
"Bidadari ?" tanya Bisma polos.
"Ayolah.. jangan pura-pura seperti itu, apa kau hanya ingin menikmati pemandangan indah sendirian ?" tanya Hadi sambil memegang lengan Bisma.
"Iya, benar yang di katakan Dokter kita, Ayolah Bisma, Ceritakan pada kami secantik apa pelayan mu itu sehingga bisa membuat restoranmu dipenuhi para pria" Tambah Haris penasaran.
"Hei Tuan Haris, Kau itu Seorang pengacara ternama, Bagaimana bisa kau mempercayai berita hoax seperti ini" Timbal Bisma lgi.
Setelah Bisma berkata demikian, semua mata tertuju pada Soni sang sumber informasi.
epilog
Sebelum para sahabat ini berkumpul bersama, Soni sore tadi berada di restoran milik Bisma. Dia melihat begitu ramai pengunjung, Sebenarnya dia tidak merasa aneh dengan restoran itu tapi setelah dia memperhatikan meja pengunjung dengan seksama dia mendapat suatu keanehan.
pengunjung yang datang di dominasi oleh para pria, pengunjung wanita bisa di hitung dengan jari saja. Sebenarnya dia tidak menanggapi hal itu tapi pengunjung di sebelah meja kiri, kanan, depan dan belakang, semua nya membicarakan hal dengan tema yang sama yaitu Pelayan cantik di restoran tersebut.
__ADS_1
Soni jadi penasaran secantik apa pelayan yang di bicarakan para pelanggan itu. Soni memperhatikan pelayan wanita satu persatu tpi dia tidak menemukan satupun pelayan yang di lihat nya cantik, menurutnya semua pelayan wanita di restoran itu biasa saja.
Tak lama kemudian Soni melihat Bisma keluar dari restoran nya. Soni juga keluar dan berniat menghampiri Bisma tapi setelah dia keluar, dia melihat Bisma membukakan pintu mobil untuk seorang wanita lalu melaju ke jalan. Soni tersenyum lalu mengambil hpnya menelfon para sahabat untuk berkumpul bersama di rumah Bisma.
Semua sahabat berkumpul kecuali 2 orang yaitu Bisma yang sedang mereka datangi rumahnya dan Leo yang sedang mengurusi bisnis nya di luar negri.
5 sahabat ini sudah terjalin sejak mereka menduduki bangku SMA. Tapi setelah mereka sukses sekarang mereka masih tetap berkumpul bersama jika ada waktu luang.
lanjut cerita awal
Soni hanya tersenyum bangga di pandangi oleh sahabat nya secara bersamaan.
"Ya.. baiklah aku akui, itu semua memang benar." Bisma mulai membayangkan wajah Helin "Dia cantik, sederhana, ramah dan pekerja keras."
Sahabat Bisma mulai menertawakan nya dengan pelan.
__ADS_1
" Aku tidak merasa heran denganmu Bisma, kau memang pencinta wanita." Ejek Haris
"Brengsek kau Ris.. Tapi ini berbeda, Dia tidak seperti gadis gadis biasanya." Bela Bisma
"Ya tentu saja berbeda, jika gadis itu tidak memiliki kelebihan mana mungkin bisa membuat restoranmu di penuhi pengunjung pria" sambung Hadi.
"aku juga bertemu gadis cantik kemarin, Dia menabrak ku ketika aku sedang di Halte. Aku tidak sempat berkenalan untuk menanyakan nama nya karena aku terburu-buru untuk menyelesaikan kasus klien ku. Aku juga berharap lain waktu bisa bertemu dengannya lagi." Haris bercerita sambil tersenyum sendiri.
"Mahasiswi ku juga cantik-cantik" Timbal Soni tak mau kalah dari sahabat-sahabatnya.
"Jika iya, kenapa kau masih saja menjomblo hingga hari ini? apakah mahasiswi- mahasiswi cantikmu tidak menyukai mu?" Bisma mulai mengejek.
"Entah lah.. walaupun mereka cantik tpi tidak pernah ada kesan untuk ku." jawab Soni sombong dengan gaya sok kerennya.
Semua tertawa melihat gaya Soni.
__ADS_1
"Jika kau tidak menyukai wanita, kau harus berhati-hati Son.., Mungkin Penyakit Leo sedang menular padamu." Ejek Bisma lagi.
Di Antara 5 sahabat ini hanya Leo yang tak pernah tertarik jika membahas tentang wanita. Dia hanya menjadi pendengar setia jika membahas wanita. Entahlah seperti apa Leo. Yang jelas 5 sahabat ini semuanya tampan.