2R Rafi & Reva

2R Rafi & Reva
2R_eps.39


__ADS_3

"Akhirnya beres juga! " Ucap Niar.


"Kalian berdua pada laper gak? " Tanya Sisil.


"Laper lah! " Sahut Reva dan Niar.


"Kalau gitu kita masak! " Ucap Sisil yang langsung mengeluarkan kompor kecil dari dalam ransel nya.


"Tapi ini di beresin dulu dong! " Ucap Reva yang mengemasi sisa alat yang mereka gunakan untuk memasang tenda.


"Kalian saja yang beresin! Aku yang akan masak untuk kalian " Seru Sisil.


Niar menyebikkan bibirnya, "emang bisa masak? " Sindir Niar.


"Bisalah kalau hanya mie instan saja " Jawab Sisil yang di ikuti tawa.


Reva dan Niar pun ikut tertawa.


"Sayang! Kamu lagi ngapain? " Tanya Roky yang menghampiri Sisil.


"Hay honey! Ini aku lagi masak mie instan kamu mau? " Ucap Sisil yang fokus membuka bungkus mi.


"Boleh! " Sahut Roky, "heem... Boleh minta tiga gak? Buat mereka juga! " Lanjut Roky.


Sisil mengikuti arah telunjuk Roky, "aku sih gak masalah han! Tapi, kamu kan tau sendri kalau Niar sampai tau! " Ucap Sisil.


"Jangan khawatir! Mie nya pakai punya sendri, sebentar aku ambil dulu! " Roky langsung pergi ke tendanya untuk mengambil mie cup.


"Ini sayang! " Roky memberikan tiga cup mie instan, "aku minta air panasnya saja, soalnya kami lupa gak bawa kompor! " Ucap Roky sambil meringis.


"Iya honey! Tunggu sebentar ya! " Ucap Sisil.


"Perhatikan semua! " Suara nyaring itu milik pak Agung yang memberi pengumuman.


"Setelah selesai makan nanti! Harus ada perwakilan dari kelompok untuk mencari kayu bakar! Karena nanti malam akan di adakan acara api unggun! Paham semua! " Ucap pak Agung yang mengunakan toa.


"Gini nih yang gue paling males kalau ikut persami! Harus cari kayu bakar lah, harus ini lah, itu lah! " Omel Niar.


"Iya sih! Paling gak suka kalau di suruh cari kayu atau gak nyebrang sungai gitu! Iihh... " Timpal Sisil.


"Lu juga kan yang kemarin ngotot untuk ikut? Sekarang lu rasain! Lu yang harus cari kayu nya, gue jaga tenda saja! " Ucap Niar.


"Ogah ah! Gue takut kalau ketemu ular atau hewan buas atau apalah itu " Ucap Sisil.


"Biar aku saja yang pergi cari kayu nya! Kalian jaga di tenda saja " Ucap Reva.


"Lu yakin Va? " Tanya Niar.


"Kenapa enggak? Toh carinya juga gak jauh - jauh dari sekitaran sini " Jawab Reva.

__ADS_1


"Tapi lu harus janji cepat balik ke tenda ya! " Ucap Sisil.


"Siap! " Ucap Reva seraya memberi hormat.


"Ayo! Tunggu apa lagi? " Ucap Roky yang sudah berdiri.


" Buru-buru amat sih lu! "Ucap Dimas yang ikut berdiri.


" Lebih cepat lebih baik! Kalau kita sudah dapat kayu nya, kita akan bisa cepat istirahat juga! " Jelas Roky.


"Bener juga lu! Ya udah kita came on ! " Seru Dimas.


Disaat sedang asik mencari kayu, tiba-tiba Dimas terlintas mempunyai ide jahil . Tanpa sepengetahuan siapapun Dimas mengubah petunjuk arah.


"Hihihi, pasti seru kalau ada yang nyasar ke hutan itu! " Ucap Dimas lirih.


Setelah mengubah petunjuk arah, Dimas pun kembali bergabung dengan teman-temannya.


Sudah ada beberapa anak yang kembali ke tenda dan mengumpulkan kayu bakar. Rafi dan geng nya juga sudah kembali ke tenda.


"Honey! " Sisil menghampiri Roky yang baru datang itu, "kangen! " Ucap Sisil dengan manja.


"Baru juga di tinggal sebentar udah kangen aja! " Celetuk Dimas.


"Sirik aja lu! " Ucap Roky yang merangkul Sisil.


"Masih di belakang mungkin! Aku juga ketemu sekali setelah itu gak ketemu lagi! " Jawab Roky.


"Gitu ya? " Sahut Sisil.


♡´・ᴗ・`♡


"Reva gue duluan ya! " Ucap salah satu temanya.


"Oh.. Iya! " Sahut Reva yang masih mengikat kayu yang ia kumpulkan.


Reva menghembuskan nafas kasarnya, "huft.. Beres juga! " Guman Reva.


Reva langsung kembali ke tenda dengan mengikuti petunjuk arah itu ia melangkahkan kaki nya.


♡´・ᴗ・`♡


Sedangkan di rumah Reva sedang terjadi perdebatan antara Nenek Lastri dan mbak yang Sisil bawa untuk menjaga nenek Lastri.


"Nek! Tolong dong jangan pergi kerja! Nanti kalau terjadi apa-apa dengan nenek, saya yang di salahkan! " Mohon mbak Nur .


"Kamu jangan khawatir! Nenek hanya sebentar saja! Paling jam dua juga sudah pulang kok! " Ucap Lastri yang kekeh untuk berangkat kerja.


"Nanti saya bisa kena omel sama Non Sisil! " Ucap mbak Nur.

__ADS_1


"Kamu gak akan kena omel jika kamu tak memberitahu nya! Udah ah... Nenek sudah terlambat, kamu istirahat saja di sini! " Ucap Lastri.


Mbak Nur membuang nafas kasarnya, "ya udah nek! Kalau nenek tetep ngotot kerja, aku akan antar nenek dan nanti aku akan menjemput nenek kembali, gimana? " Tawar mbak Nur.


"Terserah kamu saja! " Jawab Lastri.


Krena gagal membujuk nenek Reva agar tidak pergi kerja, mbak Nur terpaksa mengiyakan keinginan nenek Lastri dengan syarat mbak Nur mengantar dan menjemput nya.


♡´・ᴗ・`♡


"Benarkan ini jalannya! " Gumam Reva yang menghentikan langkahnya.


"Tadi arah panahnya ke sini! Terus mana lagi petunjuk arahnya?" Reva mengedarkan pandangannya untuk mencari tanda panah.


"Ah... Itu bukan sih! " Reva mendekati pohon besar yang ada coretan putih bergambarkan panah.


"Benar gak ya? " Gumam Reva yang ragu, " Di coba dulu lah! Nanti kalau salah kembali ke sini lagi "


Dengan sedikit keraguan Reva melangkah mengikuti anak panah yang salah itu.


♡´・ᴗ・`♡


"Sisil! " Ucap Niar yang berdiri di hadapan Sisil dan Roky.


"Apa? " Sisil mendongak, karena posisinya yang duduk di tanah.


"Reva belum balik! Lu malah asik pacaran! " Ucap Niar.


"Bentar lagi juga balik! Tuh lihat mereka saja juga baru datang! " Sisil menunjuk murid lain yang baru datang dari mencari kayu.


Niar pun langsung menghampiri murid tersebut, "ehh... Lu lihat Reva gak? " Tanya Niar.


"Lihat! Tadi sih masih ngiket kayu gitu! " Jawabnya.


"Makasih ya! " Ucap Niar.


"Benar kan apa yang aku bilang! " Ucap Sisil yang Sudah berdiri di belakang Niar.


"Perasaan gue gak enak! Gue khawatir dengan Reva " Ucap Niar.


"Itu mah perasaan lu saja! Udah kita tunggu Reva di tenda aja! " Sisil menarik Niar dan kembali ke tenda.


bersambung......


**jangan lupa like komen dan favorit ya 👍


berikan dukungan kalian yang berupa vote juga ya 🤭✌


aku ucapan terimakasih untuk yang sudah membaca cerita 2R ini, terimakasih atas dukungan kalian semua😘**

__ADS_1


__ADS_2