Aku Menikahi Kekasih Kakak Ku

Aku Menikahi Kekasih Kakak Ku
BAB 43


__ADS_3

Gimana kalau kamu tinggal di rumah tante saja, Kamu juga akan kami sekolahkan. Tidak baik kalau seorang perempuan dan laki-laki tinggal hanya berdua saja di apartemen ini lebih baik kamu ikut dengan tante ke rumah.


"Terima kasih tante, om. Sudah bersedia memberi tumpangan kepada lidya, tapi lidya tidak enak lebih baik lidya mencari rumah kos saja tante".


"Begini saja kamu tetap tinggal di rumah tante dan bekerja di toko kue yang tante kelola bagaimana? Apa kamu mau?"


Dengan segala bujukan dari mama Hana untuk mau tinggal di rumah, akhirnya Lidya mau juga diajak tinggal di kediaman mama Hana dan bekerja membantu mama Hana di toko kue.


***


Sudah dari semalam Arfan mendiamkan istrinya. Kiandra bingung apa yang menyebabkan suaminya mendiamkannya karena Kiandra merasa tidak melakukan kesalahan apapun. Gatal rasanya mulut Kiandra untuk bertanya apa yang menyebabkan suaminya kesal pada dirinya, akhirnya keluar juga suara Kiandra untuk bertanya.


"Hubby kenapa? Apa Kia buat salah?"


Hhmm

__ADS_1


"Hubby jawab.. Kalau hubby hanya diam Kia tidak tahu kesalahan yang sudah Kia lakukan?", ucap Kia yang mengguncang lengan Arfan.


"Hubby tidak suka tubuhmu di sentuh pria lain. Ini.. ini dan ini semuanya hanya milik hubby", ucap Arfan yang menunjuk seluruh bagian tubuh Kiandra.


"Hahaha.. Jadi hubby cemburu? Ya Allah.. Kia emang hanya milik hubby, jadi jangan cemburu ya? Maaf Kia kalau gitu, bukan maksud Kia memberikan izin pada Varo untuk menyentuh perut Kia. Tapi melihat dia yang ingin merasakan pergerakan anaknya Kia tidak tega. Kia janji tidak akan mengulangi lagi maaf ya sayang", ucap Kiandra yang kini sudah berpidah duduk di pangkuan Arfan.


Cup


Mendapatkan ciuman dari Kiandra membuat Arfan menginginkan lebih. Arfan membalas perlakuan istrinya dan mengendong ala bridal style dan membawa ke atas tempat tidur untuk melakukan hal lebih pada Kiandra.


Kebetulan hari ini adalah hari minggu rencana nanti siang mereka akan berujung ke rumah papa dan mama Arfan.


Kini mereka sudah sampai di halaman rumah orang tua Arfan. Kiandra langsung turun dan berjalan beriringan dengan Arfan. "Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ", ucap mereka berdua sampai di depan pintu masuk.


"Walaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh", ucap orang dalam rumah membalas salam dari Kiandra.

__ADS_1


Kiandra dan Arfan langsung masuk dalam rumah dan memilih duduk di ruang tamu. Lidya yang melihat laki-laki yang di kenalnya sedang menggandeng wanita hamil merasa heran sebab setahunya Alvaro belum menikah dan kini dia melihat Alvaro memperlakukan wanita itu sangat mesra.


"Kak Varo sudah menikah ?", tanya Lidya penasaran. Kiandra dan Arfan yang mendapat pertanyaan itu saling tatap sebab tidak mengenal wanita yang bertanya pada mereka saat ini.


Dari atas tangga terlihat Mama Hana dan Papa Arif turun dan melihat anak dan menantunya sudah berada di ruang tamu saat ini. "Kebetulan sekali kalian berada disini ayo kita sekali makan siang", ajak Mama Hana.


"Kami sudah makan tadi di rumah ma! Masih kenyang nih ma!", jawab Kiandra.


Lidya masih merasa penasaran melihat mereka berdua. "Ma siapa dia?", ucap Arfan melihat pada Lidya.


"Oh iya mama sampai lupa memperkenalkan kalian. Lidya ini anak tante namanya Arfan dan ini istrinya Kiandra", ucap mama Hana memperkenalkan.


"Lidya kak" sambil berjabat tangan


"Kiandra"

__ADS_1


Sedangkan Arfan hanya diam saja.


__ADS_2