
Andini juga tak luput dari ledekan Andika, dirinya yang dulu adalah mantan Tara kini menjadi besan. Tak ada yang tau memang jodoh akan berujung kemana. Ayahnya tak berjodoh tetapi anaknya justru menikah muda, gercep sekali tak seperti orang tuanya hanya menjaga jodoh orang.
Dan kini Tiara masuk ke kamar Lily ingin berganti pakaian karena begitu gerah,sedangkan Rafkha masih mengobrol dengan keluarga. Tiara memilih untuk berendam sebentar setelah berhasil melepas kebaya yang hampir seharian membungkus tubuhnya.
"Adem.....akhirnya ini badan kena air juga. Seger banget, eh tapi bagaimana sama kak Rafkha ya. Kalo kayak di novel-novel kan suami mau mandi istri nyiapin pakaian, terus gue gitu juga nggak sich....Duh kok gue malah bingung ya."
Tiara segera menyelesaikan mandinya setelah teringat akan Rafkha, ntah apa yang ingin ia kerjakan tetapi lebih baik bertanya pada Mamahnya agar tak salah kaprah. Maklum menjadi istri cilik dengan usia yang masih muda dan belum tau apa-apa.
Tiara segera mengeringkan rambutnya setelah memakai pakaian dan merias wajah agar tak terlalu polos. Tanpa ia sadar Rafkha masuk dengan diam-diam. Mendekati Tiara dan tiba-tiba mengecup pipi.
Tiara terjingkat mendapatkan serangan mendadak. Wajahnya bersemu dengan pipi merah terlihat jelas dari pantulan cermin. Rafkha yang sadar akan kecanggungan Tiara justru semakin gemas melihat gadis yang kini sudah menjadi istrinya tampak malu-malu.
__ADS_1
"Gue nyariin istri gue dari tadi, ternyata ada di sini. Eeemmm.....wangi.." Rafkha memeluk Tiara dari belakang, mengecup leher Tiara dengan gemas membuat gadis itu memejamkan mata merasakan hembusan nafas dan sentuhan dari Rafkha.
"Kak jangan gini, nggak enak nanti kalo ada yang masuk." Tiara berusaha agar tidak terbuai, si anak soang memang sangat meresahkan jika sudah bersama. Membuat jantung jedag jedug tak karuan.
Tetapi dasar anak soang, Rafkha tak peduli dan terus menggoda Tiara yang menolak tapi menikmati setiap sentuhannya. Rafkha menelusuri leher jenjang Tiara dengan kecupan yang meninggalkan jejak cinta. Memberi warna di leher Tiara dengan nafas yang memburu. Dia yang menggoda tetapi ia pun ikut tergoda.
Tiara menggigit bibir bawahnya, menahan deesah yang ingin singgah. Namun gerakan Rafkha semakin menjadi, pelukannya semakin erat. Dan Tiara semakin tak tahan, hingga suara indah Tiara terdengar menggoda di telinga Rafkha.
"Kak....." rengek Tiara yang tak tahan namun berusaha untuk sadar.
"Nggak bisa nahan sayang... gimana donk?" tanya Rafkha dengan suara berat dan nafas yang semakin memburu dengan tatapan berkabut gairah yang sudah memuncak. Tetapi dengan itu penampilan Rafkha semakin menggoda dengan rambut sedikit acak-acakan karena ulah jemari lentik Tiara.
__ADS_1
"Tapi kak...agh....." sentuhan Rafkha di titik sensitifnya membuat tubuh Tiara menegang dan pasrah. Hal pertama yang Tiara rasakan, sungguh luar biasa hingga Rafkha mampu kembali menguasainya.
Tangan Rafkha bekerja dengan lihai, seakan tau arah memutar, menekan dan memberi sentuhan dengan perlahan tanpa melepas kecupan yang semakin dalam.
Usia muda yang begitu banyak godaan, pantas saja banyak orang yang sangat menikmati hubungan pacaran yang tidak sehat hingga kebablasan. Ternyata rasanya pun sangat melenakkan dan membuat ketagihan. Kini Rafkha tak ingin berhenti, ingin terus menjamah semakin dalam dan meraih nikmat dunia.
Rafkha kembali menikmati leher jenjang Tiara, melirik sedikit dua buah benda kenyal yang kini ada di genggaman. Putih, bersih dan membuat semakin ingin. Tangannya pun semakin terampil membuka kancing baju Tiara, tangannya sudah tak tahan ingin menyentuh lebih dalam dan memilin sesuatu yang semakin membuat Tiara mati gaya dengan suara yang semakin manja.
Mata Rafkha berbinar melihat dengan jelas isi dalam kemeja yang menggantung menantang meminta sentuhan lebih. Dan meminta sesapan yang menggelitik, Rafkha pun mulai menunduk dengan Tiara yang pasrah. Namun belum sempat lidah Rafkha singgah suara seseorang membuat keduanya terjingkat dan Tiara segera menutup kemeja lalu memeluk Rafkha menyembunyikan wajahnya yang sudah memerah.
"Gila.....lagi-lagi live streeming. Enak bener yang udah halal sampe lupa numpang di kamar orang!"
__ADS_1
"Susu segar ya Raf, seger........"