2R Rafi & Reva

2R Rafi & Reva
2R_eps.31


__ADS_3

"Hey, cupu! Buruan cuci mobil kita! " Seru Rafi.


Reva, Niar dan Sisil pun menoleh, "cuci mobil mereka? " Sisil minta jawaban dari kedua temannya itu.


"Iya, makanya mereka membawa Reva ke sini! " Ucap Niar.


Sisil menggelengkan kepalanya ,sejurus kemudian Sisil menatap tajam kekasih nya. Seakan mengerti arti dari tatapan Sisil, Roky pun mengangkat ke dua bahunya sebagi jawaban jika dirinya tak tau apa - apa.


"Va, lu bukan budak mereka! Jadi lu gak perlu melakukan perintah mereka! " Ucap Sisil yang menahan langkah Reva.


"Gak papa Sil! Aku gak mau jika utusannya tambah runyam saja! " Ucap Reva.


"Kalau lu nurut apa kata mereka, yang ada lu akan terus-terusan di tindas Va! " Lanjut Sisil.


"Biarlah! Biar mereka puas, nanti mereka juga akan lelah sendri " Sahut Reva.


"Gue benar-benar gak ngerti sama pemikiran lu Va! " Ucap Sisil.


"Mana alat cuci nya? " Reva menadahkan tangannya ke Rafi.


"Ikut gue! " Ucap Rafi, Reva pun mengikuti langkah Rafi dari belakang.


"Tuh, ambil sendri! " Ucap Rafi setelah membuka ruangan kecil di samping toilet.


Setelah mengambil alat cuci mobil, Reva pun langsung mengerjakan sesuai perintah Rafi.


"Gue mau bantu Reva" Ucap Niar yang langsung berdiri dari duduknya.


"Tapi Nia, lu... "


"Gue gak bisa diam saja saat sahabat gue di tindas sama mereka yang tak punya hati! " Sahut Niar yang memotong ucapan Sisil.


"Gue tau Nia! Gue juga gak tega lihat Reva, tapi asma lu baru saja kambuh! Pikirkan juga tentang kesehatan lu! " Ucap Sisil.


"Jangan khawatir! Gue udah baikan kok! " Niar pun mengabaikan ucapan Sisil.


Saat Niar akan menghampiri Reva langkahnya dihadang oleh Dimas.


"Mau ke mana lu? " Tanya Dimas.


"Bukan urusan lu! " Jawab Niar.


"Gak ada yang boleh bantuin dia! " Ucap Rafi dengan kedua tangan yang di masukan ke saku celananya.

__ADS_1


"Terserah lu mau larang atau tidak! Gue akan tetap bantuin Reva! " Sahut Niar dan langsung melewati Dimas yang masih menghalangi jalannya.


"Aaa" Pekik Niar. Karena Dimas menarik tangannya, sehingga Niar hampir jatuh. Untung saja Dimas dengan menahan tubuh Niar, sehingga tidak sampai menyentuh tanah. Sesaat iris mata mereka saling bertemu dan beradu pandang.


Niar tersadar dan segera mendorong tubuh Dimas. Tanpa bicara lagi Niar menghampiri Reva.


"Va gue bantu ya! " Niar langsung mengambil alih spons yang di pegang Reva.


Sedangkan Sisil dan Roky terlibat perdebatan.


"Han, aku gak suka ya dengan cara geng kamu itu! Jangan semena-mena dong sama orang yang derajatnya di bawah kalian. Oh... Mungkin kalau aku miskin kamu dan geng mu itu juga akan menindas ku? Aku benar-benar kecewa sama kamu Han! " Ucap Sisil dengan penuh emosi.


"Yang, aku benar-benar gak tau apa yang ke dua teman ku rencanakan! " Roky meraih ke dua tangan Sisil. Dengan cepat Sisil menghempaskan pula.


"Sayang! " Ucap Roky memelas, "jangan marah dong! Aku benar-benar gak tau, mereka tak bicara apapun tentang rencana ini! Please, yang! " Telapak tangan Roky menangkup untuk memohon.


"Minggir! " Sisil mendorong pelan Roky.


"Mau kemana yang? " Roky mengikuti Sisil.


"Aku mau membatu Reva dan Niar! Dan, aku sendri yang akan mencuci mobil mu itu! Setelah itu aku berharap kita tak bertemu lagi. Aku benar-benar kecewa sama kamu Han! " Ucap sinis Sisil.


Setelah mengucapkan itu, Sisil pun menuju di mana Reva dan Niar asik bermain air dan busa.


"Wah ini yang namanya sekali tepuk dua lalat" Ucap Dimas.


Rafi pun hanya tersenyum menanggapinya.


"Gara-gara kalian Sisil jadi marah sama gue! " Ucap Roky dengan nada kesalnya.


"Wess... Kenapa lu datang-datang langsung marah? Santai dong santai! " Ucap Dimas.


"Gara-gara ulah kalian ini, hubungan gue dengan Sisil terancam kandas" Seru Roky.


"Kandas? Ya cari yang baru dong! Gitu aja di bikin susah, ya gak Fi? " Ucap Dimas. Rafi pun hanya mengangkat ke dua bahunya, karena ia asik melihat Reva yang mencuci mobilnya.


"Enak banget ya lu kalau ngomong! " Seru Roky yang semakin kesal.


"Lalu mau gimana? Cewek lu aja yang baperan! " Ucap Dimas.


"Wajar lah dia baper! Karena mereka sahabat sama seperti kita " Sahut Roky.


"Kalau lu gak mau putus sama cewek lu, ngapain lu gak dia? Nih lihat dia yang nyuci mobil lu " Dimas menunjuk ke Sisil yang sudah mulai menggosok body mobil Roky , tentu dengan raut wajah Sisil yang tak di tekuk.

__ADS_1


"Ckk" Roky berdecak , tanpa berkata lagi Roky berlari menghampiri Sisil.


"Mau ngapain ke sini? Sono duduk manis sama temen-teman mu itu! " Ucap Sisil yang sinis ke pada Roky.


"Sayang jangan lakukan pekerjaan yang bukan pekerjaan mu! Nanti kuku-kuku cantik mu itu rusak! " Roky mencoba membujuk Sisil.


"Masa bodoh dengan kuku! " Seru Sisil.


"Sayaaang... "


"Diam atau aku semprot pakai air? " Sisil memotong ucapan Roky dan mengarahkan slang air itu ke Roky.


"Semprot saja kalau itu bisa mengurangi rasa kecewa mu terhadap ku! " Ucap Roky.


"Pergi dari sini sebelum aku benar-benar menyemprot mu" Ucap Sisil.


"Lakukan! Aku tidak akan marah " Ucap Roky.


Mendengar ucapan Roky, Sisil pun membuang asal slang itu dan melanjutkan menggosok body mobil Roky.


Roky tersenyum saat Sisil tak jadi menyemprotkan air. Roky mendekat ke Sisil dan mengambil slang air yang tergeletak di bawah kaki Sisil.


Sisil menoleh Roky sekilas dan melanjutkan aktifitas nya tanpa memperdulikan ke hadiran Roky di sampingnya.


Niar tersenyum saat melihat Sisil mencuci mobil Roky, "Reva, lu lanjutiin ini mobil dan mobil itu biar gue yang nyuci! Jadi nanti kita akan cepat selesai nya " Niar menaik turunkan alisnya sambil tersenyum.


"Kamu pasti merencanakan sesuatu kan? " Tanya Reva.


"Udah lu tenang aja! Palingan juga baret sedikit itu mobil " Ucap Niar.


"Niar lu jangan aneh-aneh! Dia pasti akan marah besar sama kamu " Ucap Reva.


Niar tak menanggapi ucapan Reva, ia langsung menuju ke mobil Dimas. Niar langsung menggosok body mobil Dimas itu dengan kasar .


Dimas membelalakkan matanya saat mobil kesayangannya di sentuh oleh Niar.


"Hey! Lu apain mobil gue? " Tanya Dimas dengan berkacak pinggang.


Bersambung....


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan meninggalkan jempol👍 dan komen .


Berikan vote juga hadiah🌹buat akuh 😉

__ADS_1


Tekan tombol💙love agar tidak ketinggalan bab terbaru dari 2R 😉. Terimakasih 🙏


__ADS_2