Aku Dia Bagimu

Aku Dia Bagimu
Bab 72


__ADS_3

Saat ini Abraham dan Clara sudah didalam mobil untuk melakukan kencan mereka


Abraham mengambil tangan Clara yang kebetulan memang duduk disampingnya


Cup


Abraham tersenyum setelah mengecup tangan Clara dan memandang istrinya tersebut dengan tatapan penuh cinta


Clara membalas senyuman penuh cinta dari sang suami tidak kalah manisnya


"Aku mencintaimu istriku" ucap Abraham yang memang tidak dapat berhenti mengucapkan kalimat tersebut dari mulutnya sangking dia bahagianya atas situasi saat ini


"istrimu ini juga mencintaimu suamiku" balas Clara dan membalas mengecup tangan Abraham yang memang masih menggenggam tangannya


Senyum Abraham semakin merekah mendapat perlakuan yang begitu manis dari istrinya


"Lihat kedepan ihhh" Kata Clara yang merasa sedikit salah tingkah ditatap begitu intens oleh Abraham


"Hahaha" Abraham tergelak yang melihat istrinya salah tingkah dengan pipi yang memerah


Clara yang semula membuang muka kearah jendela karena salah tingkah kini menolehkan wajahnya kearah Abraham


"Kenapa kamu tertawa?" tanyanya dengan sedikit raut kesal


Abraham menoleh kembali kearah istrinya


"Kamu terlihat menggemaskan jika kesal begini sayang" balas Abraham dan dengan mengerlingkan sebelah matanya

__ADS_1


Pipi Clara semakin memerah saja dia memang tidak bisa jika digoda seperti itu oleh seseorang yang memang dia cinta


Melihat itu Abraham semakin tergelak


"HAHAHAHA sayang pipimu seperti kepiting rebus"


Clara yang malu bercampur kesal akhirnya memukul mukul lengan Abraham yang dapat dijangkau tangannya


"Kamu menyebalkan ihhh" ucapnya sembari terus memukul lengan sang suami


Abraham semakin tergelak saja dan karena menjadi tidak fokus mengemudi akhirnya Abraham memilih menepikan mobilnya agar dapat menerima serangan sang istri tanpa takut mati


Clara yang melihat Abraham menepi menjadi berhenti memukuli suaminya


"Kenapa berhenti?" tanyanya bingung


"Apaan sih, udah jalan cepet"


Abraham menggelengkan kepalanya sembari menatap lekat istrinya


"Udah ihhhh" ucap Clara dengan manja dan menutup mata Abraham dengan tangannya


Abraham menangkap tangan Clara yang menutup matanya dan mengecup satu persatu jari jari istrinya tersebut


Cup.. cup..cup..cup..cup


Lalu diakhiri dengan mengecup punggung tangan Clara

__ADS_1


Cup


Lalu Abraham menatap lekat istrinya yang hanya diam terpaku


"Can i?" ucap Abraham dengan lirih dan sedikit takut-takut


Clara yang tahu maksud pertanyaan suaminya tersebut terdiam sejenak


CUP


Clara menempelkan bibirnya kebibir suaminya


Abraham terpaku sejenak dia pikir dia akan mendapatkan penolakan dari istrinya, ditatapnya istrinya yang masih memejamkan matanya dengan bibir yang saling menempel


Tidak menyianyiakan kesempatan Abraham pun menutup matanya dan memulai membalas ciuman sang istri dengan intens


Suara decapan pertanda sangat intimnya ciuman tersebut terdengar menggema didalam mobil yang masih menyala dengan AC menyala namun suasana menjadi terasa panas


Setelah beberapa menit akhirnya ciuman itu berakhir, Abraham menyatukan keningnya dengan kening sang istri dan dengan nafas mereka yang masih saling menggebu


Abraham lalu menangkup wajah sang istri dengan kedua tangannya, dilihatnya bibir sang istri yang menjadi tambah seksih akibat ulahnya. Diusapnya bibir yang baru saja dinikmati itu dengan penuh kelembutan


"I Love You, i will die without you" (Aku mencintaimu dan aku akan mati tanpamu) ucap Abraham dan memberikan kecupan kecupan ringan dibibir sang istri


Clara terpaku dengan ucapan Abraham tersebut, dia hanya memejamkan mata menikmati kecupan kecupan yang diberikan oleh sang suami


Clara berusaha meneguhkan hatinya agar tidak goyah akan keputusan yang telah dibuatnya

__ADS_1


__ADS_2