
Pagi ini Kiandra duduk di meja rias untuk merias wajahnya dengan polesan bedak tipis dan lipstik. sebuah baju tunik dan celana jeans yang sedikit longgar dan rambutnya yang tergerai indah hingga hampir ke pinggang. Arfan yang melihat penampilan istrinya sangat memukau hanya bisa menelan salivanya mengagumi istrinya.
"Kenapa aku baru menyadari istriku ternyata sangat cantik", gumamnya dalam hati.
"Kamu sudah siap sayang !, Tapi tunggu dulu kok kamu menggunakan celana itu apa perutmu tidak akan tertekan nantinya?, ucap Arfan.
"Aku merasa nyaman kok kak memakainya, ini celana juga longgar jadi tidak akan menyiksa rahimku!", jawab Kiandra.
Mereka menuruni anak tangga untuk sarapan pagi besama mama Hana dan papa Arif. Sarapan pagi ini lontong gulai cubadak (Nangka muda) dengan mie goreng, telur rebus , kerupuk merah dengan taburan suwiran ayam, sungguh menggugah selera.
Selama masa hamil kiandra tidak memiliki pantangan dalam makanan. Anak dalam perutnya mungkin mengerti dengan kondisi mamanya. Kiandra menikmati sarapannya ditemani segelas susu hamil.
Arfan yang memperhatikan istrinya begitu lahap dengan sarapannya, senyum tersungging di bibirnya. Dia merasa gemas sendiri, ingin rasanya mencubit pipi istrinya itu.
Setelah siap sarapan Kiandra pamit untuk ke kampus. Pagi ini ada mata kuliah pagi yang harus diikuti Kiandra.
Kiandra merasa senang karena di antar ke kampus oleh Arfan. Sebab biasanya dia hanya di antar oleh seorang sopir.
__ADS_1
"Mulai dari hari ini, Aku yang akan mengantarkan kamu pergi kuliah dan pulang nya kalau aku ada waktu akan aku jemput", seru Arfan sambil mengemudikan mobilnya menuju kampus Kiandra.
Beberapa saat kemudian mereka memasuki kawasan parkir kampus kiandra. Arfan segera turun dan berjalan memutar untuk membukakan pintu untuk kiandra. Kiandra yang diperlukan begitu membuat semburat merah di wajahnya karena malu.
Mahasiswa yang melihat kedatangan Kiandra yang di antar seorang pria saling berbisik-bisik.
"Siapa pria itu? dia handsome sekali!"..
"Aku mau juga di perlakukan seperti itu".
"Tapi kalau di lihat gaya penampilan nya, kayaknya orang yang berbeda !
Dan masih banyak bisik- bisikan lain nya.
Indah yang melihat kerumunan mahasiswa di parkiran menjadi penasaran apa yang di lihat. Indah menarik Silla untuk melihat apa yang terjadi.
Indah perpukau melihat pria disamping Kiandra sahabatnya. Di melihat dari ujung kaki sampai ke kepala pria itu. "Siapa dia Silla !, Apa dia suami Kiandra?", tanya Indah sambil berbisik pada Silla.
__ADS_1
"Kayak iya lah !, tapi tumben dia mau ngantar kiandra ke kampus?", jawab Silla.
"Wah.. aku jadi iri pada kiandra ! kok bisa mendapatkan pria setampan itu ! Aku mau jugaaa".
"Hust kamu ini Tio mau di kemanain ! "
Yah,,, Klau dapat yang seperti itu aku siap melepas Tio. Hahahaha", sahut Indah
Setelah pamit dengan suaminya, Kiandra berjalan ke arah sahabatnya, siapa lagi kalau bukan Silla dan Indah. Mereka berjalan menuju kelas untuk mengikuti kuliah pagi ini.
Sambil mendengarkan dengan membahas pelajaran, Tiba-tiba Kiandra merasakan kepingin makan Sup buah di kantin. "Silla termani aku ke kantin yuk!! Aku mau sup buah sekarang?, ucap kiandra sambil menggoyang lengan Silla.
"Kamu ngak liat ada dosen di depan tu!!".
Ayok lah temani aku!!, rengek kiandra dengan memelas.
Jangan lupa like, Vote, dan komentarnya ya. Terima Kasih 🙏🙏🙏🙏
__ADS_1