
Saat ini Abraham dan Clara sudah berbaring diatas ranjang mereka yang setahun ini tidak pernah dipergunakan untuk merengkuh surga dunia seperti yang lalu mereka sering lakukan disaat rumah tangga mereka bisa dikatakan cukup harmonis.
Abraham menaikkan sedikit kepaalanya untuk melihat apakah istrinya itu sudah tidur atau belum dan ternyata Clara memang belum tidur, dengan sedikit keberanian Abraham menggeser tubuhnya untuk mendekati istri cantiknya itu ya ntah bagaimana caranya kecantikan istrinya itu bukannya berkurang justru semakin menjadi saja dimatanya
Abraham yang merasa jaraknya dengan istrinya sudah cukup dekat dengan perlahan menaikkan tangannya untuk memeluk istrinya, dengan takut-takut dia dia meletakkan tangannya diatas dada istrinya yang sedang terlentang itu
Huffftttt
Dia menghembuskan nafasnya setelah melihat tak ada penolakan istrinya dan semakin menekankan tangannya didada istrinya itu
Ntahlah selama setahun ini baru ini dia merasa hasratnya sebagi seorang pria sedikit diatas rata-rata perharinya (wkwkwkw)
Dia melirik istrinya yang tidak menolak dengan berani lagi Abraham merapatkan tubuhnya ketubuh Clara sehingga tidak ada jarak diantara mereka
Denga sengaja dia menggesekkan ketegangannya yang bertepatan menyentuh paha Clara
****
Maki Abraham dalam hati, dia merasa sudah seperti maniak saat ini
Tidak mendapat respon dari istrinya membuat Abraham bersorak dalam hati, apakah istrinya memberi lampu hijau saat ini sungguh dia sudah tidak tahan lagi, dia butuh pelepasan saat ini
Abraham semakin gencar menggesek ketegangannya dan sedikit memberanikan diri dia juga menggesek tangannya yang saat ini memeluk istrinya tepat didada
__ADS_1
Clara tidak juga merespon dan terlihat menggigit bibirnya akibat gesekan yang Abraham ciptakan, melihat respon istrinya akhirnya Abraham memberanikan bukan hanya menggesek namun dia juga meletakkan telapak tangannya didada itu dan merematnya
Ini sangat nikmat batin Abraham yang terus menggesek-gesek atas dan bawah
ketika sudah tidak tahan lagi dia ingin mencium istrinya namun dia butuh persetujuan itu dari istrinya akhirnnya Abraham menghentikan sejenak aktivitasnya dan menatap mata istrinya
Dia menaikkan kepalanya sedikit lebih tinggi untuk melihat wajah istrinya, Clara yang tidak merasakan lagi kegiatan suaminya ditubuhnya akhirnya membuka matanya dan tepat matanya bertatapan dengan mata suaminya yang sudah sangat berkabut gairah
"please" ucap Abraham sangat pelan karna hasratnya sudah diubun-ubun sehingga suaranya yang keluarpun tak bisa dia kontrol
Abaraham menjatuhkan keningnya dikening Clara
Clara terpaku apa yang harus diputuskannya, melihat wajah suaminya dia merasa sangat kasihan. Bukankah memang kewajibannya untuk melayani suaminya?
Mengenai hubungan badan Clara sudah diizinkan karna sudah setahun juga berlalu jadi tidak ada masalah ya asalkan tidak bisa seganas seperti saat sehat, Abraham pernah secara pribadi menanyakan ini kepada dokter Clara dan sang terapis dan jawaban mereka sama yaitu boleh dan Clara juga tidak mati rasa dia dapat merasakan hasraat itu juga namun Abraham harus melakukannya pelan-pelan
Serangkaian terapinya selama ini sebenarnya cukup membawa perubahan. Clara sudah dapat merasakan kakinya jika menyentuh sesuatu, begitupun punggungnya juga sudah sedikit bisa dia gerakkan, mungkin dengan sedikit tekat saja Clara akan sembuh
Namun entah kenapa Clara seperti patah semangat dan tidak ingin keluar dari kegelapan ini
Semangatnya untuk melanjutkan kehidupan ini seperti sudah tidak ada lagi
Dia tatap wajah suaminya itu dan sekelebat bayangan kejadian ditahun lalu yang menyebabkan dirinya seperti ini menggoyahkan pikirannya, dia bertanya-tanya apakah suaminya ini masih berhubungan dengan wanita itu?, apakah wanita itu masih tinggal diapartemen suaminya? tidak mungkinkan suaminya itu dalam setahun ini kuat tidak melakukan hubungan itu terlebih saat ini dia tidak bisa melakukan apa-apa jadi pasti suaminya merasa bebas dengan wanita itu
__ADS_1
Memikirkan itu semua membuat Clara akhirnya memutuskan
"Menyingkirlah bajingan! kau sangat menjijikkan" ucap Clara dengan menekankan setiap kalimatnya
Deg
TBC
Sekedar cerita ya gaes
kalo ada yang bertanya-tanya kok sifat Clara gitu amat?
jadi gaes aku ada kenal seseorang yang memang tipe pribadi yang kalau sekali aja disakiti itu gk bisa memaafkan dan benar-benar stuck didalam masalah itu.
Tetangga aku ini udah nikah punya anak 2 nah tiba-tiba ketahuan suaminya selingkuh sama tetangganya dan mereka mutusin buat kabur berdua dan sikakak yang ditinggalin sama anaknya 2 itu benar-benar kek jadi orang stress kek sampai tetangga udah nasehatin buat anakmulah lihat, besarkan tapi gk digubris juga
padahal kalau kita diposisi itu pasti ngerasa bodoh kali dia mau stress gara-gara lakik kekgitu, anaknyalah diurus maunya, dibesarkan, untuk cari makan berladang bisa kok (kebetulan aku tinggal dipedesaan yang memang masyarakatnya semua berladang jadi tidak ada ketakutan tidak bisa makan karna ada saja lahan untuk diolah dan sikakak memang hidup dengan berladang)
Kita yang gk berada diposisi itu kadang gampang banget menghakimi bodoh kali seharusnya gini seharusnya gitu padahal yah karna gk kita ngerasakan langsung, gatau sakitnya gimana jadi sok berkata seharusnya seharusnya
Dan ada juga pribadi yang berkali-kali disakiti tetap memaafkan jadi ya memang kita gk bisa mendikte sifat seseorang untuk sama seperti yang kita inginkan
jadi aku bukan buat cerita ini kek cerita indosaur, tapi memang ada orang yang memang gk mudah memaafkan kalau udah disakiti gaess bahkan kek dia seperti terperangkap dimasalah dia itu
__ADS_1
dan benar-benar lihat orang yang kekgitu itu sangat sedih so gaes please jangan bilang ceritaku kek cerita indosaur ya wkwkkkw