Aku Menikahi Kekasih Kakak Ku

Aku Menikahi Kekasih Kakak Ku
BAB 9


__ADS_3

Arfan baru saja sampai di perusahaannya. Dia masuk ke dalam perusahaannya sambil berjalan di loby perusahaannya menuju lift yang akan membawanya ke lantai paling atas, yaitu lantai 17.


Setelah memasuki ruangannya, Arfan melihat asistennya yang sudah disibukkan oleh berkas-berkas yang sudah menumpuk. "Apa jadwal ku hari ini?", ucap Arfan yang tiba-tiba muncul dari pintu.


"Astaghfirullah tuan bikin kaget aja, kalau datang itu ketuk pintu dulu napa, jangan kagetin orang seperti itu", sindir Jefri yang merasa tekejut dengan kedatangan bosnya.


"Terserah aku lah, lagian ini kan ruangan aku sendiri".


"Kenapa kamu datang kerja hari ini, bukannya masih cuti siap nikah? Apakah tuan sudah belah duren semalam?".


"Bicara apa kamu Jefri?",


"Tapi sekarang tuan kan sudah memiliki istri, apa tidak ada niat untuk menjalani rumah tangga ini secara semestinya tuan, dengan cara mencintai istri anda".


"Kamu kan tau sendiri aku sampai sekarang masih menantikan cinta monyet ku. Anak perempuan yang telah menyelamatkan hidupku.

__ADS_1


...Flashback On...


Pada waktu itu ada sekelompok anak-anak bermain balapan sepeda di tepi sungai. "Ayoo kita mulai balapannya. Startnya disini dan finishnya nanti pas depan rumah nenek", seru Alvaro.


Arfan dan Alvaro yang waktu itu masih berusia 12 tahun. "Arfan kamu juga harus ikut balapan dengan kami, jangan hanya jadi wasit saja melihat kami balapan", sahut Alvaro lagi.


"Baiklah, tunggu sebentar aku ambil sepedanya dulu".


Perlombaan balapan sepeda di mulai. Dimulai dari tepi sungai menyusuri kebun teh yang sangat menyejukkan mata. Untuk sementara ini Alvaro yang berada paling depan dan disisul Hari, Dayat, Kenzi dan lainnya. Sementara itu Arfan masih berada paling belakang bersama Tio.


Seorang anak perempuan kecil yang masih berusia 9 tahun yang melihat ada anak laki-laki yang di serang oleh seekor anjing berusaha membantu dengan melemparkan batu ke arah binatang itu. Akan tetapi binatang itu belum juga mau pergi dari sana. Akhirnya dia melihat ada balok kayu, dia berusaha memukul anjing itu sekuat tenaga menggunakan balok kayu. Tetapi anjing itu malah menyerang anak perempuan itu juga dengan menggigit pahanya sebelum anjing itu melarikan diri.


Arfan yang melihat anak perempuan itu kesakitan langsung menggendong anak itu. sambil mencari bantuan.


"Tolong, tolong kami", teriak Arfan yang terus berlari ke arah perkampungan penduduk.

__ADS_1


Seseorang yang melihat anak itu langsung membawa mereka berdua ke puskesmas terdekat. Agar segera mendapatkan pertolongan pertama. Setibanya di puskesmas Arfan dan anak perempuan itu di berikan beberapa jahitan di lukanya. Arfan yang mendapatkan jahitan luka di punggung , sedangkan anak perempuan itu mendapatkan jahitan di pahanya.


Setelah kejadian itu selama arfan tinggal di rumah nenek, dia selalu bermain dengan anak perempuan itu yang bernama Rara.


"Kenalin nama saya Arfan, panggil saja Ifan".


"Aku Rara Kak".


"Terima kasih ya telah nolongin Kak Ifan tadi dari bintang buas itu".


Sama-sama Kak, karena juga nolongin aku bawa kesini", jawab Rara sambil tersenyum.


Jangan lupa Like, vote, dan komennya


Semoga semuanya sehat selalu 🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2