Aku Dia Bagimu

Aku Dia Bagimu
Bab 82


__ADS_3

Seperti perkataan Abraham dia akan menjemput putranya dari sekolah, ketika jam 10 Abraham berjalan keluar dari ruangannya


Abraham memasuki ruangan wakilnya yaitu Gio, melihat pintu ruangannya dibuka Gio menolehkan kepalanya


"Ada apa?" tanya Gio


"Aku pergi dulu, aku akan menjemput putraku" balas Abraham


"Apa kau yakin? kuharap apapun yang akan dilakukan Arsen jangan pernah memaksanya" Gio memberi peringatan kepada atasannya ini takut takut Arsen akan memberi reaksi yang tidak sesuai ekspektasi Abraham dan membuat Abraham gelap mata


Dia tahu sebenarnya atasannya ini belum sepenuhnya sembuh


"Ckkk aku tahu, tidak mungkin aku semakin membuat anakku menjauh" balas Abraham


"Aku pergi" lanjut Abraham lagi


Sepanjang perjalanan menuju sekolah Arsen jantung Abraham bergemuruh membayangkan rindunya yang membuncah kepada sang anak akan segera terobati sebentar lagi


"Daddy merindukanmu" ucap Abraham lirih


Akhirnya Abraham sampai dipelantaran parkir sekolah sang anak dan bertepatan dengan jam keluar sang anak


Abraham melihat dari jauh sang anak bergandengan tangan dengan dua orang temannya dan tertawa dengan ceria, melihat itu membuat dada Abraham sesak dan matanya mengembun. Sudah sebulan dia tidak melihat sang anak


"Arsen" panggil Abraham


Arsen yang mendengar namanya dipanggil seketika terpaku mendengar suara yang tentu saja dia sangat hapal pemiliknya

__ADS_1


Arsen mengedarkan pandangannya kearah suara


"Daddy" ucapnya lirih dan seketika senyumnya mengembang dan secara spontan Arsen berlari kearah sang daddy yang memang sangat dia rindukan secara diam-diam


Melihat sang anak yang mengembangkan senyumnya dan berlari kearahnya Abraham merentangkan tangannya untuk menerima sang dengan tersenyum cerah


Namun senyum tersebut tidak bertahan lama, kening Abraham mengkerut ketika melihat Arsen menghentikan langkahnya


"Papa" panggil Arsen


"Papa" gumam Abraham lirih karena itu bukan panggilan untuknya


Abraham terpaku ketika melihat Arsen berjalan bukan kearahnya melainkan kearah seorang pria yang Abraham merasa tidak asing dengan wajahnya


"Arsen" ucap Abraham tertahan, dia merasa patah hati melihat sang anak  yang memluk pria lain dan apa itu "papa?" apa istrinya menikah lagi. Tentu saja tidak mungkin karena mereka belum bercerai


Deg


"Bajingan" ucap Abraham geram ketika ingat siapa pria tersebut


Dengan langkah cepat Abraham menghampiri pria tersebut yang masih memeluk sang anak tercintanya


Bug


Abraham membogem pipi pria tersebut tanpa melihat sang anak yang masih berada dipelukan pria tersebut, Abraham merasa gelap mata seketika


Brakkk

__ADS_1


Zack terjatuh karena tidak siap akan serangan tersebut, untungnya Arsen berada tepat diatas tubuhnya ketika terjatuh sehingga Arsen tidak terluka sedikitpun


"Anak papa tidak apa-apa?" tanya Zack panik


Abraham yang mendengar pria tersebut mengklaim anaknya seketika semakin naik pitam, ditariknya paksa Arsen dan diletakkan dibelakang tubuhnya


"Dia anakku" teriak Abraham


Bug... Bug...Bug


Abraham menghajar Zack secara membabi buta


"Abraham" ucap Zack disela-sela pukulan Abraham yang berhasil membuat wajahnya babak belur


"Bajingan, setelah istrimu sekarang kau juga muncul untuk menghancurkan kehidupanku" maki Abraham


"Hentikan, ada Arsen disini brengsekkk" balas Zack yang tersadar bahwa Arsen sedang menangis karena ketakutan dibelakang


Ucapan Zack menyadarkan Abraham dan dia menoleh kebelakang untuk melihat sang anak


"Sayang,d-daddy" ucap Abraham terbata dan mencoba mendekati Arsen ketika melihat sang anak tampak sangat ketakutan


Arsen mundur perlahan ketika melihat Abraham akan mendekatinya


Tbc


Maaf lama gk bisa update ya kesayangan othor semua dikarenakan kerjaan dunia nyata lagi banyak banyaknya

__ADS_1


 Terimakasih udah setia sama othor untuk ngikuti cerita ini, love you guys so much


__ADS_2