Aku Menikahi Kekasih Kakak Ku

Aku Menikahi Kekasih Kakak Ku
BAB 36


__ADS_3

Keesokan harinya


Hari ini Alvaro kembali bertemu dengan Nona Saras untuk melaksanakan kelanjutan proyek yang hampir kelar. Alvaro mendatangi perusahaan Flower untuk melakukan pertemuan yang didampingi Asisten jefri.


Selama melakukan kerja sama dengan perusahaan Flower maka Asisten Jefri akan selalu mendampingi Alvaro. Bagaimana pun Alvaro selama ini belum pernah terjun langsung dalam perusahaan keluarganya maka masih butuh pengawasan dari Asisten Jefri.


Alvaro dan Asisten Jefri kini telah berada di perusahaan Flower. Alvaro langsung ditemani resepsionis memasuki lift dan menuju ruangan Nona Saras. Setelah memasuki ruangan yang merupakan ruangan Saras, Alvaro merasa takjub dengan ornamen-ornamen dinding yang berada di kantor itu.


"Silakan duduk tuan Alvaro dan Asisten Jefri", ucap sekretaris nona Saras. Karena saat ini Saras sedang melakukan meeting dan Alvaro terpaksa menunggu di dalam ruangannya.


"Tuan mau minum apa?", ucap sekretaris itu dengan ramah.


"Tidak perlu!", jawab Alvaro yang malas kalau harus menunggu orang.


Setengah jam kemudian terlihat pintu terbuka menampilkan pemilik dari kantor itu. "Maaf ... Sudah membuat Tuan menunggu!", ucap Saras yang merasa bersalah pada tamunya.

__ADS_1


Saras melihat meja di depan Alvaro yang tidak ada minuman disana. Saras merasa geram dengan Sekretarisnya yang tidak melayani tamunya. Saras langsung keluar ruangan ke meja sekretarisnya dan memarahinya.


Asisten Mini yang tau sebab kemarahan Nona nya segera menghubungi bagian Pantry untuk menyiapkan minuman dan cemilan untuk tamu Nonanya itu.


Tak berselang lama pintu di ketuk menampilkan karyawan bagian pantry membawakan minuman dan cemilan yang langsung di letakan di atas meja depan Alvaro duduk. "Maafkan sekretaris saya tidak menyediakan minuman untuk Tuan", ucap Saras yang merasa sangat bersalah.


"Silakan nikmati minuman nya Tuan".


"Tidak papa Nona", ucap Asisten Jefri.


"Proyek kita hampir rampung Tuan Alvaro, proyek ini sudah siap 90 persen tinggal 10 persen lagi kita bisa Grand Opening hotel yang menampilkan lautan biru yang indah yang akan menarik minat pengunjung tertunya", ucap Asisten Mini panjang lebar.


"Saya juga mau hamparan rumput yang hijau dan tanaman yang warna warni disisi lain, Supaya bagi pengunjung yang tidak menyukai laut tetap bisa menikmati keindahan tanaman disisi lain", ucap Alvaro memberi saran yang biasa hanya diam mendengarkan.


"Itu ide bagus Tuan Alvaro. Buat tambahan dalam proyek ini", ucap Saras.

__ADS_1


"Baik Nona", ucap Asisten Mini.


Setelah melakukan pertemuan Alvaro dan Asisten Jefri berjalan keluar dari kantor itu tapi Saras mencoba menghentikan Alvaro. "Tuan apa tidak sebaiknya kita makan siang dulu? Sekarang sudah waktunya istirahat?", ucap Saras untuk bisa lebih lama bersama Alvaro.


Alvaro menghela nafas untuk menolak ajakan Saras. "Tidak usah Nona Saras, Saya masih ada urusan lain ", ucap Alvaro sambil berpamitan pergi.


Setelah kepergian Alvaro dan Asisten, Saras yang merasa kesal dengan tindakan sekretaris yang tidak menjamu tamu spesialnya.


"Kenapa kamu tidak menawarkan minuman pada tamu ku? Dasar sekretaris bodoh, gara-gara kamu Alvaro akan merasa ilfeel pada ku!", ucap Saras sangat marah pada sekretarisnya.


"Maaf Nona saya sudah menawarkan tadi tapi Tuan itu menolak", ucap Sekretaris itu ketakutan.


"Apa kamu tidak mengerti kalau Tuan Alvaro tadi hanya basa basi, huh! sarkas Saras lagi.


Jangan lupa like, vote dan komentar ya👍👍

__ADS_1


__ADS_2