AKU DAN PERI

AKU DAN PERI
"14. Makan Malam Bersama


__ADS_3

Bisma melihat jam tangannya lalu memerintahkan Helin untuk kembali bekerja.


"Sebentar lagi mereka datang"


Bisma keluar menuju meja yang telah di siapkannya.


Tak lama kemudian terlihat empat orang pria tampan menghampiri meja yang Bisma siapkan.


Mereka belum langsung duduk, ada yang melihat lihat sekeliling restoran, ada yang merapikan dasinya, ada yang mengibaskan jasnya dan yang satu lagi menampar bahu Bisma.


"Bagiamana kabarmu ?" Sapa Leo sambil menampar bahu Bisma.


Bisma hampir terjatuh karena tamparan itu.


"Lebih baik kalian duduk dari pada berpose tidak jelas" Perintah Bisma pada sahabat sahabatnya.


Mereka semua duduk di kursi masing masing. Seperti biasa mereka berbincang bersama karena sudah lama 5 sahabat ini tidak pernah berkumpul karena kesibukan masing masing.


Persahabatan mereka dimulai sejak awal kuliah hingga kini setelah mereka semua sukses meraih cita cita, mereka tetap saja masih bersahabat seperti dulu.


Mereka memulai makan malam yang di sediakan Bisma. Soni yang dari tadi celingak-celinguk juga ikut menikmati makan malamnya.


"Dari awal datang kemari sepertinya kau sangat gelisah, apa yang kau cari?" Tanya Leo kepada Soni yang dari tadi terlihat tidak tenang.

__ADS_1


"Ku rasa kau tidak akan tertarik jika aku menceritakan nya Leo" Jawab Soni kepada Leo.


"Tentu saja dia tidak akan tertarik, dia itu pangeran es, dia akan bersikap dingin jika berkaitan dengan wanita" Sambung Hadi mengejek.


Mereka semua tertawa. Sementara Leo hanya santuy sambil menyuap makanan kemulutnya ketika mendengar candaan sahabat sahabatnya.


"Ya baiklah, aku akan mendengarnya jika itu bisa membuat kalian bahagia" Jawab Leo santai.


Sementara Bisma fokus dengan piring di depannya. Hadi, Haris dan Soni bersamaan memandangi Bisma yang sedang asyik menyantap makanannya.


"Mana pelayan itu ?" Tanya mereka bertiga serempak.


Leo dan Bisma memandangi mereka bertiga.


"Iya benar " Sambung Soni.


Haris mengangguk kan kepalanya menandakan kan setuju dengan Hadi dan Soni.


"Gadis itu tidak masuk kerja hari ini" Jawab Bisma kepada sahabatnya.


Bisma sengaja membohongi sahabatnya. mungkin karena dia tidak ingin di saingi oleh sahabatnya sendiri. Padahal belum tentu juga sahabat sahabatnya suka kepada Helin.


"Wah sayang sekali ya.. padahal aku penasaran seperti apa pelayan yang membuat restoran mu menjadi ramai" Balas Soni.

__ADS_1


"Lebih baik kalian nikmati jamuanku dari pada mencari sesuatu yang tidak ada" Pinta Bisma kepada sahabatnya.


Merekapun melanjutkan makan malam bersama sambil sesekali bercanda satu sama lain.


Setelah selesai menyantap makan malamnya, Leo merasa dia harus ke toilet. Leo berpamitan kepada empat sahabatnya lalu pergi menuju kamar mandi.


Helin sudah mengganti seragamnya dengan pakaian biasa, karena jam kerjanya sudah hampir habis dia bersiap untuk pulang.


Setelah Helin selesai, dia langsung keluar dari toilet dengan terburu buru.


Tanpa sengaja Helin menabrak Leo yang sedang berjalan ke arah toilet juga.


"Bruukk"


Helin mundur dua langkah dan memegang kepalanya.


"Kau..." Leo menunjuk Helin


Helin melihat Leo dengan terkejut.


"Kamu lagi.." Helin mulai kesal melihat pria yang ditabraknya.


Tapi kali ini Helin tidak meladeni Leo untuk membuat keributan, dia memilih untuk keluar dengan menabrak lengan Leo dengan sengaja.

__ADS_1


Leo menangkap lengan Helin sehingga Helin berbalik menghadap Ke arah Leo yang menarik lengannya. Wajah keduanya berhadapan begitu deket seperti orang yang akan berciuman.


__ADS_2