Aku Dia Bagimu

Aku Dia Bagimu
Bab 66


__ADS_3

Sudah setahun berlalu setelah kejadian Gio mengamuk kepada Key yang dengan beraninya mendatangi kantor Abraham dan Key yang saat itu memang takut dengan kemarahan Gio memutuskan untuk melanjutkan hidupnya


Key sekarang bekerja disebuah perusahaan periklanan, sampai saat ini dia tidak pernah lagi melihat mantan kekasihnya tersebut walau didalam hati kecilnya ada sebuah kerinduan untuk bertemu bahkan disaat dia sudah merasa mampu hidup mandiri dia masih tidak memutuskan untuk keluar dari apartemen Abraham berharap suatu saat Abraham datang menemuinya diapartemen ini bahkan hampir tiap hari selama setahun ini setelah pulang dari kantornya disore hari dia akan singgah sebentar diperusahaan Abraham hanya untuk melihat mantannya itu walau hanya dari jauh


Namun sekalipun dia tidak pernaah melihat mantannya tersebut, sungguh rindu ini membunuh jiwanya perlahan


Sementara Key mengalami perubahan dalam hidupnya berbeda dengan kehidupan rumah tangga Abraham dan Clara hingga setahun berlalu tidak ada perubahan dalam kehidupan mereka, Clara memaang sangat terpukul dan selalu menahan dirinya didalam kegelapan, didalam pemikirannya yang tidak ingin bangkit bahkan kedua orangtua Abraaham telah turun tangan untuk berusaha mendamaikan mereka namun Clara tetap tidak ingin memaafkan dan mencoba menarik dirinya dari segala keterpurukan yang ada


Mengenai terapinya dia memang melanjutkannya dan yang selalu menemaninya adalah Abraham, Abraham selalu setia menemani walau diawal-awal dia harus ekstra bersabar menghadapi penolakan sang istri.

__ADS_1


Namun sekarang semua berjalan tanpa ada penolakan mungkin istrinya sudah lelah menolak dirinya tapi dirinya yang tidak tahu malu ini selalu bersikeras untuk menemani dan mengurus segala sesuatu yang bersangkutan dengan istrinya bahkan mengenai urusan perusahaan sudah lebih banyak di Handle oleh sang sahabat yaitu Gio bahkan kini Gio sudah ia naikkan jabatannya menjadi wakil CEO sehingga jika ada keputusan penting pun sudah bisa diberikan oleh Gio karena Abraham memang jika sangat dibutuhkan hanya masuk setengah hari sisanya dia akan mengurus istrinya dia memutuskan turun tangan langsung, rasa bersalahnya membuatnya meletakkan kesembuhan istrinya diatas segalanya bagi  Abraham.


Hubungan Abraham dan Clara sangat dingin, istrinya tersebut tidak memberikan maaf sedikitpun kepadanya mereka komunikasi hanya jika ada Arsen selebihnya mereka akan saling mendiami, Abraham pun sudah lelah untuk berusaha memecahkan gunung es yang Clara bangun. Kesehatan Clara juga tidak menunjukkan perubahan kearah lebih baik, Clara seolah-olah dengan sengaja untuk tetap dikondisi sekarang, dia berputus asa, dia stuck dikondisinya yang sekarang, begitulah kata sang terapisnya sehingga kondisi Clara tidak membaik


Abraham sampai mendatangkan psikolog untuk membantu istrinya keluar dari keterpurukannya, namun saat itu Clara histeris bahkan sampai dia melemparkan Vas bunga kepada Abraham dan tepat mengenai kepala suaminya itu. Dia merasa Abraham menghinanya, mengganggapnya gila dan dia tidak terima suaminya itu mendatangkan psikolog padanya.


Sehingga untuk mengurangi emosi istrinya yang meledak-ledak Abraham lebih banyak  diam, dia akan mengikuti apapun keinginan istrinya, takutnya jika emosi istrinya selalu terpancing justru akan semakin memperburuk keadaan istrinya


TBC

__ADS_1


Maaf banget baru ini bisa update lagi pembaca kesayangan othor


karena akhir tahun jadi kerjaan didunia nyata benar-benar menumpuk jadi gk sempat buat nulis


ditambah kondisi  badan kurang fit karnaa ditempat othor cuaca lagi hujan terus jadi benar-benar demam, flu, batuk lagi menyerang jadi tambah-tambahlah beban kehidupan yang berat ini wlwkwkwkw


Tapi sekarang kerjaan othor udah agak longgar semoga bisa rajin update ya gaesss


jangan pernah lelah mantengin chanel othor ya wkwkwkwk chanel gatuh wkwkwk

__ADS_1


Makasih banyak untuk dukungan kalian semua


sayang kalian banyak-banyak


__ADS_2