Aku Dia Bagimu

Aku Dia Bagimu
Bab 20


__ADS_3

Ketika memasuki kamar tiba-tiba Abraham menarik Clara kedalam pelukannya, dia takut, dia takut salah jalan, dia takut salah mengambil keputusan, dia takut akan menjadi pria yang egois yang akan mementingkan hatinya daripada anak dan istrinya, dia takut akan dirinya sendiri yang tidak bisa dia percaya setelah melihat sosok wanita masa lalunya itu


Satu hal dia sadari ternyata walaupun dia sudah bahagia namun ketika dihadapkan dengan wanita itu hatinya tetap bergetar, ntah apa yang membuat dia kepikiran terus setelah peristiwa itu, apa karena dia kasihan melihat wanita itu dalam keadaan babak belur? Ntahlah


Namun untuk sekrang dia akan berusaha untuk menjadi waras!


“Jangan pernah tinggalkan aku Ara” ucap Abraham sambil memeluk Clara, nada suaranya lirih menggambarkan bahwa dia penuh beban saat ini


“Apasih, ada-ada aja kamu itu” ucap Clara, dia merasakan bahwa pria yang memeluknya ini seperti menanggung beban


“Pokoknya apapun yang terjadi kuatkan aku jangan pernah tinggalkan aku Ara” ucap Abraham lagi, sambil mengeratkan pelukannya kepada Clara


“Issss apasih kenapa pagi-pagi gini udah drama banget” jawab Clara sambil memukul pelan punggung Abraham


Abraham menguraikan pelukannya lalu menangkup kedua pipi Clara dengan tangannya, sehingga mereka dalam kondisi saling menatap


“Berjanjilah” ucap Abraham serius


Clara dapat melihat keseriusan dimata itu


“Selama kamu gk aneh-aneh tentu saja aku gk akan ninggalkan kamu, apalagi sampai main perempuan. Bakal aku potong itu sikecik yang kedinginan tiap malam” balas Clara dengan jawaban bercanda, dia terlalu takut untuk membawa serius ketika melihat ekspresi Abraham

__ADS_1


Abraham hanya terkekeh, karena itulah ketakutannya yang paling besar. Dia takut menjadi egois dan menyakiti banyak orang. Ntah kenapa setelah 7 tahun harus berjumpa kembali padahal dia mulai menikmati ritme kehidupan rumah tangganya


“Berjanjilah tidak akan pernah menduakanku?” Ucap Clara dengan tegas ketika candaan yang sebenarnya serius itu tidak dijawab oleh Abraham


Abraham hanya mengangguk lalu mengecup kening Clara lalu hidung bergantian kedua pipinya dan berakhir dibibir


“Apakah itu menjawab pertanyaanmu?” Tanya Abraham dengan terkekeh


“Issss apasih cium-cium belum gosok gigi, bau naga tau gak” Clara mengerucutkan bibirnya sambil mencebik, padahal dalam hati dia senang dengan tindakan Abraham ini


“Masak sih bau naga? Haaa” kata Abraham sambil menguapkan nafasnya tepat didepan wajah Clara


“Isssss kamu tu jorok banget sih” gerutunya melihat Abraham tersenyum setelah membuang nafasnya


“Hah issss rakus banget sih, gk bisa nafas aku ini” kata Clara setelah coumannya disudahi Abraham


“Tapi kamu sukakan? Gimana kamu suka bau naganya kan? Hahahaha” Abraham tergelak


“Ck” Clara hanya mencebik dengan muka memerah karena memang dia suka walau ada aroma sedikit tidak sedap


“Oya gimana rambut aku sekarang? Udah cantikkan?” Tanya Clara mengalihkan pembicaraan mereka

__ADS_1


Abraham berhenti tertawa dan mengamati penampilan Clara


Spontan dia menarik Clara lagi untuk dipeluknya


“Maafkan aku” ucapnya sendu


“Kenapa? Gk cantik ya?” Tanya Clara


“Cantik kamu selalu cantik istriku” ucap Abraham sendu, tolong jangan biarkan rahasia yang dia tutupi ini terbongkar


“Masa sih?” Tanya Clara tersenyum malu


Abraham hanya mengangguk


“Oya gimana kalau habis dari sekolah Arsen kita ke mall, baju aku tuh udah banyak yang gk muat karna sering kamu kelonin akunya membengkak sekarang” kata Clara, ya sekarang dia merasa agak gemukn setelah membaiknya hubungan mereka


“Baiklah terserah kamu saja” jawab Abraham


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


Selamat membaca gaessss

__ADS_1


Jangan lupa tinggalin like, komen dan bagi hadiah dan votenya yaaaa😁😁😁😁


__ADS_2