Aku Menikahi Kekasih Kakak Ku

Aku Menikahi Kekasih Kakak Ku
BAB 15


__ADS_3

...Flashback On...


Sore hari, setelah membantu ibunya masak, Kiandra berniat membersihkan diri di kamar mandi. Sementara Arfan sedang berbincang dengan Ayah mertuanya yang baru kembali dari ladang.


Lama berbincang Arfan berniat ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Arfan segera membuka pintu kamar mandi dan terkejut melihat Kiandra juga berada di dalam kamar mandi. Kiandra tidak menggunakan sehelai benang pun saat itu.


Deg


Kiandra menjadi salting melihat keberadaan suaminya di depan pintu. Arfan juga terkejut melihat Kiandra tanpa busana. hal yang membuat Arfan menjadi penasaran lagi, dia melihat di paha istrinya memiliki jejak luka yang panjang bekas jahitan.


Arfan segera keluar dari kamar mandi itu untuk menghilangkan perasaan malunya karena melihat istrinya sedang mandi. Arfan memilih menunggu istrinya dengan pergi keluar kamar lagi.


Arfan mulai berpikir apakah Rara cinta masa kecilnya yang selama ini dia cari adalah istrinya sendiri.


...Flashback Off...

__ADS_1


Selesai makan malam dengan keluarga Kiandra, Arfan memutuskan kembali ke kamar, sebab ada pekerjaan yang harus segera diselesaikan. Arfan mengerjakan pekerjaan dengan menggunakan laptop.


Tidak beberapa lama Kiandra memasuki kamarnya untuk istirahat. "Kak Ifan, pakai selimut dan jaket yang tebal ini. Biar tidak kedinginan", Ucap Kiandra sambil menyediakan perlengkapan untuk tidur".


"Terima kasih ya, Kia apa aku boleh bertanya sesuatu?".


"Tanya apa kak".


"Tadi di pahamu aku melihat ada bekas jahitan, itu terluka kenapa?".


"Ohh... yang ini", sambil mengangkat roknya ke atas. "Waktu aku kecil aku nolongin anak laki-laki yang digigit binatang buas,kak. Jadi aku tolong dia mengusir bintang itu tapi aku juga digigit binatang itu".


"Di dekat sungai kak. Emangnya kenapa kak?".


"Rara... kamu Rara kan, anak yang nolongin aku dulu", ucap Arfan yang langsung memeluk istrinya dengan erat.

__ADS_1


"Kakak,, kak Ifan yang bermain dengan aku dulu", kiandra mempererat pelukan mereka. "Kak kemana saja, aku udah lama nunggu kak. Tapi Kakak tidak kunjung datang menemuiku", ucap kiandra sambil menangis dalam pelukkan Arfan.


"Maafkan, Kak Ifan ya. Kakak juga merindukan kamu selama ini, sekarang kakak janji kita tidak akan pisah lagi. Kak Ifan akan menemani kamu terus", ucap Arfan sambil mencium semua wajah istrinya.


"Ayok kita tidur". Mereka tidur saling berpelukan dengan eratnya. Arfan merasa sangat bahagia karena berhasil menemukan cinta yang selama ini dicarinya ternyata istrinya sendiri. Takdir ternyata menyatukan cinta mereka berdua dalam ikatan pernikahan tanpa mereka duga.


Keesokan harinya Kiandra mengajak suaminya melihat ladang disekitar sana. Mereka juga pergi ketempat dimana mereka bermain waktu kecil. Mereka juga mengunjungi danau kembar yang menjadi objek wisata dikawasan tersebut.


Mereka juga mampir ke rumah nenek. Sekarang rumah nenek dihuni oleh orang yang mengontrak. Setelah nenek meninggal rumah nenek di kontrakkan. Perkebunan peninggalan nenek dikelola oleh orang suruhan papa Arif untuk digarap.


"Kiandra, Bagaimana kalau kita menyewa Villa di dekat danau ini. Apa kamu mau?", tanya arfan pada istrinya.


"Terserah kakak saja, tapi tidak sayang rumah orang tuaku kan dekat dari sini !", ucap Kiandra


"Tapi aku ingin kita berdua saja, Kitakan belum pernah berbulan madu berdua", jawab Arfan lagi.

__ADS_1


Kiandra yang memahami maksud dari perkataan suaminya wajahnya merah merona karena malu. Kiandra mengangguk menyetujui permintaan suaminya.


Jangan lupa like, Vote, dan komentarnya ya. Ditunggu masukkannya, Terima kasih 🙏🙏🙏🙏


__ADS_2