasya dan Devan serentak.


"PAKAI AJA!!" Teriak 4 bocah itu seretak bereng Rasya dan Devan.


Rasya dan Devan yang mendengar 4 bocah itu berteriak menyuruh Gue pakai baju itu, mereka sontak mendapatkan tatapan tajam dari Rasya dan Devan.


"Canda-canda..." Sahut Putra.


"Hah...dasar." Gumam Gue.


"Beli ayam aja." Jawab Rasya.


"Daging aja." Sahut Devan.


"Oke, ayam dan daging." Sambung Gue lalu kembali mencatat.


"Beli bumbu BBQ juga, terus timun." Ucap Agung.


Gue oun mencatat apa yang di katakan Agung, Gue juga menambahkan beberapa bahan lagi untuk BBQ nanti malam.


Setelah selesai mencatat, Gue pun melipat kertas itu lalu meletakkannya di dalam tas Gue.


"Oke, sekarang kita beli bahan-bahannya." Ucap Gue.


"IKUT!!" teriak mereka serentak.

__ADS_1


*Lah? ****** Gue, bisa-bisa di liatin orang-orang.* Batin Gue.


"Gak usah, yang ikut Gue cuma Agung, Putra dan Reyhan." Jawab Gue.


"Lah? Gue juga mau ikut." Protes Rasya.


"Aku juga, aku mau ikut." Sahut Devan.


"Gue juga." Sambung Rendi.


"Hah...terserah kalian dah." Jawab Gue lalu berdiri.


"Buruan berdiri, kita pergi beli bahan-bahannya." Lanjut Gue.


Mereka pun berdiri, kami pun keluar dari rumah dan masuk ke mobil kami masing-masing.


Gue sontak mengeluarkan kepala Gue dari kaca mobil dan berteriak. "IKUTIN GUE!"


Gue pun langung menginjak gas dan melaju menuju ke tempat perbelanjaan bahan-bahan makanan.


30 menit kami habiskan untuk membei bahan-bahan makanan dan juga 2 kardus soda.


Saat di tempat perbelanjaan, Gue yang di ikuti oleh 6 cowok keren dan juga tampan itu menjadi pusat perhatian di sana. Semua orang menatap Gue dengan tatapan iri dan juga bingung, termaksud semua cewek-cewek yang seumuran dengan Gue benar-benar menatap Gue benci.


Gue pastiin di pikiran mereka,mereka pasti menghina-hina Gue jelek atau pun gak pantas di dekat 6 cowok itu. Tapi Gue dengan santai nya berjalan di dekat mereka dan malah memanfaatkan 6 cowok itu untuk mengambil bahan-bahan yang kami butuhkan.


Setelah itu, kami pun pergi untuk membeli beberapa kotak pizza dan juga burger untuk kami nanti.


Dari semua yang kami beli, Gue sama sekali tidaj mengeluarkan uang sepeserpun. Yang mengeluarkan uang dari tadi hanya 6 bocah itu, apalagi Rasya dan Devan yang terkadang bertengkar untuk membayar semuanya.


Gue hanya bisa diam, dan membiarkan mereka bertengkar saja.


1 jam lamanya kami habisnya untuk membeli segalanya yang kami butuhkan. Kami pun akhirnya sampai di rumah.


Beberapa bahan untuk nanti malam, lebih dulu kami masukkan ke dalam kulkas. Lalu kami pun menyiapkan segalanya untuk nanti sore.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2