Aku Dia Bagimu

Aku Dia Bagimu
Bab 95


__ADS_3

"Sayang, jam berapa anak kita pulang?" tanya Abraham berusaha memecahkan kecanggungan dan rasa malu Clara


Clara mengangkat kepalanya dan memandang Abraham lalu melihat jam di ponselnya


"Sejam lagi" balas Clara


"Bagaimana kalau kita pergi menjemput Arsen, mungkin dengan kita pergi berdua Arsen akan cepat memaafkan aku" ucap Abraham sendu karena hubungannya dengan sang anak semata wayangnya yang tidak berjalan baik


"Baiklah, aku juga akan mencoba memberikan pengertian kepada Arsen" balas Clara lembut dan akhirnya mereka berdua pergi untuk menjemput Arsen menggunakan mobil Abraham


Sementara disebuah rumah ibadah seorang wanita berlutut didepan altar dengan isak tangisnya yang tak mampu dia bendung


"Maafkan aku, maafkan aku hiksss hiksss" hanya kata itu yang mampu dia ucapkan didepan Tuhannya


"Ampuni aku Tuhan, ampuni aku atas segala keegoisanku yang membuat sebuah keluarga hancur berantakan. Bisakah kau merubah hasil tes tersebut sesuai keinginannya? aku tidak sanggup melihatnya hancur untuk kesekian kalinya karena perbuatanku" Key meraung memukuli dadanya yang sangat terasa sesak


"Aku melepaskannya Tuhan, aku melepaskannya. Tolong berikan hasil sesuai keinginannya"


Tiba-tiba seorang pria menyodorkan sebuah sapu tangan kehadapan Key yang sedang berlutut, Key menoleh

__ADS_1


"Zack" ucapnya dengan suara bergetar bukan karena takut melainkan karena hatinya yang penuh penyesalan teramat dalam, dia tahu dia yang tidak ingin dan tidak mengizinkan Zack memasuki hatinya dahulu sehingga Zack berlaku kasar padanya dan perlakuan kasar yang diterimanya dari Zack tersebutlah yang membawanya kembali bertemu dengan Abraham dan membuat dirinya egois dan melupakan nuraninya sebagai seorang manusia dan wanita hingga dengan kejinya dia memanipulasi semua hingga menghancurkan kehidupan sebuah keluarga


"Zack, apa yang harus kulakukan? bisakah bisakah semua terulang lagi zack?" Key histeris dan memeluk kaki Zack yang berdiri tepat disampiingnya


Zack tidak menggubris, justru dia menolehkan kepalanya menghadap sebuah simbol keagamaan yang dirinya anut dengan pikiran melayang


"Seandainya caraku tidak salah dalam merebut cinta Key, apakah mungkin Tuhan semua ini tidak akan seperti ini?" gumam Zack didalam hatinya dengan pikiran menerawang


Dia juga merasa ikut andil dalam terjadinya masalah saat ini, setelah melihat pancaran kebahagian diwajah Clara dia meyakini bahwa dia tidak memiliki kesempatan untuk mengisi ruang hati Clara. Dia tahu kebahagian Clara hanya ada pada Abraham begitupun dengan Arsen walau bagaimana dia berusaha mendekatkan dirinya dan memang berhasil namun dia tahu Arsen tidak menganggapnya seperti papanya dan kerinduan akan Abraham nyata dapat Zack lihat dimata Arsen


Untuk itulah Zack berada dirumah ibadah ini, dia ingin menenangkaan hatinya dan mencoba ikhlas. Dia tidak mau berlaku kasar seperti pada Key dulu untuk mendapatkan cinta Clara dan Arsen untuk itulah dia lari kesini dan tak disangka tidak hanya dirinya ternyata yang sedang melakukan pengakuan dosa dan butuh ketenangan dan keikhlasan


"Zack tolong bantu aku mengubah hasil tes DNA" Key menoleh dan mengambil tanngan Zack dan menggenggamnya erat dengan mata penuh permohonan


"Jadi anak itu benar anak Abraham?" tanya Zack, dia tidak habis pikir. melihat betapa terpuruknya Abraham setelah bercerai dari Clara membuatnya yakin bahwa tidak mungkin memang Abraham berselingkuh hingga menghasilkan seorang anak, namun apa ini? apa semua hanya tipu muslihat Abraham


"Aku salah, aku salah. Aku yang mencurinya, aku yang mengambilnya dengan paksa dan tidak diketahui Abraham. Aku manusia hina, aku manusia terkutuk, tidak.. tidak aku bahkan bukan manusia" Keysha histeris sendiri mengingat segala kelakuannya yang melakukan perbuatan tercela tersebut


Tangan Zack mengepal erat, rasanya dia ingin memukul wanita yang histeris didepannya ini

__ADS_1


"Clara, Arsen" gumam Zack dalam hatinya, dia tidak mampu membayangkan apa yang akan terjadi setelah hasil tersebut keluar


Tanpa bicara apapun Zack meninggalkan Keysha yang masih histeris menangis, Zack melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh menuju rumah sakit tempat Abraham melakukan tes DNA


"Tuhan, maafkan aku. Aku tahu dosa ku ini tidak akan termaafkan tapi aku tidak akan mampu melihat Clara dan Arsen hancur kembali" gumam Zack


Ckittttt


Decitan ban mobil Zack nyaring terdengar ketika dia memarkirkan mobilnya di halaman rumah sakit, tangannya gemetar bahkan kakinya rasanya sangat lemas hanya untuk melangkah keluar dari dalam mobil


Dengan menarik nafasnya dalam akhirnya Zack keluar dari mobilnya dan berjalan memasuki rumah sakit dan ruang pertama yang dia caari adalah ruaangan bayi Keysha. Setelah bertanya pada perawat yang berjaga diresepsionis akhirnya Zack diantar menemui bayi tersebut, bayi yang masih sangat mungil dan rentan


"Maafkan aku, maafkan aku" Zack menyentuh dinding kaca seakan menyentuh tubuh bayi mungil tersebut


Tanpa dia duga air matanya jatuh melihat bayi yang tidak berdosa tersebut


"Maafkan aku, aku berjanji akan membesarkanmu seperti anakku sendiri. Kau tidak akan kekurangan kasih sayang seorang ayah, aku akan menjadi ayahmu didunia ini. Maafkan aku, maafkan papa bayi kecil" Zack telah mengambil keputusan


Dia akan mengoorbankan kehidupan satu mahkluk hidup kecil ini dengan kebahagian dua mahkluk hidup lainnya yang sudah lebih mengerti arti rasa sakit, sementara bayi ini tidak akan pernah tahu bahwa dia bukan ayah kandungnya

__ADS_1


"Maafkan aku" ucap Zack dan berlalu pergi untuk melakukan apa yang memang ingin dia lakukan


__ADS_2