
Clara melepaskan secara perlahan pelukan dengan Abraham, lalu dia menangkup wajah Abraham dengan kedua tangannya dan menghapus bekas lelehan air mata Abraham dengan sangat lembut
"Berjanjilah bahwa memang anak itu bukan anakmu?" ucap Clara menatap lekat mata Abraham
Sejenak Abraham terpaku, dia dilema mengenai status anak Key. Ada sedikit keraguan dihatinya yang mengatakan bahwa anak itu memang anaknya namun dia berusaha menepis keraguan tersebut dan meyakini dirinya bahwa dia memang tidak pernah meniduri Keysha
Abraham akhirnya menganggukkan kepalanya dengan mantap
"Percayalah sayang, anak itu bukan anakku" balas Abraham namun hatinya sedikit bergetar setelah mengatakan hal itu
Clara yang melihat sedikit keraguan dimata Abraham berusaha menepiskan hal itu, dia akan egois untuk kali ini dengan pertimbangan kebahagian Arsen dan tentunya juga kebahagiannya sendiri karena jujur dia sendiri merasa tersiksa hidup jauh dari Abraham
"kuletakan seluruh kepercayaanku kali ini tolong jangan kecewakan aku" balas Clara, dia tidak tahu bagaimana hancurnya dirinya jika anak itu memang anak Abraham. Tidak! Clara mampu membayangkannya dan tidak ingin membayangkannya
"Percayalah sayang, aku tidak akan mengecewakan dirimu dan juga anak kita. Anakku hanya akan lahir dari rahimmu" Sangat meyakinkan memang ucapan Abraham hingga membuat Clara pun meletakkan kembali seluruh cintanya kepada mantan suaminya ini
Clara tersenyum lalu mengecup sekilas bibir Abraham
__ADS_1
Cup
Abraham terkejut mendapatkan serangan dadakan dari Clara, sungguh rasanya dia seakan tidak menginjak bumi lagi
"Lagi" ucap Abraham dengan nada manja
"Apanya lagi?" tanya Clara dengan wajah tersipu malu, dia memang tipe wanita yang sedikit agresif dulupun dialah yang memulai terlebih dahulu menggoda Abraham agar menidurinya hingga akhirnya menghasilkan Arsen
Dia meyakini tidak masalah bukan jika istri lebih agresif terhadap suaminya sendiri, tidak akan ada yang merendahkan dirinya tentunya
"Sayanggg" rengek Abraham lagi
Abraham terpaku melihat tawa diwajah istrinya yang dahulu telah kembali
"Tuhan, tolong aku. Jangan hilangkan tawa ini dari wajah istriku, Tolong kali ini berpihaklah padaku" gumam Abraham dalam hati berharap kali ini Tuhan berpihak kepadanya
Clara yang melihat wajah Abraham terlihat sendu berpikir bahwa Abraham memang merajuk karena dirinya tidak memberikan ciuman itu lagi
__ADS_1
Clara menghentikan tawanya dan memajukan tubuhnya lalu memberikan kecupan dibibir Abraham, namun kali ini Clara menahannya dan memejamkan matanya. Bibir mereka hanya menempel, Abraham juga menikmati ciuman yang hanya menempel ini dengan perasaan tak terlukiskan
Merasa sudah cukup hanya menempel akhirnya Abraham memberikan sedikit gerakan sehingga ciuman tersebut tidak hanya kecupan namun sebuah ciuman menuntut
Setelah merasa Clara hampir kehabisan nafas karena ciuman ganasnya akhirnya Abraham menghentikannya dan memandang wajah Clara dengan tersenyum
"Sangat manis" ucap Abraham dan mengusap liurnya yang menempel dibibir Clara
Clara hanya tersipu malu
Sementara Zack yang menyaksikan sepasang anak adam dan hawa tersebut dari dalam mobilnya merasa sangat panas hati, setelah mendengar Clara bersedia berbicara dengan Abraham maka Zack yang tahu diri memutuskan untuk pulang namun dia tidak benar-benar pulang melainkan hanya berdiam diri didalam mobilnya dan melihat semua apa yang dilakukan mantan suami istri tersebut dihalaman butik
"Ckk, tidak bisakah mereka melihat situasi, bermesraan didepan umum." gerutu Zack lalu dia melajukan mobilnya dan membunyikan klakson mobilnya dengan berulang kali sehingga mengejutkan Abraham dan Clara
"Astaga" Clara terkejut bukan karena suara klakson tersebut namun karena baru tersadar bahwa saat ini dia sedang berada didepan butik bahkan tanpa sengaja dia melihat kedalam butiknya dan beberapa karyawannya seketika langsung berbalik dan bubar berusaha terlihat sok sibuk
Sementara Abraham kesal karena dia tahu mobil siapa yang baru saja menganggu momen romantis dirinya dengan Clara
__ADS_1
"Lelaki sialan, mengganggu saja" gerutu Abraham dengan suara pelan