Aku Menikahi Kekasih Kakak Ku

Aku Menikahi Kekasih Kakak Ku
BAB 13


__ADS_3

Setelah menyelesaikan makan malam mereka melajukan mengobrol di ruang keluarga. Arfan duduk di sofa single berhadapan dengan papanya, mereka membicarakan soal bisnis. Sementara Kiandra duduk disamping mama mertuanya sambil menonton TV.


Besok pagi, Kiandra berencana pergi mengecek kandungan. Sebenarnya dia berecana pergi sendirian, tapi mama Hana langsung mencegahnya.


"Kapan kamu kontrol kandungan lagi , Kia".


"Rencana besok pagi, ma"


"Kiandra sebaiknya kamu perginya ditemani Arfan deh. Tidak baik pergi sendirian", sahut mama Hana.


"Fan, besok kamu temani kiandra ke dokter kandungan ya. Kasihan dia pergi sendirian".


"Besok aku banyak kerjaan, ma. Kan ada sopir yang bisa ngantarin Kia ke rumah sakit".


"Gak pa pa ma, biar Kia sendirian aja".


"Kalau seperti ini kapan kalian akan dekat nya. Pokoknya besok kamu pergi temani Kiandra. Pekerjaan suruh Jefri dulu tangani".


Arfan menganggukan kepala nya lalu melangkahkan kaki nya menaiki anak tangga menuju kamar nya.

__ADS_1


"Ehh eh eh, kamu kok pergi gitu aja. Gandeng lah sekalian istri kamu boe dalam kamar. Jangan di tinggal sendirian disini", sungut Mama lagi dengan kesal


Arfan kembali turun tangga untuk menjemput istri nya. "Maaf, Ayok kita balik ke kamar".


Kiandra yang melihat wajah suami nya yang sudah kelelahan, ia langsung mengiyakan dan mengikuti Arfan menuju kamarnya. Karena ia juga sangat lelah, apalagi sedang hamil muda.


Mama yakin bahwa Arfan bisa membuka hati untuk Kiandra. Dia bisa menjaga Kiandra dengan baik, dan begitu sebaliknya. Mama punya feeling bahwa nanti mereka menjadi pasangan saling melengkapi.


Mama merasa beruntung bisa mendapatkan menantu yang sebaiknya Kiandra. Mama berharap Kiandra bisa meluluhkan hati Arfan yang kaku terhadap wanita. Papa juga ikut bahagia akhirnya Arfan memiliki pendamping hidup.


"Apa mam tidak khawatir . Nanti saat Alvaro tersadar bagimana hubungan mereka.


setelah masuk ke kamar Kiandra mengganti pakaiannya dengan piyama dan merebahkan dirinya ke tempat tidur.


"Hhemm kak Ifan, aku boleh ke kampung nggak setelah pulang dari dokter".


"Emangnya dimana kampung mu?"


"Di Alahan Panjang kak, aku ingin menikmati suasana perkebunan teh dan menghirup udara yang sejuk disana".

__ADS_1


"Baiklah, aku akan menemani kamu kesana besok. sekalian kita pergi liburan.


Arfan juga mulai merebahkan diri di samping Kiandra . Badannya terasa capek seharian beraktivitas di perusahaan.


Keesokan paginya, sesuai dengan kesepakatan Kiandra dan arfan berangkat menuju rumah sakit untuk melakukan Cek terhadap kandungan Kiandra. Sesampainya di rumah sakit Kiandra langsung menuju ruangan pemeriksaan, sebab hari sebelumnya Arfan sudah melakukan pemesanan. Jadi tidak perlu mengantri lagi.


Di dalam ruangan Kiandra segera diperiksa dengan melakukan USG pada perutnya. " Anaknya sehat ya buk. ini kandungan nya sudah memasuki minggu 12 ya ibuk",


"Apa sudah bisa melihat jenis kelaminnya, dok".


Masih belum, kita tunggu nanti kalau sudah memasuki usia kandungan empat sampai lima bulanan buk".


Arfan yang melihat pada monitor ikut merasa bahagia, anak itu juga anaknya bagian dari keluarganya. Setelah melakukan pemeriksaan kini mereka duduk berhadapan dengan dokter. Dokter menjelaskan apa saja pantangan yang harus di hindari selama hamil.


"Dokter apa saya bisa pergi keluar kota", tanya Kiandra


"boleh saja tapi jangan berlalu capek, dan makan makanan yang sehat".


"Makasih ya dok, kami undur diri dulu", sahut Arfan sambil menggandeng Kiandra keluar.

__ADS_1


Jangan lupa like, vote dan komentarnya ya. Terima kasih 🙏🙏🙏🙏


__ADS_2