
Akhirnya untuk memastikan apa yang dipikiran Alex dia membawa Clara untuk segera melakukan CT Scan secara keseluruhan
Abraham yang mendapat kabar dari rumah sakit kalau istrinya sudah bangun segera meninggalkan berkas yang harusnya dia tanda tangani
"Kau mau kemana?" tanya Gio yang melihat Abraham berlari keluar dari ruangannya
"istriku sudah sadar" jawab Abraham yang tetap berlari
Mendengar itu Gio juga segera meninggalkan meja sekretarisnya dan mengikuti Abraham berlari keluar
Sementara dirumah sakit Bram dan Anastasya sedang menemani Arsen menunggu Clara melakukan pemeriksaan lanjutan
Tidak lama akhirnya Abraham dan Gio juga bergabung menunggu
Setelah hampir 30 menit melakukan pemeriksaan akhirnya Clara kembali keruang perawatannya, Abraham yang ingin ikut mendorong ranjang Clara dicegah oleh Bram
Bram menggelengkan kepalanya agar sang anak jangan mendekati Clara dulu, akhirnya Abraham menghentikan langkahnya yang sangat ingin mendekati istrinya
Setelah sampai diruang perawatannya Clara membuka matanya dan sialnya langsung sosok yang saat ini dia benci langsung terlihatĀ dari segitu banyak orang diruangannya
Mata Clara membola dan air matanya jatuh, dadanya terlihat naik turun dia mengalami sesak nafas
__ADS_1
"To-tolong keluarkan pria itu" ucapnya lemah disela nafasnya yang tersengal-sengal
Abraham yang panik melihat istrinya sesak nafas malah dengan bodohnya menghampiri Clara
"Sayang apa yang terjadi?" tanya Abraham dengan panik dna tanpa sadar dia menggenggam tangan Clara
"AAAAAAA..." Clara berteriak histeris, rasanya dia akan mati
Gio langsung segera memencet tombol darurat diruangan tersebut
"KELUARKAN PRIA INI" Teriak Clara histeris
Gio langsung menyeret Abraham keluar
"To-tolong aku tidak bisa bernafas" ucap Clara yang semakin ngos-ngosan
Dengan cepat para suster memasangkan oksigen
"Mama kenapa oma?" tanya Arsen kepada Anastasya yang memang saat ini sudah memeluk Arsen, karena anak itu ikut histeris melihat mamanya histeris
"Tidak apa-apa sayang mama hanya sedikit kesulitan bernafas" jawab Anastasya yang tidak mungkin menutupi kondisi Clara
__ADS_1
Setelah Clara tenang Alex menyarankan untuk semuanya keluar dan membiarkan Clara beristirahat, namun Arsen bersikeras ingin tetap diruangan itu. Akhirnya Alex mengalah dan membiarkan Arsen tetap menemani Clara
Semua akhirnya keluar kecuali Arsen, Ketika sampai diluar Alex memandang mereka semua
"Hasil CT Scan Clara sudah keluar" ucap Alex memecah keheningan diantar mereka semua terlebih Abraham yang cukup syok melihat reaksi istrinya
"Bagaimana hasilnya? istriku baik-baik sajakan?" tanya Abraham bertubi
"Sebaiknya kita keruanganku" tanpa menunggu jawaban yang lainnya Alex berjalan menuju ruangannya, meninggalkan mereka semua dengan rasa penasaran. tanpa ada yang memerintah mereka serentak menuju ruangan Alex mengikuti pria itu
"Istriku baik-baik sajakan?" tanya Abraham begitu mereka semua sampai diruangan Alex
Alex terdiam sebentar lalu dia menunjukkan dilayar komputernya hasil pemeriksaan Clara
"Lihat tanda ini?" tunjuk Alex pada sebuah tanda dibagian tengkorak Clara
" Kepala bagian belakang Clara yang merupakan batang otaknya cidera cukup parah dan xidera ini berakibat kepada sumsum tulang belakangnya" Alex mecoba menjelaskan secara detail mengenai gambar dilayar komputernya
Mendengar penjelasan Alex membuat mereka terdiam membeku dengan berbagai pemikiran apa sekiranya yang terjadi
"Lalu? kenapa istriku tidak bisa menggerakkan kaki bahkan punggungnya?" tanya Abraham yang sangat penasaran dan sudah memiliki pemikiran yang buruk namun coba dia tepiskan
__ADS_1
Alex menghembuskan nafasnya dengan kasar
"Istrimu lumpuh"