
Setelah menyelesaikan masakan Kiandra beniat Kembali menuju kamar nya untuk membersihkan diri. Dalam kamar terdengar gemericik Air yang menandakan Arfan sedang mandi. Sambil menunggu Kiandra menyiapkan pakaian suaminya Di atas tempat tidur.
Jam sudah menunjukkan pukul 8. Setelah bersiap Arfan mulai melangkahkan kakinya menuruni anak tangga sambil bersenandung riang dan menghampiri papa, mama ke meja makan.
"Wah roman-romannya ada yang lagi bahagia pagi ini", sindir Papa yang melihat ke arah anaknya.
"Iya nih pa, Bahagia betul habis pulang dari luar kota kemarin?, sahut mama menambahkan.
Orang yang disindir malah ketawa menanggapi orang tuanya. " Hahahaha, Iya donk Mah, Pah!, jawab Arfan.
"Apa yang terjadi? Jarang kamu bahagia gitu?", tanya mama lagi.
Hubungan ku dengan Kiandra dah semakin membaik mah, pah!, jawab Arfan.
Terlihat kiandra menuruni anak tangga menghampiri mertua dan suaminya. Kiandra yang sempat mendengarkan pembicaraan suaminya menjadi malu sendiri, dia hanya bisa menundukkan kepalanya.
__ADS_1
"Sini sayang duduk di samping ku!, sahut Arfan yang mempersilahkan kiandra duduk di kursi yang telah di gesernya.
Seperti biasa Kiandra langsung mengambilnya nasi goreng untuk Suaminya terlebih dahulu baru dirinya. Mereka menyantap hidangan dengan tenang.
Setelah itu Arfan pamit untuk pergi kerja tapi sebelum itu dia mengecup pipi Kiandra dan selanjutnya perut kiandra. Kiandra yang diperlakukan seperti itu menjadi semakin malu saja, sekarang pipi sudah merah merona di buatnya. "
"Kak Arfan malu, ah!, bisik kiandra di telinga suaminya.
Arfan hanya tersenyum melihat ekspresi wajah istrinya. "Gak usah malu sayang, Mama malahan senang melihat sudah ada cinta di antara kalian berdua", Sehut mama Hana yang tau apa yang dialami kiandra.
"Hati-hati kak", jawab kiandra.
***
Kini Arfan sudah sampai di gedung perusahaan dia mulai berjalan memasuki pintu utama. Para karyawan menyapa bosnya dan di jawab senyuman oleh Arfan. Semua karyawan yang melihatnya menjadi terpesona melihat bosnya hati itu tidak dingin seperti biasa nya begitu pun Jefri yang berjalan di samping Arfan, Merasakan ada perubahan dengan bosnya.
__ADS_1
"Apa agenda pekerjaan kita hari ini, jef". ucap arfan menyadarkan lamunan asistennya.
"Eh eh eh, Maaf tuan. Hari ini kita ada pertemuan dengan perusahaan Flower jam 10 dan nanti jam 3 ada pertemuan dengan perusahaan Luthfi, tuan", sahut jefri.
"Bisakah dengan perusahaan Luthfi dipercepat", Seru Arfan lagi.
"Baik Tuan, akan saya konfirmasi terlebih dahulu", jawab Jefri dan segera meninggalkan rumah CEO.
Sesuai dengan jadwal pagi ini Arfan yang didampingi Asisten Jefri melakukan pertemuan dengan perusahaan Flower di sebuah ruangan VVIP di salah satu Restoran. Dalam pertemuan mereka bahas kerja sama membangun sebuah hotel dan mendapatkan kesempatan kedua belah pihak.
Mumpung sekarang sudah memasuki jam istirahat mereka memilih memesan makanan sekalian di restoran itu.
Kini mereka sudah sampai kembali di perusahaan. Arfan mengistirahatkan diri sebentar sebelum melakukan pertemuan selanjutnya.
Di pertemuan selanjutnya diadakan di ruang meeting. Terlihat dua orang wanita cantik dan seksi disana. Wanita itu sebut saja namanya Saras dan asistennya mimi. Saras yang melihat pesona ketampanan seorang Arfan membuatnya dia jatuh cinta. Tapi tidak bagi Arfan yang hanya memberikan tatapan datarnya. Jefri yang tau melihat ketertarikan klainnya terhadap bosnya hanya diam saja.
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak nya.