2R Rafi & Reva

2R Rafi & Reva
2R_eps69


__ADS_3

Reva menerjang masuk ke dalam ruang ICU. Bagaikan tak punya tukang, badan Reva menjadi lemas saat melihat neneknya yang sudah di tutupi selimut rumah sakit.


Untung saja Rafi ikut masuk, sehingga dengan sigap Rafi menopang Reva agar tak terjatuh.


Pengurusan jenazah begitu cepat, sehingga bisa langsung di bawa pulang ke rumah duka. Setibanya di rumah, Reva terus memeluk jenazah neneknya.


"Sayang, kamu harus kuat! Harus ikhlas!" Maya mengelus punggung Reva dengan lembut.


Semua pelayat memandangi Reva dengan perasaan iba.


Sedangkan Rafi menyambut kedatangan temannya.


"Dari mana saja sih lu?pacaran mulu! Tau gak?tadi Reva datang ke rumah lu Sil!" Ucap Rafi.


"Serius? Aku benar-benar gak tau! Reva juga gak bilang kalau mau ke rumah!" Sahut sisil.


"Dia ingin pinjam uang buat oprasi neneknya." Ucap Rafi.


"Kan udah ada lu!" Sahut Roky.


"Iya... Oprasi nya berjalan dengan lancar tapi, Tuhan berkehendak yang lain!"ucap Rafi.


" Di mana Reva sekarang?"tanya Niar.


"Ada di dalam! Kalian masuk aja, pasti Reva senang melihat kalian datang!" Ujar Rafi. Sisil dan Biar pun masuk ke dalam.

__ADS_1


Melihat kedua sahabat nya datang, Reva langsung memeluknya. Tangis nya pun pecah.


"Maaf Va, aku enggak tau kamu datang ke rumah." Ucap Sisil.


Sedangkan Guntur yang mendapat kabar dari istrinya, langsung pulang. Guntur juga menunda kunjungannya ke kantor anak jabang yang ada di luar pulau.


Pemakaman nenek Reva di temani rintikan hujan. Suasana yang mendung pun menjadi pelengkap kesedihan Reva.


Reva tak lagi menangis. Dirinya terdiam, pandangannya kosong dan air mata nya masih setia mengalir di pipinya. Kedua sahabat Reva berusaha untuk menguatkan nya.


Saat neneknya di masukan ke liang lahat, saat itu juga Reva jatuh bersimpuh di tanah yang basah. Tangisnya tak bisa di cegah lagi, menangis dan terus memanggil neneknya.


"Nek... Nenek" Reva meraung dalam dekapan kedua sahabatnya.


Guntur yang melihatnya pun merasa iba. Dirinya juga tak percaya jika Reva adalah putri dari sabatnya. Rasa bersalah pun timbul dalam hatinya, dirinya sempat tak suka dengan anak gadis yang bernama lengkap Revana Carmila Putri.


"Sayang, kita pulang ya! Sebentar lagi hari akan gelap!" Maya mengelus punggung Reva.


Reva menoleh sekilas. "Reva masih ingin di sini tan!" Ucapnya yang masih memeluk batu nisan neneknya.


"Sayang, jangan seperti ini! Nenek sudah enggak sakit lagi! Dan, kamu juga harus ikhlas. Agar nenek tenang di sana!"


"Kita pulang ya! Nanti kamu sakit! Lihat lah baju mu basah!" Lanjut Maya.


Reva hanya terdiam. Tak lama kemudian ia berdiri.

__ADS_1


"Apa tante tak ingin berkunjung ke rumah ibu dan ayah Reva?"


Maya mengerutkan alisnya, "apa mereka... "


Dengan gerakan perlahan Reva menarik tangan Maya. Maya pun mengikuti langkah Reva. Tak jauh dari makam sang nenek, Reva berhenti tepat di makam kedua orang tua nya.


"Ayah... Ibu..., lihat siapa yang aku bawa ke sini! Aku sudah menemukan tante Maya, dan saat itu juga... Nenek pergi untuk selama-lamanya. Kenapa kalian semua tega meninggalkan aku sendiri? " Reva berlutut dan menciumi batu nisan ibu serta ayahnya.


Maya yang berdiri tak jauh dari Reva itu pun ikut berlutut. Melihat kenyataan jika sahabatnya sudah pergi untuk selamanya.


"Elis mas, itu Elis!" Maya menunjuk batu nisan saat Guntur menghampiri nya.


Guntur hanya mengangguk. Dia bisa menyembunyikan kesedihannya.


Maya berucap panjang lebar, mulai dari minta maaf hingga penyesalan dirinya.


"Aku berjanji akan merawat putri mu seperti putri ku sendri, sebagai penebus kesalahan ku! Aku rasa itu belum cukup dan tak sebanding dengan apa yang sudah kamu korbankan untuk ku dan mas Guntur." Ucap Maya dengan deraian air mata.


"Sayang, kita pulang ya! Hari sudah gelap!" Maya merengkuh tubuh Reva.


Reva pun mengangguk dan berdiri. Karena lelah menangis dan juga perutnya yang kosong, membuat Reva jatuh pingsan.


"Reva!" Pekik Rafi yang langsung menolong Reva.


"Cepat bawa ke mobil Fi!" Perintah Guntur.

__ADS_1


Dengan langkah yang lebar Rafi membopong Reva ke dalam mobil.


__ADS_2