Aku Dia Bagimu

Aku Dia Bagimu
Bab 57


__ADS_3

"Bangkit brengsek! lihat bagaimana kondisi anakmu saat ini, tidak ada gunanya kau menyesal saat ini" Gio menarik kerah kemeja Abraham untuk membantunya bangkit


Gio menyeret Abraham untuk kembali keruang tunggu


Arsen menoleh ketika merasa ada yang datang ternyata itu adalah oma dan opanya, semua kejadian ini sudah tersebar. Seluruh asisten rumah tangga merasa ini hal yang harus diberitahukan keapada orang tua Abraham


"Arsen" Panggil Bram yang merupakan ayah Abraham, sementara istrinya Anastasya langsung berlari memeluk cucu semata wayangnya itu


"Oh Tuhan... cucuku" Anastasya menangis melihat kondisi cucunya ini dengan darah dibaju yang terlihat sudah mengering, bagaimana bisa tak ada yang menemani cucunya disini


Ketika Bram dan Anastasya masih memeluk Arsen, terlihat Gio dan Abraham menghampiri


Bram cukup terkejut dengan penampilan anaknya itu namun dia merasa itu bahkan masih kurang. Dia tahu pasti Gio yang menghajar anak keras kepalanya itu yang dengan bodohnya memelihara wanita lain dibelakang istrinya. Ya Bram yang mendengar kejadian tragis ini langsung menyelidiki apa yang terjadi dan dia cukup terkejut ketika mengetahui Abraham menyimpan mantan kekasihnya diapartemen sakral menurut Abraham hingga tidak ada yang boleh memasuki apartemen itu


"pa...ma" ucap Abraham lemah


Anastasya bukannya menjawab sapaan anaknya itu justru menampar pipi sang anak dengan telak

__ADS_1


PLAK


"Jika sesuatu terjadi kepada Clara mama tidak akan pernah memaafkanmu Abraham" Anastasya menatap tajam anak bodohnya ini


"Sekarang pulanglah, dimana otakmu meninggalkan anakmu sendiri disini dengan kondisi seperti ini?" lanjut Anastasya


Abraham menoleh kearah Arsen dan tiba-tiba air matanya menetes melihat sang putra


Abraham maju dan berlutut didepan Arsen


"Maafkan papa nak, maafkan papa, maafkan papa" Abraham bersujud didepan Arsen, tak dapat dia bendung tangisnya


Melihat Arsen tidak merespon akhirnya Gio berinisiatif menggendong Arsen sementara Bram yang tidak tega melihat anaknya dia membantu Abraham berdiri


"Pulanglah dengan Arsen, Gio akan mengantar kalian" ucap Bram


"Aku akan menunggu istriku pa" Abraham tidak berniat meninggalkan rumah sakit sebelum mengetahui kondisi istrinya

__ADS_1


"Dengan penampilanmu yang seperti ini? jangan egois! lihat anakmu, pulanglah mama dan papa akan menunggu disini" balas Bram yang awalnya emosi ingin menguliti sang putra namun merasa tidak tega ketika melihat kondisinya yang bahkan sudah sangat tragis, bahkan dia hampir tidak mengenali anaknya ini. Anak yang mendapat berbagai penghargaan dalam dunia bisnis


Akhirnya Abraham menurut, dia harus merapikan penampilannya terlebih anaknya


Gio dengan menggendong Arsen berjalan terlebih dahulu sementara Abraham meyusul dibelakang, berjalan dengan pikiran kosong. sumpah segala luka yang ada ditubuhnya tidak dia rasakan saat ini, penyesalan saat ini menggrogoti jiwanya, dia menghancurkan keharmonisa keutuhan keluarga kecilnya


Sementara Key yang sedang berada diapartemen terlihat mondar-mandir menunggu kedatangan mantan kekasihnya ke apartemen mereka ini. Dia telah memasak makanan kesukaan pria itu


Apakah Abraham tidak datang? Dia sudah merias dirinya sebaik mungkin dengan segala hal yang disukai oleh mantannya itu


Dia tersenyum, membayangkan akan menghabiskan malam bersama sambil bercengkrama bernostalgia mengenai masa lalu


Bersambung.....


Terimakasih atas dukungannya guyss..


sangat terharu dengan respon kalian semua

__ADS_1


btw othor adalah pecinta film dan drama drama sad ending loh wkwkkww


kira-kira enaknya happy atau sad ending ya? wkwkwkwk


__ADS_2