
Saat ini Abraham dan Clara sudah didalam mobil untuk melakukan kencan mereka
Abraham mengambil tangan Clara yang kebetulan memang duduk disampingnya
Cup
Abraham tersenyum setelah mengecup tangan Clara dan memandang istrinya tersebut dengan tatapan penuh cinta
Clara membalas senyuman penuh cinta dari sang suami tidak kalah manisnya
"Aku mencintaimu istriku" ucap Abraham yang memang tidak dapat berhenti mengucapkan kalimat tersebut dari mulutnya sangking dia bahagianya atas situasi saat ini
"istrimu ini juga mencintaimu suamiku" balas Clara dan membalas mengecup tangan Abraham yang memang masih menggenggam tangannya
Senyum Abraham semakin merekah mendapat perlakuan yang begitu manis dari istrinya
"Lihat kedepan ihhh" Kata Clara yang merasa sedikit salah tingkah ditatap begitu intens oleh Abraham
"Hahaha" Abraham tergelak yang melihat istrinya salah tingkah dengan pipi yang memerah
Clara yang semula membuang muka kearah jendela karena salah tingkah kini menolehkan wajahnya kearah Abraham
"Kenapa kamu tertawa?" tanyanya dengan sedikit raut kesal
Abraham menoleh kembali kearah istrinya
"Kamu terlihat menggemaskan jika kesal begini sayang" balas Abraham dan dengan mengerlingkan sebelah matanya
__ADS_1
Pipi Clara semakin memerah saja dia memang tidak bisa jika digoda seperti itu oleh seseorang yang memang dia cinta
Melihat itu Abraham semakin tergelak
"HAHAHAHA sayang pipimu seperti kepiting rebus"
Clara yang malu bercampur kesal akhirnya memukul mukul lengan Abraham yang dapat dijangkau tangannya
"Kamu menyebalkan ihhh" ucapnya sembari terus memukul lengan sang suami
Abraham semakin tergelak saja dan karena menjadi tidak fokus mengemudi akhirnya Abraham memilih menepikan mobilnya agar dapat menerima serangan sang istri tanpa takut mati
Clara yang melihat Abraham menepi menjadi berhenti memukuli suaminya
"Kenapa berhenti?" tanyanya bingung
"Apaan sih, udah jalan cepet"
Abraham menggelengkan kepalanya sembari menatap lekat istrinya
"Udah ihhhh" ucap Clara dengan manja dan menutup mata Abraham dengan tangannya
Abraham menangkap tangan Clara yang menutup matanya dan mengecup satu persatu jari jari istrinya tersebut
Cup.. cup..cup..cup..cup
Lalu diakhiri dengan mengecup punggung tangan Clara
__ADS_1
Cup
Lalu Abraham menatap lekat istrinya yang hanya diam terpaku
"Can i?" ucap Abraham dengan lirih dan sedikit takut-takut
Clara yang tahu maksud pertanyaan suaminya tersebut terdiam sejenak
CUP
Clara menempelkan bibirnya kebibir suaminya
Abraham terpaku sejenak dia pikir dia akan mendapatkan penolakan dari istrinya, ditatapnya istrinya yang masih memejamkan matanya dengan bibir yang saling menempel
Tidak menyianyiakan kesempatan Abraham pun menutup matanya dan memulai membalas ciuman sang istri dengan intens
Suara decapan pertanda sangat intimnya ciuman tersebut terdengar menggema didalam mobil yang masih menyala dengan AC menyala namun suasana menjadi terasa panas
Setelah beberapa menit akhirnya ciuman itu berakhir, Abraham menyatukan keningnya dengan kening sang istri dan dengan nafas mereka yang masih saling menggebu
Abraham lalu menangkup wajah sang istri dengan kedua tangannya, dilihatnya bibir sang istri yang menjadi tambah seksih akibat ulahnya. Diusapnya bibir yang baru saja dinikmati itu dengan penuh kelembutan
"I Love You, i will die without you" (Aku mencintaimu dan aku akan mati tanpamu) ucap Abraham dan memberikan kecupan kecupan ringan dibibir sang istri
Clara terpaku dengan ucapan Abraham tersebut, dia hanya memejamkan mata menikmati kecupan kecupan yang diberikan oleh sang suami
Clara berusaha meneguhkan hatinya agar tidak goyah akan keputusan yang telah dibuatnya
__ADS_1