Aku Menikahi Kekasih Kakak Ku

Aku Menikahi Kekasih Kakak Ku
BAB 19


__ADS_3

Kini mereka duduk bersama di meja makan untuk menikmati hidangan makan malam seperti biasanya. Namun sekarang terlihat Arfan Seyum-seyum sendiri di layani oleh istrinya tidak seperti biasanya hanya diam menikmati makanan.


Mama Hana yang melihat perubahan dari anaknya menyenggol lengan papa. Mama yang tau suaminya sedang kebingungan akhirnya mama mendekatkan wajah dan membisikkan ke telinga papa.


"Kayak anak kita mulai ada rasa dengan menantu kita", bisik mama Hana.


Papa yang mendengar ucapan istrinya mulai mengarahkan tatapannya dan menatap anak dan menantunya. Orang yang di tatap sibuk dengan urusannya sendiri, terlihat mereka saling tersenyum dan sekali-kali saling menyuapi makanan tanpa mempedulikan keberadaan orang tuanya.


Kini mereka telah berkumpul di ruang keluarga. Arfan memilih duduk di samping Kiandra yang sedang berbincang dengan mamanya. Arfan mengelus perut Kiandra yang masih terlihat rata.


"Kia, bagaimana kabar orang tuamu?", tanya mama memulai pembicaraan.


"Alhamdulillah sehat, ma!".


"Apa kalian menikmati perjalanan kemarin?"tanya mama.


Kiandra hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya saja. Sementara Arfan mulai menanyakan kondisi saudaranya pada papa.


"Pa, bagaimana kondisi Alvaro sekarang?", seru Arfan.

__ADS_1


Alvaro sudah melewati masa kritisnya tapi masih dalam keadaan koma dan kata dokter kemungkinan besar akan segera sadar", jawab papa Arif.


Mereka saling berbincang satu sama lain dengan sekali-kali Arfan menyuapi cemilan ke mulut Kiandra. Mama yang melihat perubahan sikap anaknya merasa bahagia dengan perhatian yang ditunjukkan Arfan pada Kiandra.


"Ma, kami ke kamar dulu mau istirahat", ucap Arfan.


Arfan bangkit dari duduknya dan menggandeng tangan Kiandra. Dia berecana membawa istrinya untuk beristirahat ke kamar.


Setibanya di kamar Arfan segera melangkahkan kaki ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan mengambil wudhu dan bergantian Kiandra membersihkan diri. Kiandra segera mengambil mukena dalam lemari dan melaksanakan sholat isya berjama'ah.


Setelah selesai dengan sholat nya Kiandra merebahkan diri di tempat tidur. Dia menutup diri dalam selimut karena malu mengingat kembali yang telah mereka lakukan di Villa kemarin malam.


Kiandra yang merasa tubuhnya di peluk dengan kekar suaminya tanpa merona. Arfan segera membuka selimut yang menutupi wajah istrinya dan mencium dan me****t bibir merah Kiandra.


Arfan yang melihat wajah istrinya hanya terseyum, Kiandra membalas ciuman Arfan dan akhirnya tersadar dengan secepat mungkin melepas pelukan dan ciuman nya.


"Sudah Kak, badan aku capek habis perjalanan jauh tadi !, seru kiandra dengan wajah memelas.


Arfan hanya diam dan tidak menghiraukan rengekkan istrinya dan tetap melakukan penyatuan cinta dengan istrinya. Kiandra hanya bisa pasrah melayani dan ikut menikmati permainannya.

__ADS_1


Setelah melakukan penyatuan pada istrinya , mereka melanjutkan tidur sambil berpelukan.


***


Keesokan paginya, langkah gontai Kiandra mulai memasuki area dapur dan memulai menyiapkan sarapan untuk suami dan keluarga. Tidak berapa lama mama juga melangkah ke dapur untuk membuat sarapan.


"Pagi Kia, mau masak apa nih", seru mama tiba-tiba dari belakang.


Ini mah, mau masak nasi goreng udang sama telur dadar nya", jawab kiandra.


"Biar sini mama bantu".


"Gak usah ma ini hampir selesai", jawab kiandra


"Ya udah mama bantu buat minumannya, kamu lanjutkan memasaknya".


Walaupun di rumah ada pelayan tapi sebisa mungkin urusan masakan akan mereka tangani sendiri. Mereka ingin keluarga makan dari masak yang dimasak sendiri.


Jangan lupa like, vote, komentarnya 🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2