Aku Dia Bagimu

Aku Dia Bagimu
Bab 27


__ADS_3

"Berhentilah menangis, seharusnya kamu muncul dihadapanku dengan kebahagiaan setelah meninggalkanku 7 tahun lalu" Kata Abraham sesungguhnya dia lemah jika menyangkut air mata wanita ini


"Maafkan aku Bi, sungguh bukan maksud hatiku untuk meninggalkanmu saat itu" Balas Key dengan tersedu, jika diberi pilihan dia juga tidak ingin berada diposisi ini, jika diberi pilihan dia juga tidak ingin meninggalkan pria dihadapannya ini. Tapi bagaimanapun keinginannya dia tidak punya hak untuk memilih pria mana yang ingin dinikahinya.


"Jangan banyak alasan, apa kamu tahu apa yang kuhadapi ketika kamu meniggalkanku? apa kamu tahu bagaimana terpuruknya aku saat itu? bahkan hingga sekarang aku belum bisa menghapus jejakmu" Jelas Abraham mengutarakan isi hatinya selama ini, apalagi sekarang dia sangat merasa down akibat perdebatannya dengan istrinya.


"Maafkan aku sungguh bukan maksud keinginanku melakukan semua itu Bi" Jelas Key dengan tersedu, semua ini karena takdir sialan yang harus membuat dia berada disituasi seperti ini


"Sekarang katakan kenapa kau meninggalkanku 7 tahun yang lalu?" Tanya Abraham kebetulan mereka bertemu jadi dia ingin menanyakan hal yang menjadi pertanyaan dia selama ini

__ADS_1


"A-aku aku Bi aku minta maaf untuk itu" Key belum siap untuk mengatakan alasan dia meninggalkan Abraham 7 tahun yang lalu karena dia merasa sangat malu untuk itu


"Berhentilah minta maaf aku bukan membutuhkan permintaan maafmu sekarang jelaskan kenapa  kau meninggalkanku 7 tahun yang lalu? padahal aku bekerja keras untuk membahagiakanmu saat itu Key" Jelas Abraham tersedu mengingat peristiwa yang lalu dimana dia mendengar kabar bahwa kekasihnya meninggalkannya untuk menikah dengan pria lain disaat dia bekerja keras untuk kehidupan mereka yang lebih baik lagi kedepannya.


Saat ini dia tidak berpikir lagi mengenai permasalahan rumah tangganya dengan Clara, dia ingin fokus untuk menyelesaikan permasalahan hati dan batinnya, sebagai seorang pria yang berprinsip sebagai pekerja keras untuk memberikan kebahagiaan kepada wanitanya sumpah demi apapun dia merasa terluka ketika Key memutuskan meninggalkannya ketika dia masih berjuang, apa memang wanita ini sematre itu? apa memang dia tidak mengenal betul sifat mantan kekasihnya itu? apa memang dia tidak semenarik itu untuk menjadi seorang suami, padahal dia adalah tipe yang  bekerja keras untuk kehidupan mereka kelak.


"Katakan apa kau sudah menduakanku ketika kita masih menjalin kasih?" Tanya Abraham menuntut, satu hal ini tiba-tiba muncul dibenaknya ketika sedang berpikir melanglang buana mengenai permasalahan mereka dahulu


"Jangan membohongiku" Seketika emosi Abraham tersulut ketika wanita ini berkata bahwa dia tidak menghianatinya, tidak menghianati kaatanya? jelas-jelas dia meninggalkan dirinya untuk menikah dengan pria lain saat itu

__ADS_1


Abraham bangkit berdiri dan mencengkram kuat kedua lengan Key dengan kuat beraninya wanita ini membohonginya


Key sangat takut melihat ekspresi Abraham yang sekarang, matanya memerah dan melotot dengan tajam memandang dirinya pandangan itu seakan-akan mampu menelannya hidup-hidup


Air mata Key tak mampu lagi dia tahan, dia menangis dengan tersedu, dia juga tidak pernah ingin meninggalkan Abraham dan dia memang tidak pernah berkhianat. semua terjaadi dengan sangat tiba-tiba dan dia tidak mempunyai pilihan


Key merasa tidak sanggup lagi menahan perasaannya, sungguh sejujurnya dia masih sangat lemah jika dihadapkan dengan pria ini tetapi ternyata takdir sialan masih harus mempertemukan mereka lagi padahal selama ini dia selalu berusaha menghindar.


Dengan tiba-tiba Key menabrakkan tubuhnya kedada bidang pria didepannya ini

__ADS_1


DEG


TBC


__ADS_2