2R Rafi & Reva

2R Rafi & Reva
2R_eps71


__ADS_3

Rafi pun tersenyum samar. Ia bersyukur karena kehadirannya tidak di tolak oleh Reva. Perlahan Rafi mengelus dan merapikan rambut Reva, tak lupa Rafi juga menghapus jejak air mata Reva.


"Makan ya? Sedikit saja!" Reva menggeleng pelan dengan posisi yang masih bersandar di bahu Rafi.


"Kamu boleh bersedih tapi jangan sakiti diri kamu sendiri. Dari tadi kamu belum makan apa pun. Makan ya sedikit aja!"


Reva mendongak menatap manik mata Rafi. Sedetik kemudian Reva menggeleng, "aku enggak lapar! Kamu sendri aja yang makan!" Ucap Reva yang dari tadi hanya diam, bahkan dengan kedua sahabatnya Reva tak mau bicara . Namun, kini ia mau membuka suaranya untuk Rafi.


Rafi menghela nafas, "oke aku akan makan sendri!" Rafi pun melahap isi piring itu. Kebetulan ia juga lapar. Saat menikmati makanan dirinya tercetus ide yang sedikit horor. Rafi tersenyum samar dengan mata yang melirik Reva.


Rafi menyuapkan satu sendok penuh nasi dan lauk ke dalam mulutnya. Hanya dengan hitungan detik, nasi yang ada di mulut Rafi itu sudah berpindah ke mulut Reva. Reva membelalakkan matanya, ia tak menyangka jika Rafi akan melakukan hal yang horor itu.


"Kamu apa-apaan sih Fi?" Reva memukul lengan Rafi.


"Salah sendiri enggak mau makan!" Sahut Rafi dengan santai. Dia enggak ambil pusing jika Reva akan marah.


"Tapi enggak gitu juga dong!" Protes Reva. Namun mulutnya sambil mengunyah nasi yang Rafi suapkan.


"Tapi enak kan? Mau lagi?" Rafi mencondongkan tubuh nya ke depan.


"RAFI... " Reva menatap Rafi dengan kesal. Bisa-bisanya dia menggoda.


"Makanya makan! Mau makan sendiri atau aku suapin? Kalau di suapain, mau pakai sendok atau ini?" Rafi menunjuk bibirnya sendri. Dan, itu sukses membuat Reva mau makan.


Reva merebut piring dari tangan Rafi dengan kasar. Reva menyuapkan nasi dengan kasar ke mulutnya.


"Gitu dong! Yang penting perutnya enggak kosong!" Ucap Rafi sambil merapikan rambut Reva.

__ADS_1


"Aku sudah kenyang!" Reva meletakan piring itu ke pangkuan Rafi.


"Baru juga dua suap! Satu suap lagi ya?" Bujuk Rafi.


"Kok kamu jadi suka maksa sih?!"


"Oke...oke, aku enggak akan maksa kamu untuk makan lagi. Kalau kamu tetap seperti ini, aku juga akan ikutan."


"Terserah!" Reva memalingkan wajahnya.


Hening. Tak ada lagi obrolan di anta mereka. Lama membisu, Reva menoleh ke Rafi. "Kamu lapar Fi?" Tanya Reva saat mendengar suara dari perut Rafi.


"Enggak!" Jawab Rafi .


Reva hanya memperhatikan Rafi. Ada rasa bersalah di dalam dirinya. "Makan yuk?" Ajak Reva.


"Kita makan berdua!" Reva menarik tangan Rafi supaya Rafi kembali duduk.


"Serius?" Tanya Rafi.


Reva mengangguk sebagai jawaban, "tapi aku mau kamu suapin!"


"Siap!" Rafi memberi tanda hormat dan segera duduk. Dengan telaten Rafi menyuapi Reva. Mereka makan satu piring berdua, dan satu sendok untuk berdua.


"Jangan sedih lagi ya!" Ucap Rafi di sela sela makan. Reva hanya mengangguk pelan.


Acara tahlilan pun selesai. Para tamu juga sudah pulang . Hanya tersisa keluarga Rafi dan kedua sahabat Reva.

__ADS_1


"Kak, Nia ijin nginap di rumah Reva ya? Boleh kan Tan?" Niar minta persetujuan ke mamanya Rafi.


"Bukanya tante melarang kalian untuk menginap di sini! Besok kan kalian juga harus sekolah, jadi lebih baik kalian pulang saja. Tante sama om akan jagain Reva . Kalian besok ke sini lagi saja, pasti Reva senang jika kalian datang." Ucap Maya.


"Baiklah Tan, kalau begitu kami pamit!" Ucap Niar.


Niar dan sisil pulang terpisah, Sisil pulang dengan Roky dan Niar sama kakaknya.


Saat di tengah perjalanan Niar melihat ada orang yang di hajar.


"Kak, lihat ada yang berantem!" Niar menunjuk ke sisi kiri jalan.


"Biarin saja jangan ikut campur! Kamu telfon polisi biar polisi yang mengatasinya!" Sahut Nanta.


Saat mobil Nanta melewati segerombolan orang yang berantem itu, Niar memperhatikan mobil yang terparkir di sisi kanan jalan.


"Kak stop kak!" Ucap Niar yang merasa kenal dengan mobil itu.


"Ada apa lagi sih dek?" Nanta menghentikan mobil nya.


"Niar kenal sama pemilik mobil itu!" Ucap niar yang sudah keluar dari mobil.


"Niar tunggu!" Nanta pun ikut keluar.


**Nah loh... siapa ya kira-kira orang pemilik mobil itu?....


Yuk beri like dan vote yang banyak² 🤭**

__ADS_1


__ADS_2