Aku Dia Bagimu

Aku Dia Bagimu
Bab 19


__ADS_3

Dipagi hari Clara bangun dan melihat suaminya tidak ada disampingnya


“Apa Abraham tidak pulang?” Gumam Clara kepada dirinya sendiri


“Gk biasanya dia tidak pulang” lanjut Clara lagi, lalu dia bangkit menuju kamar mandi untuk menuntaskan suatu kewajiban dipagi hari.


Setelah selesai bebersih diri dia memutuskan untuk kekamar anaknya


“Selamat pagi sayang” sapa Clara sambil membuka pintu, dilihatnya anaknya sudah mulai siap-siap untuk kesekolah


“Pagi mama” balas Arsen tersenyum ceria seperti biasanya anak-anak yang tidak mempunyai beban pikiran seperti orang dewasa yang harus berpikir besok mau makan apa


“Anak mama sudah ganteng dan wangi ternyata” Clara memeluk anaknya dan menciumi wajah Arsen dengan gemas melihat wajah anaknya dipenuhi bedak bayi


“Mama Arsen geli hahaha udah mama”


“Cium mama dulu baru mama berhenti” Clara tetap menciumi Arsen dan menggelitikinya


“Mama bau Arsen gk mau cium” balas Arsen menggoda mamanya ini padahal sebenarnya Clara sudah wangi


“Mana ada mama bau, ngada-ngada kamu ya berani ngejaili mama hmm”


“Hahaha mama Arsen udah gk kuat, Arsen mau pipis hahahaha mama” Arsen semakin terbahak dengan wajah memerah


Suara keceriaan dikamar Arsen itu membangunkan seseorang yang ketiduran dikursi kerjanya


“Astaga” Abraham tersentak dilihatnya jam yang menempel didinding


“Ck bagaimana bisa aku ketiduran disini” gerutunya sambil bangkit,


Samar-samar didengarnya suara tawa dua orang penghuni rumah ini yang menjadi sumber kebahagiannya

__ADS_1


Dia berjalan menyusuri lorong menuju kekamar Arsen, pintu kamar yang terbuka memudahkan Abraham melihat aktifitas apa yang dilakukan istri dan anaknya sehingga bisa tertawa lepas


Ditatapnya kedua orang yang sedang bercanda itu


Ya inilah kebahagianku, inilah yang harus kupertahankan dan kuperjuangkan takkan kubiarkan diriku merusak semua tawa dibibir mereka batin Abraham sembari mengamati anak dan istrinya


Arsen tak sengaja melihat Abraham yang berdiri didepan pintu kamarnya lantas memanggilnya


“Papa tolongin Arsen papa, mama bau cium-cium Arsen papa hahahaha” Arsen berkata untuk meminta pertolongan pada Abraham


Clara yang mendengar Arsen memanggil Abraham lantas memutar badannya untuk melihat kearah pintu memastikan, ahhhh ternyata benar Abraham


Ternyata Abraham dirumah gumam Clara dalam hati dan melihat kenyataan bahwa Abraham dirumah mengembangkan senyumnya seketika, akhirnya pikiran negatif yang sempat bertengger dipikirannya menghilang


Abraham masuk menghampiri dua orang itu dengan tersenyum ceria


“Siapa yang bau, sini papa gelitiki haauuummmm” balas Abraham sambil memperagakan tangannya seperti ingin mencakar dan mengaum


Akhirnya Abraham mendekat dan mengendus leher Clara


“Ternyata benar mama bau boy kita serang dia boy” balas Abraham lalu menggelitiki Clara


Melihat hal itu Arsen pun tak tinggal diam dia juga menggelitiki sang mama, hingga keadaan berbalik Clara terpojok


“Hahahah kalian curang, kalian bersekongkol” Clara tertawa terbahak-bahak digelitiki kedua pria kesayangannya itu


Melihat sang majikan yang sedang bercanda ria sang nanny berinisiatif untuk meninggalkan kamar Arsen dengan tersenyum


Keluarga yang harmonis semoga selamanya seperti ini gumam sang nanny didalam hati sambil berjalan keluar


Adegan gelitik-menggelitiki terus terjadi, terkadang Clara, terkadang Arsen bahkan Abrahampun tak luput terkena gelitikan mereka

__ADS_1


“Sudah sudah sayang sudah kamu sudah keringatan ini ha” Clara menyudahi adegan bercanda pagi ini ketika dilihat Arsen yang sudah rapi malah balik kusut dan berkeringat


Disekanya keringat didahi sang anak


Mendengar titah sang ratu akhirnya mereka menghentikan aktifitas mereka


Abraham mencium Clara dan Arsen dengan sayang


“Hari ini acara disekolahkan?” Tanya Abraham mengingat ini adalah hari sabtu


“Ya papa, papa datangkan?” Tanya Arsen


“Pasti boy papa sama mama akan bersiap-siap untuk kesekolah kamu” balas Abraham


“Yeeeee i love you mama i love you papa” Arsen lompat kegirangan


“Baiklah mari kita bersiap mama akan panggil nanny kamu lagi” ucap Clara sambil bangkit berdiri dan mengecup kepala Arsen


“Ya mama” balas Arsen


Akhirnya Clara dan Abraham kembali kekamar mereka untuk bersiap-siap


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


Selamat membaca gaesss


Jangan lupa like komen dan berikan hadiah atau vote ke othor ya biar makin cemumut


Jaga kesehatan semuanya lopyu pulll😘😘


Wkwkwkkw

__ADS_1


__ADS_2