
Setelah melakukan perawatan di puskesmas itu mereka berdua saling Ngombol untuk memperkenalkan diri.
"Kenalin saya Arfan, panggil saja ifan".
"Aku Rara kak".
"Terima kasih ya telah nolongin kak Ifan tadi dari binatang buas itu".
"Sama-sama Kak, karena juga nolongin aku bawa kesini", jawab Rara sambil tersenyum.
Selama masa liburan sekolah di kampung neneknya yang berada di kawasan Hilir gumanti kabupaten Alahan panjang provinsi Sumatera Barat. Daerah tersebut terkenal sangat dingin daripada kawasan lainnya yang berada di provinsi sumatera Barat yang terasa panas. Arfan menghabiskan waktu liburannya dengan bermain bersama Rara dibandingkan bermain dengan Alvaro.
Mereka berdua memilih bersantai di ladang bawang, melihat orang tua Rara memanen bawang. Kabupaten Alahan Panjang penduduk sekitar sana banyak yang pekerjaannya berladang bawang, cabe, tomat, dan aneka sayur-sayuran lainnya. Daerah ini berada di daratan tinggi dan berpotensi untuk kita berladang.
"Rara sekarang kelas berapa? Sekolahnya dimana?"
"Rara kelas 4 SD Kak!!, Rara sekolah di SD disana kak, kalau Kak dimana sekolahnya?".
" Kak Ifan dari kota Padang, Ra".Kakak kesini hanya ingin pergi liburan sekolah aja, Kamu tidak merasa kedinginan berada disini", tanya Arfan yang mulai tidak kuat lama-lama berada di luar rumah.
__ADS_1
"Sudah biasa sih kak, kak kedinginan ya?, ayo kita pulang ke rumah nenek saja kalau begitu".
"Iya,,, Ayok".
Mereka berdua mengendarai sepeda ke rumah nenek Arfan, dimana Arfan yang melajukan sepeda sedangkan Rara duduk di belakang boncengan.
"Nenek kami sudah kembali, ini nek tadi ibunya Rara ngasih bawang ini nek", Ucap Arfan sambil memberikan bawang pada nenek.
"Kalian sudah makan? sana pergi makan dulu sudah mau masuk jam makan siang ini".
"Kamu haus, Ra? kita buat teh panas dulu yuk!! Kakak haus ini".
Sementara Rara membuat teh Arfan menghidangkan makan yang akan mereka santap untuk makan siang.
Ini Kak minumannya, nenek mau juga tehnya?, tanya Rara. Mereka segera meminum teh panas tersebut, karena teh itu akan segera dingin karena cuaca yang sangat dingin.
Gak usah, kalian aja! mana varo, fan?, ucap nenek menanyakan cucunya satu lagi.
"Tadi dia main ke rumah Dimas, nek".
__ADS_1
"Yasudah kalian lanjutkan makannya, nenek mau panggil Varo dulu.
Suasana terasa menyenangkan bagi mereka berdua dengan menghabiskan waktu bersama hingga hari terakhir.
"Rara, kak besok mau balik ke Padang. Kamu Hati-hati disini ya, semoga saat liburan sekolah nanti kita ketemu lagi. Tolong kamu simpan ini liontin agar kamu selalu ingat dengan Kak Ifan", ucap Arfan sambil memasangkan sebuah liotin yang memiliki insial F ke leher Rara.
"Iya kak, Kak juga hati-hati di jalan, kakak tolong simpan jepit rambut Rara ya sebagai kenang-kenangan, saat liburan Kak kesini lagi kan?, ucap Rara yang merasa berat melepaskan kepergian teman baiknya.
"InsyaAllah ya, Kak juga gak bisa janji soalnya!"
Setelah liburan itu Arfan tidak bisa kembali lagi ke kampung halaman nenek sampai dia SMA. Kesibukan orang tuanya membuat dia tidak bisa pergi berlibur ke kampung halaman neneknya.
Sampai dia SMA di kembali ke sana, sebab nenek Arfan meninggal dunia baru dia bisa berkunjung ke Alahan Panjang kembali. Setelah melakukan pemakaman nenek, Arfan mencoba untuk mencari Rara kembali. Dia merasa rindu dengan sosok gadis kecil yang membantunya dulu.
Akan tetapi sayang, Rara yang dicari sudah tidak tinggal disana lagi. Rara melanjutkan sekolahnya ke kota Padang. Arfan hanya bisa berharap suatu hari nanti mereka akan di pertemuan kembali.
...**Flashback Off...
Terima kasih masih mau membaca karya recehan aku ini. Jujur aku belum pernah membuat novel sebelumnya. jangan lupa Like, vote, dan komennya ya, supaya aku semangat 🔥🔥😄😄😄**
__ADS_1