2R Rafi & Reva

2R Rafi & Reva
2R_eps.32


__ADS_3

Dimas berkacak pinggang saat mobil kesayangan nya itu di gosok dengan kasar oleh Niar.


"Hey! Kau apakan mobil ku? " Seru Dimas.


Niar menoleh Dimas , " apa kau tidak bisa melihat? aku sedang mencuci mobil lu! Tadi kan lu yang nyuruh nyuci " Ucap Niar dengan santai.


"Gue gak nyuruh lu! Minggir dari mobil gue gak! " Sentak Dimas saat melihat spons yang di gunakan Niar itu ada pasirnya.


Sebelum nya Niar sengaja menjatuhkan spons itu ke pasir. Niar ingin membuat mobil Dimas itu benar-benar baret.


"Gue belum selesai nyuci " Kata Niar yang masih asik menggosok body mobil Dimas.


"Lihat spons yang lu pegang! Banyak pasir nya! Lu sengaja ya bikin mobil gue baret? " Dimas merebut paksa spons itu dan membuangnya asal.


"Upst... Sorry! " Niar menutup mulutnya dengan satu tangannya, "gue gak tau kalau spons nya kotor " Ucap Niar tanpa rasa berdosa.


"Lu benar-benar ya! " Dimas menunjuk Niar dengan mata yang melotot, emosinya bergejolak.


"Apa? " Tanya Niar yang melangkah maju. Namun saat baru satu langkah kakinya terpeleset , untung saja Niar dengan cepat bisa meraih apa saja yang bisa ia raih untuk di jadikan pegangan.


Badan Dimas ikut terayun saat Niar menarik bajunya. Secara reflek Dimas menahan tubuh Niar dengan kedua tangannya yang memegang pinggul Niar.


Dimas menatap mata Niar tanpa berkedip, begitu pula dengan Niar.


Niar mengedipkan matanya saat dirinya merasa terkena cipratan air. Niar dan juga Dimas langsung menegakkan badannya. Mereka mengangkat ke dua tangannya untuk menutupi wajahnya agar tidak terkena siraman air.


(❁´◡`❁)


"Honey bajuku jadi basah semua! " Rengek Sisil yang berusaha merebut slang air yang di pegang Roky.


"Janji jangan marah dulu" Ucap Roky sambil menyodorkan jari kelingkingnya ke Sisil.


"Tidak! Aku tetap marah sama kamu " Ucap Sisil yang mengerucutkan bibirnya.


"Ya sudah kalau masih mau marah! Kamu harus terima resikonya " Roky menyemprot Sisil dengan air.


"Honey! " Seru Sisil yang berusaha meraih slang itu dari tangan Roky. Sehingga air itu juga mengenai Dimas dan Niar.


(❁´◡`❁)


"Wah gak bisa di biarin ini! " Gunam Dimas.


"Hey! Apa yang kalian lakukan? Lihat akibat ulah kalian baju ku jadi basah " Seru Dimas.


"Sorry bro" Sahut Roky sambil terkekeh.


"Kita balas saja mereka! " Ucap Niar dan langsung mengambil slang. Sejurus kemudian Niar langsung membalas mereka.

__ADS_1


"Gue bantu" Dimas meraih slang itu, namun bukan slang air yang Dimas pegang melainkan tangan Niar, "sorry! Gue cuma mau bantu balas mereka" Ucap Dimas yang langsung menyemprot Roky dan Sisil tanpa melepaskan tangannya yang menempel di tangan Niar dan terjadilah perang penyemprotan air dengan mobil Dimas sebagai penghalang.


(❁´◡`❁)


"Ya ampun! Apa yang mereka lakukan? Seperti anak kecil saja " Gunam Reva sambil menggelengkan kepalanya.


Karena sudah selesai mencuci mobil Rafi, Reva pun memilih duduk di pinggir lapangan basket untuk beristirahat sambil menunggu body mobil itu kering.


"Enak banget lu duduk di sini! " Ucap Rafi yang baru datang. Rafi menyandarkan badannya ke tembok dengan posisi berdiri.


"Gue udah beres! Tinggal nunggu kering aja " Sahut Reva tanpa menoleh.


"Lalu dua mobil itu apa sudah kamu cuci? " Tanya Rafi.


"Beri aku waktu untuk istirahat sebentar saja" Jawab Reva.


"Lima menit" Sahut Rafi.


"Astaga! Aku ini bukan robot " Kata Reva dengan nada yang kesal.


Bisa-bisanya cuma ngasih waktu lima menit untuk istirahat! Emangnya aku ini robot! Dasar cowok gak punya hati!


Tak ingin menambah panjang urusannya dengan Rafi, Reva pun hanya mampu mengumpat dalam hati


"Lihat teman mu yang katanya mau membantu mu! Mana? Mereka malah asik bermain air, Persis seperti anak kecil" Ucap Rafi.


"Memangnya kamu pernah? " Tanya Rafi.


Reva menganggukkan kepala sebagi jawaban.


(❁´◡`❁)


"Stop! " Seru Sisil.


"Lu yang mulai duluan! " Kata Niar.


"Stop! Gue bilang stop ya stop! Noh lihat! " Sisil menunjuk ke arah Reva dan juga Rafi.


Untung saja posisi Rafi saat itu berdiri di samping Reva, sehingga teman-temannya tak menaruh curiga.


"Enak banget baju mereka kering " Suru Dimas dan memberi isyarat kepada Roky.


"Hajar! " Ucap Roky yang paham akan isyarat dari Dimas.


"Enaknya di sini adem! " Ucap Dimas yang mendekat ke Rafi dengan ke dua tangan di sembunyikan di balik badan.


"Mau apa kalian? " Rafi bersiap untuk mundur karena mencium gelagat aneh dari kedua temannya itu.

__ADS_1


Reva pun berdiri dari duduknya saat mereka datang.


"Mau apa ya? " Ucap Roky yang melihat Dimas.


"Mau... " Ucapan Dimas menggantung Karena mereka telah menyemprot kan air ke Rafi dan juga Reva.


"Woy! Berhenti! " Ucap Rafi berusaha menghindar.


Sayang sekali ucapan Rafi tak di gubris oleh temanya. Roky dan Dimas terus menyemprot kan air ke mereka. Niar dan Sisil pun ikut bergabung sehingga mereka bermain air bersama . Saling semprot, tertawa setra kejar-kejaran. Hingga mereka merasakan capek.


"Stop! Gue capek " Ucap Niar yang duduk selonjoran di lapangan basket dengan baju yang basah kuyup.


"Gue juga capek! " Ucap Sisil yang menyusul Niar. Sisil mengusap wajahnya yang basah.


"Yes! Kita menang " Seru Rafi saat lawan mereka sudah menyerah terlebih dulu, Rafi dan Reva pun ber tos ria.


"Niar, jam berapa sekarang? " Tanya Reva yang mendekati ke dua temannya.


"Setengah enam " Jawab Niar setelah melihat jam yang melingkar di tangannya.


" Gue sudah terlambat " Ucap Reva.


"Lu mau ke mana Va? " Tanya Sisil saat melihat Reva akan melangkahkan kakinya.


"Aku mau ke restoran" Jawab Reva. Karena dirinya sudah sangat terlambat


"Lu gak mungkin kan ke restoran dengan baju yang basah kuyup kaya itu! " Ucap Niar, "udah lu tenang aja biar gue yang ngomong sama kak Nanta jika hari ini lu libur " Lanjut Niar.


"Tapi... "


"Kak Nanta gak akan marah kok! Lu santai aja" Potong Niar, ia pun langsung menghubungi kakak tercintanya. Memberi tahu jika Reva izin hari ini dengan alasan ada tugas kelompok.


"Makasih ya kak! " Ucap Niar yang langsung menutup sambungan telepon itu. "Beres! " Ucap Niar sambil tersenyum.


"Gara-gara lu nih kita jadi basah kuyup! " Ucap Dimas ke pada Roky.


"Cuma basah doang " Sahut Roky.


"Honey, kita pulang yuk! " Ucap Sisil yang manja pada Roky.


"Honey? " Ucap Niar dan Reva yang kompak.


Bersambung......


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya! Dengan cara beri like dan komen😉


Berikan sedikit hadiah 🌹serta vote buat mendukung karya receh ini yang ikut lomba 🤭

__ADS_1


Tombol juga tanda love💙agar kamu tidak ketinggalan bab terbaru dari 2R . Terimakasih 🙏


__ADS_2