Aku Dia Bagimu

Aku Dia Bagimu
Bab 40


__ADS_3

Clara bangkit dari ranjang dengan tubuh polosnya menuju kamar mandi, dia tidak peduli walau tubuhnya polos dia berjalan dengan santainya menuju kamar mandi. Sekarang didalam pikirannya dipenuhi dengan pertanyaan-pertanyaan kenapa suaminya begitu terburu-buru meninggalkannya hanya karena seseorang yang menelponnya yang bahkan nomornya saja tidak disave oleh sang suami


"tidak mungkin urusan kantor" gumam Clara pelan dengan terus berjalan, sesanpainya dikamar mandi dia mengisi bathtub dan menuangkan sedikit aroma terapi agar dia merasa lebih rilex.


sumpah demi apapun saat ini kepalaya sedang sakit, bukan hanya karena kegiatan mereka yang tanggung tetapi juga tentang Abraham yang meninggalkannya begitu saja tanpa penjelasan apa yang terjadi. Setelah menuangkan aroma terapi dia berjalan mengambil sebotol anggur yang kebetulan ada dikamar mandi itu karena dia memang suka melamun didalam bathtub sembari menyesap minuman penghangat yang mampu merilekskan pikirannya


"Jika kamu berselingkuh aku tidak akan pernah memaafkanmu, tidak akan!" gumam Clara pelan


Selama ini dia tidak pernah menaruh curiga jika Abraham mempunyai perempuan lain namun ntah mengapa saat ini pikiran itu muncul


Sementara Clara sedang bergalau ria sang suami malah masih betah diapartemen sang mantan


"foto istriku?" tanya Abraham ulang ketika mendengar pertanyaan Key

__ADS_1


"iya, aku penasaran dengan perempuan yang berhasl meruntuhkan gunung es seperti dirimu Bi hahaha" kata Key sambil terkekeh saat mengingat betapa dinginnya pria ini


“Tidak ada yang spesial suatu saat aku akan mengenalkanmu dengannya” jawab Abraham, tidak mungkin bukan dia menunjukka foto istrinya yang jelas- jelas terlihat seperti mantan kekasihnya ini


“Baiklah” Jawab Key dengan tersenyum namun didalam hatinya bertanya-tanya kenapa Abraham tidak mau menunjukka foto istrinya, hanya foto apa susahnya pikir Key


“Apa mungkin istri Abraham jelek?” Batin Key namun dia segera menggelengkan kepalanya merasa itu tidak mungkin seorang Abraham mempunyi istri yang jelek


“Atau mungkin ternyata kamu masih mencintaiku juga Bi makanya kamu tidak mau menunjukkan wajah istrimu karena takut aku bakal sakit hati?” Batin Key menerka nerka segala kemungkinan yang mungkin akan menjadi kesempatan bagi dirinya untuk kembali kepelukan pria yang diusianya yang semakin matang ini justru semakin mempesona


“ Baiklah sepertinya semuanya aman tinggal mengisi bahan makanan saja, aku pulang dulu besok aku akan datang untuk menemanimu berbelanja” Lanjut Abraham memecahkan keheningan diantara mereka, dia merasa sudah sebaiknya dia pulang dan mencoba meminta maaf kepada istrinya atas kepergiannya yang tiba-tiba disaat mereka sedang memadu kasih diranjang mereka selama sekian tahun ini


Mendengar perkataan Abraham yang mengatakan akan pulang dan meninggalkannya seorang diri membuat Key dengan cepat memutar otaknya untuk mencegah Abraham agar tidak meninggalkannya

__ADS_1


Abraham berjalan menuju pintu keluar diikuti oleh Key dari belakang dia terus memilin jari-jarinya untuk mencari ide menahan Abraham


“Baiklah aku pulang dulu beristirahatlah besok aku akan datang lagi” kata Abraham sambil membalikkan badannya untuk menghadap Key


Ketika berbalik badan Abraham melihat Key yang seperti menahan sakit


“Ada apa?” Tanya Abraham khawatir dan dia memegang kedua bahu Key dengan raut wajah cemas melihat wajah wanita ini memerah


“Auuwwwww” Key pura-pura meringis kesakitan dengan memegang kepalanya dengan mata terpejam seolah sangat kesakitan


“Ada apa?” Tanya Abraham panik melihat Key yang kesakitan


“Tidak tahu, Tiba-tiba kepalaku pusing Bi auwwww sakit Biii” kata Key dengan meremas kepalanya dan menjatuhkan tubuhnya hingga terduduk dilantai dengan air mata yang mulai mengalir seolah menggambarkan rasa sakit yang dideritanya sangat menyakitkan

__ADS_1


__ADS_2