
satu bulan kemudian
Pintu kamar terbuka dari luar, Alvaro yang baru selesai mandi memasuki kamarnya dan menuju ruang ganti untuk memakai pakaiannya dengan pakaian casual.
Ya mulai hari ini Alvaro kembali kuliah di kampus dan begitu juga dengan Kiandra yang juga mulai kuliah bersama baby Kaisar dan babysitter nya yang juga ikut pergi kuliah.
Lidya yang buru buru memasuki ruang ganti untuk memakai baju seragam sekolahnya karena hari ini akan ada ujian Nasional. Alvaro yang tengah melepas semua pakaiannya belum sadar akan kehadiran Lidya, begitu juga dengan Lidya yang sudah melepaskan baju bagian atasnya.
A A A A A A A
Teriak Lidya karena terkejut, melihat tubuh polos Alvaro. Alvaro juga tak kalah terkejutnya melihat tubuh atas Lidya yang putih menggoda, Alvaro menelan salivanya melihat tubuh itu.
Lidya langsung membalikkan badan dan mengambil baju sekolahnya yang berserakkan di lantai dan berlari keluar dari ruang ganti tersebut.
"Astaga apa itu Anakonda? besar sekali?", batin Lidya. Sambil mengelus dada dan memilih memasang baju di kamar mandi.
"Ternyata badannya bagus juga? Apa sudah seharusnya aku minta hakku? Nanti malam saja akan aku lakukan!", batin Alvaro.
Malu itu yang dirasakan Lidya saat ini beda dengan Alvaro yang cuek yang tetap memasang wajah coolnya. Lagian apa yang harus dimalukan yang melihat juga istrinya.
Kini mereka sudah turun menuju meja makan untuk melakukan sarapan bersama sebelum memulai aktivitas masing-masing.
"Kiandra apa kamu sudah siap memulai harimu kuliah kembali?", tanya Papa Arif disela sarapannya.
"Siap Pah, Apalagi baby Kai juga ikut ke kampus".
__ADS_1
"Kamu bagaimana Lidya? Apa sudah siap untuk melaksanakan Ujian hari ini?".
"Siap pah, Mah".
"Tolong do'anya agar ujiannya berjalan lancar".
"Tentu kami semua akan mendoakan kamu. benarkan mah?", balas Kiandra.
**
"Sayang kamu yakin tidak mau aku antar ke kampus?", tanya Arfan.
"Tidak usah sayang! aku dengan sopir saja. lagian nanti baby Kai dan babysitter nya akan menunggu aku dalam mobil".
"Sip hubby".
Cup
Arfan mencium pipi Kiandra dan baby Kai sebelum masuk mobilnya. Kiandra juga mulai menaiki mobil yang sudah menunggunya yang diikuti babysitter juga. Lidya yang melihat kemesraan kakak iparnya merasa iri.
Alvaro membunyikan klakson mobil "Ayo masuk !! Nanti kamu bisa terlambat !".
"Iya kak, Saya berangkat dulu kak", ucap Lidya yang berjalan ingin menghampiri mobil satu lagi.
Alvaro memilih turun dari mobil dan menarik tangan Lidya ke dalam mobilnya. "Mulai hari ini aku yang mengantar kamu sekolah!", perintah Alvaro yang mulai memajukan mobilnya.
__ADS_1
Dag Dig Dug
Jantung Lidya berdegub kenjang melihat perhatian yang diberikan Alvaro padanya.
Mobil Alvaro kini sudah sampai di sekolah dan lidya berniat akan turun. "Tunggu!", Alvaro menarik tangan Lidya.
Cup
Lidya terkesiap mendapat serangan mendadak dari Alvaro. Ia mematung, tubuhnya bagai tersengat listrik sakit terkejutnya.
Melihat Lidya yang terdiamterdiam, Alvaro melanjutkan aksinya dengan mengecup bibir mungil tapi kali ini dengan sesapan dan lu ma tan yang menuntun.
"Kamu jangan pernah merasa iri lagi melihat Arfan dan Kiandra ber ci um an. Kalau kamu mau minta saja padaku!!".
"Selamat ujian sayang. Tunjukkan kemampuan terbaik kamu!"
Deg
Ada beribu Kupu-kupu berterbangan di hati Lidya mendapatkan perhatian dari Alvaro.
"Terima kasih Kak".
"Jangan kakak tapi sayang! Ok".
"Iya sayang", Lidya turun dari mobil.
__ADS_1