
Deg
Clara meneteskan air matanya mendengar tangisan pilu sang anak, dia memang tahu bagaimana kuatnya hubungan Arsen dan Abraham namun dia pikir selama setahun inipun dia melihat bahwa hubungan Arsen dan Abraham juga tidak sedekat dulu lagi. Namun dia tidak menyangka jika sang anak akan sangat merindukan Abraham padahal baru dua hari tidak berjumpa
"Ma-mama kira Arsen tidak akan merindukan daddy karena mama lihat Arsen seperti menjaga jarak dengan daddy" jawab Clara lembut
"Ya A-arsen memang sedikit membenci daddy ta-tapi tiap hari Arsen lihat daddy, tapi kali ini Arsen tidak lihat daddy. Ba-baru ini Arsen jauh dari daddy, ta-tapi Arsen janji tidak akan merindukan daddy lagi besok" jawab Arsen dia tidak ingin mamanya sedih
"Maafkan mama sayang" hanya itu yang mampu Clara ucapkan karena untuk melepas Arsen agar bersama Abraham juga Clara tidak rela
Hari-hari berlalu tidak terasa sudah sebulan berlalu sejak kejadian tersebut
Abraham didampingi Gio dan Alex rutin untuk mengembalikan kesehatan mentalnya, bukannya tidak ingin mencari Clara dan Arsen namun Gio menasehati Abraham agar mendatangi Clara dan Arsen dalam keadaan yang baik baik saja
Gio menjadi tinggal dirumah Abraham karena jika Gio lalai dikit saja Abraham akan minum minum lalu kembali histeris, orang tua Abraham juga sudah tahu kondisi sang anak dan hal ini sempat membuat sang mami drop karena melihat kondisi Abraham
Sebenarnya mereka sudah tahu dimana Clara dan Arsen bahkan Clara sebenarnya tidak memindahkan sekolah Arsen sehingga sangat mudah menemukan mereka dan memang Clara tidak ada niat untuk lari dan bersembunyi dari Abraham
Namun demi membantu agar Abraham pulih terlebih dahulu mereka merahasiakan ini semua dengan berdalih masih berusaha mencari dan memang mereka menutup akses Abraham untuk menemukan Clara dan Arsen
__ADS_1
Sementara disebuah butik Clara dengan kursi rodanya mendatangi seorang tamu yang menjadi pelanggan tetapnya sejak sebulan lalu
"Zack, bagaimana bisa kau membuat jas yang kujahit khusus untukmu ini robek" ucap Clara sedikit kesal
"Hehehe sorry ara aku tidak sengaja" ucap Zack dengan menyengir kuda
"Ck... lalu bagaimana makan malam pentingmu itu? jam berapa dimulai? apakah masih sempat aku memperbaikinya?" tanya Clara kepada Zack
"Jam tujuh malam masih ada waktu kok" balas Zack
"Ck menyusahkan saja" balas Clara cemberut
Zack sangat senang melihat Clara jika dalam mode kesal ini
Bukan Zack tidak tahu siapa wanita yang sedang memperbaiki jasnya ini, namun semua ini merupakan tidak disengaja
Sebualan lalu Zack sedang mencari sebuah butik yang mampu membuatkan setelan jas khusus hanya dalam waktu 3 hari karena dia memang ingin menghadiri acara pernikahan rekan bisnisnya dari Arab, namun karena begitu kepepet banyak butik yang menolak hingga sampailah dia dibutik Clara
Clara yang saat itu ingin menjemput Arsen sebenarnya menyanggupi karena memang saat itu butiknya sedang sepi pembeli dan melihat Zack datang dengan mobil mewahnya dan barang yang dipakai Zack juga branded membuat Clara merasa inilah saatnya butiknya untuk bangkit kembali sehingga dia menyanggupi
__ADS_1
Namun karena harus menjemput Arsen sehingga membuat Clara sedikit dilema dan akhirnya Zack tiba tiba menawarkan diri untuk menjemput Arsen karena dia juga sudah lelah mencari butik yang bisa menjahitkan setelannya
Akhirnya Zack menjemput Arsen dan selama tiga hari pengerjaan setelannya tersebut Zack selalu menjemput Arsen dan akan menemani Clara dibutik dan akhirnya mereka menjadi akrab
Sementara disebuah gedung pencakar langit
"Apakah kau yakin akan ikut perjamuan ini?" tanya Gio
"Ya sudah saatnya aku bangkit dan besok aku akan menjemput anakku disekolahnya" ucap Abraham dan memandang tajam Gio
"Ka-kau?" tanya Gio gugup
"Ya aku tahu dimana istri dan anakku" balas Abraham dan memeluk sang sahabat
"Terimakasih sudah membantuku sembuh Gio" lanjut Abraham
"Ck, lepaskan aku" dorong Gio tubuh Abraham karena dia merasa geli
Abraham dan Gio sama sama tergelak karena ternyata mereka berdua sama sama memasang wajah jijik
__ADS_1