
Hari yang di tunggu-tunggu semua murid SMA Nusa Bangsa telah tiba.
Semua murid sangat berantusias untuk ikut kegiatan persami.
Tapi, tidak dengan Reva.
"Ayo dong Va senyum! Jangan manyun gitu dong! " Ucap Sisil sambil menarik kedua pipi Reva.
"Sil, gue gak usah ikut aja lah! Gue benar-benar gak tega ninggalin nenek gue! " Ucap Reva.
"Lu tenang aja! Kan udah ada mbak gue yang jagain nenek lu! Pokoknya lu harus ikut TITIK! " Ucap Sisil.
"Kita hanya sehari semalam aja gak lama kok! " Timpal Niar.
"Udah ayo naik! Nanti kita ketinggalan! " Ucap Sisil yang menarik tangan Reva.
"Sayang tunggu! " Seru Roky.
"Honey! " Sisil pun menoleh.
"Yang satu bis aja sama aku " Ucap Roky.
"Lho emang boleh? " Tanya Sisil.
"Boleh lah! Gak harus satu kelas kok" Jawab Roky.
"Hemm.. Oke deh! Guys, kita satu bis sama mereka yuk! " Sisil pun mengajak ke dua sahabat nya.
"Lu aja ! Gue sama Reva naik bis yang lain saja " Sahut Niar dengan cepat.
"Kok gitu sih! " Ucap Sisil.
"Udah gak usah sedih gitu! Nanti kita juga ketemu di lokasi! " Ucap Niar ke Sisil, " Ayo Va nanti keburu gak ke bagian bangku! "Niar menarik tangan Reva.
" Jangan sedih dong yang! Kan cuma pisah sebentar nanti juga ketemu sama mereka! " Ucap Roky sambil merangkul pundak Sisil.
Roky membantu membawakan tas ransel milik Sisil. Dan, itu sukses membuat Dimas nyinyir.
"Lihat noh temen lu bucin amat" Ucap Dimas ke Rafi.
"Temen lu juga kali! " Sahut Rafi.
Mereka, Rafi dan Dimas menyusul Roky yang sudah naik bis.
"Cih, mentang-mentang punya pacar! " Ucap Dimas yang sinis saat melewati bangku Roky dan Sisil.
"Sirik aja lu! " Sahut Roky.
Rafi dan Dimas duduk satu bangku .
♡´・ᴗ・`♡
Sedangkan Reva dan Niar, mereka tidak mendapatkan bangku di bis yang lain.
"Yah! Kok sudah penuh semua sih Va! " Ucap Niar.
__ADS_1
"Kita ganti bis yang depan sana yuk! " Ajak Reva dan mereka pun turun .
Di bis yang kedua mereka juga tidak mendapat tempat duduk.
"Gimana ini Va? " Tanya Niar.
"Iya terpaksa kita harus satu bis dengan kutu kupret itu" Jawab Reva sambil turun dari bis yang ke dua.
"Kalian mau kemana? Kok malah turun! " Ucap pak Agung.
"Kita gak kebagian tempat duduk pak! " Adu Niar.
"Di bis yang itu masih ada sisa dua bangku kosong" Pak Agung menunjuk bis yang di tumpangi Rafi dan teman-temannya," cepat kalian ke sana! Kita akan segera berangkat" Ucap pak Agung.
"Iya pak! " Sahut Reva dan Niar.
"Niar, Reva, kalian... "Ucap Sisil yang melihat ke dua temannya itu masuk ke dalam bis.
"Iya! Terpaksa gue naik bis ini karena semua sudah penuh! Puas lu? " Ucap Niar.
Sisil hanya menampilkan senyum nya .
Dengan sisa dua bangku tersebut membuat Reva dan Niar beda tempat duduk.
Di hutan pinus tempat mereka melaksanakan persami.
Perjalanan yang panjang membuat para siswa mengantuk.
Reva berulang kali membenarkan posisi tidurnya. Duduk di bagian pinggir membuat dirinya tak bisa bersandar dengan nyaman.
"Hust.. Pindah lu! " Ucap Rafi lirih dan memberi isyarat ke anak laki-laki itu.
"Iih, rempong deh! " Ucapnya dengan gaya ala perempuan.
"Heh! Siapa suruh lu duduk di sini? " Tanya Dimas yang kaget saat melihat di sampingnya bukan Rafi, melainkan laki-laki feminim.
"Tuh teman lu yang nyuruh gue tukar tempat duduk " Jawab nya dengan logat yang di buat seperti perempuan.
"Hiiii! " Dimas bergidik ngeri, " Minggir gak lu dari sini! " Ucap Dimas.
"Heh! Gue harus pindah ke mana lagi? Mata lu buta ya? Udah gak ada bangku kosong! Gue gak mau pindah lagi, titik! " Laki-laki feminim itu pura-pura memejamkan mata, sehingga membuat Dimas semakin kesal.
"Gue tonjok juga lu! "Dimas mengepalkan tangannya dan seakan -akan menonjok laki-laki feminim yang duduk di sampingnya.
Ngapain sih Rafi deket-deket sama si cupu! Batin Dimas.
Dimas mengedarkan pandangannya ke bangku-bangku yang lain. Dimas ingin tukar tempat duduk. Dimas tersenyum samar saat melihat bangku yang menjadi incarannya.
♡´・ᴗ・`♡
Sedangkan Roky dan Sisil berbagi headset dan asik mendengarkan musik . Mereka juga menirukan lirik lagu itu bersama-sama.
"aku jatuh cinta kepada dirinya
Sunguh sungguh cinta oh apa adanya
__ADS_1
Tak pernah ku ragu namun tetap selalu menunggu
Sungguh aku jatuh cinta kepadanya" Penggalan lirik lagu yang di dengarkan oleh Roky dan Sisil.
"Honey! " Ucap Sisil yang berdasar manja di bahu Roky.
"Ada apa yang? " Sahut Roky sambil memainkan rambut Sisil.
"I love you" Ucap Sisil yang mendongak menatap Roky.
Roky terkekeh saat mendengar ungkapan hati Sisil, "love you more " Balas Roky. Dan, tanpa permisi Roky memberi kecupan sekilas di bibir Sisil.
"Honey! " Sisil langsung menegakkan duduknya, kedua tangannya menutup wajahnya.
"Kok di tutup sih! " Roky berusaha menarik tangan Sisil.
"Malu! " Ucap Sisil.
"Kenapa malu?Lihat semua sedang tertidur ! " Ucap Roky.
Sisil pun perlahan membuka tangannya. Masih terlihat jelas rona malu di pipinya.
"Manis" Bisik Roky yang membuat rona merah di pipi Sisil bertambah merona.
"Honey! " Ucap Sisil dengan manja di iringi cubitan di perut Roky.
"Wau.. Sakit yang! "
"Biarin! " Sisil membuang muka ke jendela, tangannya menyentuh bibir yang telah di kecup oleh Roky. Sebuah senyum tipis terukir di bibirnya, ini pengalaman pertama bagi dirinya.
♡´・ᴗ・`♡
Sedangkan di bangku belakang sedang terjadi keributan.
"Ngapain lu di sini? " Niar kaget saat terbangun dari tidurnya Dimas sudah ada di sampingnya.
"Berisik banget sih itu mulut! " Ucap Dimas yang enggan membuka mata.
"Lu pindah gak dari sini! " Ucap Niar.
Karena tak ada jawaban dari Dimas, akhirnya Niar menarik tangan Dimas sehingga tubuh Dimas terhayun dan menubruk Niar.
"Aaaa! " Pekik Niar yang hampir jatuh dari tempat duduk.
Dengan cepat Dimas menegakkan duduknya kembali.
Dan, di saat itu juga bis yang mereka tumpangi berhenti karena sudah sampai di tempat persami.
"Minggir! " Ucap Dimas yang sudah bangkit dari duduknya.
Niar hanya memandang Dimas dengan kesal.
Bersambung.....
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan memberi like dan komen.
__ADS_1
Favorit kan juga novel ini agar kamu tidak tertinggal bab berikutnya dari 2R .