
Akhirnya malam ini dilewati Abraham dengan memeluk mantan kekasihnya awalnya dia hanya menunggu sampai Key tertidur lalu dia sendiri akan pindah tidur disofa ruang tengah karena sungguh dia merasa sangat tidak nyaman dengan apa yang dilakukannya ini. Dia merasa seakan menghianati istri dan anaknya namun niat tidak sesuai dengan kenyataan dia malah tertidur.
Sementara Clara didalam kamar yang sangat terasa menyiksa batinnya ini tidak dapat memejamkan matanya ketika mengetahui bahkan suaminya sampai tidak pulang kerumah suatu hal yang tidak pernah terjadi sebelumnya kecuali Abraham ada urusan keluar kota barulah dia tidak akan tidur dirumah karena biasanya apapun yang terjadi Abraham tidak akan pernah menginap ditempat lain.
Namun sekarang pikiran Clara sudah tidak mampu untuk berpikir tetap positif apalagi ketika melihat wajah panik suaminya bahkan Abraham tidak menyelesaikan kegiatan bercinta mereka.
"Aku tidak akan pernah memaafkanmu jika kau menduakanku Abraham, tidak akan pernah!" kata Clara lirih sembari memandang kosong kearah sisi ranjang tempat biasa Abraham berbaring. Lama lama akhirnya matanya terasa memberat juga dan akhirnya Clara tidur.
Waktu berlalu....
Disinilah sekarang Abraham dan Key disebuah supermarket untuk membeli kebutuhan Key selama tinggal diapartemen Abraham
Sementara Clara sedang menunggu sang buah hati pulang sekolah hari ini dia memutuskan untuk menghabiskan waktu berdua dengan sang anak untuk menghilangkan segala pikiran buruk dari dalam pikirannya tentang suaminya yang bahkan hingga detik ini belum ada mengabari alasan kenapa tidak pulang kerumah
__ADS_1
Clara melihat sang anak berjalan menuju gerbang dengan teman-temannya, melihat raut ceria sang anak mampu menyembuhkan rasa gelisah dihatinya akan sang suami
"Arsen" panggil Clara dengan suara lumayan keras agar sang anak mendengar suaranya
Arsen yang merasa namanya dipanggil mengarahkan arah pandangannya keasal suara yang memanggil namanya
"Mamaaa" kata Arsen tidak kalah girang ketika melihat ternyata sang ibu tercintanya yang memanggil namanya, Arsen berlari untuk memeluk sang ibu , Clara yang melihat itu langsung menjongkokkan tubuhnya agar sang anak dapat memeluk dirinya
"Kenapa? apa kamu tidak suka mama yang jemput?" tanya Clara bercanda
"Tentu saja senang, Arsen sayang mama selamanya" kata Arsen sembari mengeratkan pelukannya
"Mama juga lebih sayang Arsen dan karena mama lebih sayang Arsen maka mama akan ajak Arsen bersenang-senang hari ini, tidak perlu les apa-apa hari ini" lanjut Clara ingin menyampaikan niat awalnya datang menjemput Arsen
__ADS_1
"Benarkah?" tanya Arsen dengan nada ceria sumpah dia sangat semangat ketika sang mama berkata mereka akan bersenang-senang
"tentu saja" jawab Clara dan berusaha menggendong sang anak sudah lama dia tidak menggendong sang anak dan ternyata memang sudah sangat berat tapi dia masih mampu
Arsen yang diperlakukan seperti itu sangat senang dan langsung memeluk leher sang mama agar tidak jatuh, akhirnya mereka masuk mobil dan menuju kemall terbesar dikota mereka untuk bersenang-senang
Setelah menempuh perjalanan sekitar 30 menit akhirnya Clara dan Arsen sampai dimall tempat tujuan mereka, setelah mendapat tempat parkir mereka turun dari mobil dan berjalan dengan bergandengan tangan dan bercengkrama dengan cerianya bahkan dari mulut Arsen tidak pernah lepas tawanya
"kita makan siang dulu ya sayang?" kata Clara ketika mereka sudah mulai berjalan diareal mall
"Oke mama" kata Arsen dengan riangnya
akhirnya mereka menuju sebuah restoran yang merupakan langganan mereka kalau menghabiskan family time untuk menyenangkan Arsen, hal yang bisa dibilang merupakan prioritas Abraham dan Clara
__ADS_1