Aku Dia Bagimu

Aku Dia Bagimu
Bab 99


__ADS_3

Disebuah tikungan jalan Abraham yang tidak fokus masuk ke lajur pengendara lain dan sialnya sebuah truk container tepat berada dilajur tersebut sehingga tabrakan dahsyat tidak mampu dihindari lagi


Mobil Abraham menabrak bagian depan truk dengan sangat keras hingga menghancurkan bagian depan mobil Abraham lalu terseret beberapa meter dan ketika truk merem membuat mobil Abraham terpelanting sebanyak 2 kali


Hening sejenak.... hanya terlihat asap keluar dari mobil Abraham maupun mobil truk


Sementara Clara yang masih setia menunggu Abraham didalam rumah tiba-tiba merasakan sakit yang teramat dibagian jantungnya secara tiba-tiba


"Auukkkk" teriak Clara memegang dadanya


"Apa yang terjadi" gumam Clara meremat dadanya dan air matanya keluar begitu saja tanpa dia merasa sedih bahkan membayangkan sesuatu yang sedih pun dia tidak


"Apa yang terjadi Tuhan, semoga tidak terjadi sesuatu yang buruk pada Abraham" hanya nama itu yang dia ingat


Lamunannya buyar ketika mendengar suara sang anak menangis dengan sangat keras, saat itu Arsen memang sedang tidur sehabis pulang sekolah


"MAMI" Teriak Arsen berlari keluar dari kamarnya dan mencari keberadaan sang ibu


"Ada apa nak?" tanya Clara ketika Arsen sudah didepannya dan tiba-tiba memeluknya

__ADS_1


"mami Arsen tadi mimpi"


"Mimpi apa sayang? tidak apa-apa nak mimpi itu hanya bunga tidur"


"Arsen takut mami, Arsen takut huaaaa" teriak Arsen terisak dengan sangat pilu


Clara mengusapi punggung Arsen untuk mencoba menenangkan sang anak, tidak pernah sebelumnya Arsen bermimpi ketika tidur siang bahkan sampai histeris seperti ini. Sungguh Clara merasa sedikit takut bahwa telah terjadi hal buruk karena perasaannya pun sangat tidak enak saat ini


"Apa yang anak mami ini takutkan hmmm?" tanya Clara lembut


"Ta-tadi Arsen mimpi daddy berdarah darah mami" ucap Arsen menjelaskan isi mimpinya


"Itu hanya mimpi sayang, daddy baik baik saja kok sekarang masih bekerja mungkin sebentar lagi akan pulang"


"Benarkah daddy akan pulang? Arsen takut mami ta-tadi Arsen mimpi daddy berdarah-darah terus minta maaf karena harus pergi jauh, Arsen takut mami huaaaa" Arsen kembali menangis pilu


"Tenang ya sayang, daddy baik-baik saja oke tadi mami sudah bicara dengan daddy" Clara berbohong demi menenangkan sang anak


Sementara didalam sebuah mobil mewah yang bahkan sudah tidak berbentuk lagi yang tidak menunjukkan betapa mewahnya mobil ini beberapa menit yang lalu, terlihat Abraham terjepit didalam mobilnya air bag yang mengembang bahkan sudah hancur menandakan betapa dahsyatnya kecelakaan yang terjadi

__ADS_1


Abraham mengerjapkan matanya perlahan dengan darah yang mengalir deras dari kepalanya, tubuhnya tidak mampu dia gerakkan


Namun Abraham dapat melihat sekilas tangannya sudah tidak berbentuk lagi namun dia tidak merasakan sakit


Bahkan suara yang begitu heboh di areal sekitar tempat terjadinya kecelakaan maut ini tidak mampu dia dengar


"Tuhan apakah ini akhirnya?" Abraham berbicara dihatinya


Membayangkan inilah akhirnya air matanya jatuh dari kedua matanya yang bahkan sudah sangat layu ditambah mata itu sudah sangat merah dipenuhi darah yang mengalir dari kepalanya


"Araku, Arsenku inikah akhirnya Tuhan? aku mencintai mereka Tuhan, aku titipkan mereka Tuhan"


"Aleenaku... bayi malangku, maafkan daddy yang tidak mengakuimu, maafkan daddy"


Abraham hanya mampu bergumam dalam hati, air mata nya menetes tiada henti dari mata merahnya lalu perlahan matanya terasa sangat berat


Dengan mata yang perlahan menutup Abraham melihat Clara dan Arsen datang dengan berjalan bergandengan tangan menghampirinya dengan senyum merekah tiada tara


Senyum itupun menular kepada Abraham hingga bibirnyapun tertarik seiring dengan menutupnya mata itu

__ADS_1


__ADS_2