
Keheningan terjeda cukup lama di dalam ruangan Apartemen milik Niko.
Leo memandangi Niko dan Bisma secara bergantian. Menunggu penjelasan dari mereka dengan keributan yang terjadi.
Bisma masih terdiam dalam salutan emosinya. Dia tidak menyangka bahwa sang aktor yang keviralannya berada di atas daun bersama kekasihnya itu ternyata adik dari sahabatnya, Leo.
Satu pukulan yang Bisma hantamkan tadi masih membuatnya merasa tidak cukup puas. Dia masih mengepalkan tangannya seraya menahan emosi. Apalagi di depan matanya sekarang, Niko tampak di temani seorang gadis cantik lainnya, selain Helin. Bisma merasa Niko mempermainkan Helin dengan memanfaatkan ketenarannya.
Selain itu, Niko tampak santai menghadapi kemarahan Bisma padanya. Dia memang tampak santai, tapi sebenarnya dia sangat tidak enak hati.
"Sampai kapan kalian berdiam seperti ini?"
Suara Leo memecahkan keheningan di dalam ruangan itu.
"Sebenarnya aku tidak ingin membuat masalah pada adikmu!, Tapi tolong katakan padanya, Kembalikan Helin padaku!" Jelas Bisma kepada Leo.
"Kembalikan?", Niko merasa tidak mengerti dengan kalimat Bisma barusan. "Apa maksudmu dengan kata kembalikan?".
Bisma beranjak dari tempat duduknya dan menyambar kerah baju yang Niko kenakan.
Melihat hal itu, Sekretaris Jimi Hendak melerai, tapi Leo menahannya.
Luna juga terkejut dengan aksi Bisma karena dia duduk tepat di samping Niko.
__ADS_1
"Jangan berpura pura. Selama 3 hari ini Helin menghilang!, itu pasti karena dirimu!"
Niko membulat kan matanya karena terkejut dengan pernyataan yang di ucapakan Bisma.
"He Helin menghilang?"
Bisma mendorong Niko dengan melepaskan pegangnya dari kerah baju Niko.
"Apa kau juga tidak tau tentang Hal ini, atau kau hanya pura pura tidak tau!". Ringkas Bisma dengan nada kesal.
"Nona Helin Hilang? Bagaimana mungkin?"
Luna menghampiri Bisma dan menarik narik baju yang Bisma kenakan seperti anak kecil agar mendapat penjelasan darinya.
"Katakan!, Bagaimana bisa menghilang. Apa dia baik baik saja sekarang?. Aku sangat khawatir padanya. Ku mohon katakan!, dia baik baik saja kan?. Tidak terjadi sesuatu padanya kan?" Luna masih menarik narik baju Bisma sama seperti tadi mengharap jawaban dari laki laki itu.
Aksi Luna barusan membuat Bisma merasa penasaran. Apa sebenarnya hubungan gadis yang tidak di kenal nya itu dengan Helin, Sehingga dia tampak sangat khawatir.
"Jika begitu, ayo cari Nona Helin!, Jika kita tetap di sini, kita tidak akan menemukannya." Ajak Luna. Tapi pria pria di ruangan itu masing masing tidak beranjak dari tempatnya, malah memperhatikan dirinya dengan tatapan aneh.
Luna memperhatikan mereka satu per satu, Luna merasa geram dengan para pria di sana. Tadi mereka ribut dengan hilangnya Helin, tapi sekarang mereka tidak bergerak sama sekali untuk mencarinya. "Dasar pria pria payah" Dengus Luna.
Luna berinisiatif mengajak salah seorang dari mereka untuk menemaninya mencari Helin. Tidak perduli saiapa orang itu. Dia tidak ingin menunggu lebih lama memulai pencarian.
__ADS_1
Luna menarik tangan Bisma yang berada di depannya dan mebawanya menuju pintu keluar.
"Luna, ini sudah sangat larut. Aku saja yang mencarinya. Kau tetaplah di sini." Niko dengan sigap menghentikan Luna dan Bisma yang hendak keluar dari pintu.
"tapi, Nona Helin?"
"Tenanglah, aku akan mencarinya. Percaya padaku."
Niko melepaskan pegangan tangan Luna yang menggandeng Bisma dan membawanya ke kamar yang biasa Luna tempati. Entah apa yang di katakannya pada Luna sehingga gadis itu menurut dan tidak ikut dalam pencarian.
Niko dan Bisma memulai pencarian bersama.
Bisma melupakan kecemburuan dan kemarahannya sementara waktu karena ada ikhtikat baik dari sang aktor untuk mencari Helin juga.
Sebenarnya tanpa di minta, Niko akan tetap mencari Helin di manapun. Helin adalah teman wanita yang sangat Niko sayangi, sudah seperti saudara nya juga, tapi Bisma tidak mengetahui hal itu karena Helin sama sekali tidak pernah bercerita tentang orang orang terdekatnya. Hanya Naura yang Bisma ketahui.
Niko mengetahui banyak tempat yang sering Helin kunjungi, sehingga dia memutuskan untuk mencarinya di sana satu persatu, barangkali bisa mendapatkan informasi di salah satu tempat itu.
Melihat kegigihan Niko yang banyak mengetahui tentang Helin di banding dirinya, bahkan semua tempat yang sering Helin kunjungi, Niko mengetahuinya.
Bisma memandang Niko dengan cara yang berbeda akan hal itu,
Jiwa penasarannya seakan menggebu. Ingin mengetahui hubungan apa yang sebenarnya mereka berdua miliki.
__ADS_1
Setelah mengunjungi banyak tempat, mereka sama sekali tidak mendapatkan informasi apapun tentang Helin, Kini hanya 2 tempat yang mereka belum kunjungi yaitu kampus dan rumahnya.
Malam semakin larut, membuat mereka menghentikan pencarian dan akan melanjutkan besok. Mereka berharap bisa mendapat bahkan menemukan Helin di dua tempat yang tersisa.