
Key yang saat itu sedang mengerjakan pekerjaan kantornya dibuat heran karena bel apartemennya berbunyi
Key melihat jam di laptopnya
“Astaga hampir tengah malam begini siapa yang bertamu” Key bangkit dan berjalan menuju pintu apartemen
Ting tong ting tong
“Siapa sih?” Gumam Key dia juga sedikit takut karna dia merasa tidak sedang menunggu seseorang
“Zack” Key bergumam dalam hati seketika Key panik karna hanya Zack sang mantan suaminya yang terlintas dibenaknya saat ini
Key mengambil tongkat baseball dan siap melayangkan tongkat tersebut jika memang Zack
Sejenak Key mematung dibalik pintu
“Apakah harus kubuka? Tidak, tidak. Bagaimana jika Zack menyiksaku lagi?”
Ting tong ting tong
Brak brak
Bel kembali berbunyi bahkan disertai dengan gedorankarna takut mengganggu tetangganya akhirnya Key memutuskan untuk membuka pintunya
Ceklek
Key sudah mengayunkan tongkatnya namun menggantung diudara ketika melihat sosok yang berdiri dihadapannya
“Bi” panggil Key dengan raut wajah terkejut namun sejurus kemudian senyumnya terbit
“Bi” panggil Key sekali lagi karna Abraham tidak merespon hanya memandangnya saja
__ADS_1
Key maju selangkah mendekati Abraham namun tiba tiba matanya membola
Deg
Tongkat baseball yang masih digenggaman Key jatuh
Abraham menciumnya
Matanya dan mata Abraham bertemu ketika bibir mereka sudah menempel,
Abraham menutup matanya dan menahan tengkuk leher Key, dia memperdalam ciumannya yang awalnya hanya menempel sekarang dia mencumbu bibir itu dengan ganas
Key yang menerima serangan tersebut yang awalnya terkejut namun akhirnya mampu menguasai dirinya
Key memejamkan matanya dan mengalungkan tangannya dileher Abraham
Abraham mencumbu Key sembari menggiring Key berjalan masuk kedalam
Sangking ganasnya ciuman tersebut Key merasakan kakinya melemah
Abraham menghentikan sejenak cumbuannya dan menatap mata Key lalu menjatuhkan pandangannya kebibir wanita tersebut yang nampak membengkak dan basah akibat liurnya
Abraham mengusap bibir Key yang basah dan menjatuhkan ciumannya dikening wanita tersebut
“Aku akan menceraikan Clara” ucapnya dan setelah itu Abraham kembali mencumbu Key
Abraham mendorong tubuh Key kedinding dan mencium Key dengan ganas
Key ingin sekali memastikan perkataan Abraham tersebut namun tidak jadi ketika dia sudah kembali diserang
“Ahhhh” suara indah Key keluar ketika Abraham meremat salah satu dada nya
__ADS_1
Mendengar suara itu Abraham menggila karena memang hasratnya sudah tidak dapat dia tahan lagi
Dengan gerakan impulsif Abraham melepaskan pakaian Key satu persatu
Abraham menggendong Key menuju ranjang sambil terus mencumbu
Key yang sudah tahu arah kegiatan mereka ini begitu bersorak didalam hatinya, penantiannya setahun tidak sia sia
Akhirnya Abraham akan kembali menjadi miliknya dan seutuhnya
Key juga membalas cumbuan tersebut tidak kalah ganas, dia juga melucuti pakaian Abraham dan dengan keberaniannya Key meremat ketegangan Abraham
“Arggggg” Abraham menggeram
Ya ini yang dia inginkan, ini sensasi ini sudah lama tidak dia rasakan dan sekarang dia kembali merasakan kenikmatan ini
Key turun dari gendongan Abraham, dia tahu bagaimana menyenangkan Abraham karna dahulu ini merupakan salah satu kegiatan mereka selama tinggal seatap walaupun mereka tahu batasannya
Key berjongkok dihadapan Abraham dan mendongakkan kepalanya untuk melihat wajah Abraham
Pandangan merek bertemu
“Lakukan” ucap Abraham dengan suara seraknya yang menandakan dia sudah diambang batas
Key tersenyum dan mengecup sejenak ketegangan tersebut yang masih diselimuti kain
Lalu terjadilah hal yang sangat membuat Abraham melayang kelangit langit
Merasa puas Abraham merebahkan Key keranjang dengan kasar
“Kau tidak pernah berubah” ucap Abraham dengan suara beratnya
__ADS_1
Dan mengoleskan liurnya ke senjatanya lalu bersiap untuk memasuki Key
“Auwww” Key terpekik karna tiba tiba saja Abraham menindih tubuhnya