Aku Menikahi Kekasih Kakak Ku

Aku Menikahi Kekasih Kakak Ku
BAB 85


__ADS_3

Siang ini Kiandra dan Lidya pergi ke supermarket. Kiandra ingin membeli kebutuhan sehari-hari karena stok sudah menipis dan juga membeli susu formula untuk baby Kaisar.


Semenjak usia baby Kaisar tujuh bulan baby Kaisar hanya meminum susu formula saja. Kiandra tidak bisa memberi Asinya lagi kepada anaknya itu. Sebab kini dia sedang mengandung dan akan membahayakan anak yang sedang ia kandung.


Kiandra dan Lidya sudah tiba di supermarket dan mereka mulai berjalan menyusuri bagian Sayuran dan danging segar. Kiandra mulai memilih bahan-bahan yang akan di belinya. Dari mulai daging sapi, sayuran dan Kiandra tidak lupa memilih aneka cemilan sehat untuk mengisi masa santai. Kalau ayam atau lauk kiandra lebih memilih membelinya langsung pada penjual ayam potong atau pasar tradisional karena ayam yang dibeli langsung di potong di depan pembeli jadi terjamin ayam itu sangat fresh begitupun lauk.


Tanpa mereka sadari dari kejauhan ada sepasang dua pasang mata yang terus memperhatikan mereka. "Apa kamu yakin wanita itu istri dari Arfan?", ucap pria itu yang membuntuti Kiandra.


"Benar, dan yang disebelahnya adalah adik tiriku? Aku ingin kau menghabisi mereka berdua!!", ucap Saras penuh kebencian pada dua wanita di depannya.


"Aku akan membantu kamu! Tapi tidak akan membunuh wanita Arfan, Dia wanita sangat cantik aku ingin memilikinya. Kamu tenang saja", ucap pria itu.


Akibat perbuatan Saras waktu itu, dia diusir oleh tuan Heru dari rumah. Saras hidup luntang lantung di luaran sana. Untuk masih ada yang mau membantunya dan memberi dia pekerjaan. Kini Saras ingin membalas Kiandra dan Lidya untuk nasib yang telah dia alami beberapa bulan ini.

__ADS_1


Saras memilih bergabung dengan saingan bisnis Arfan untuk menghancurkan kebahagiaan Arfan dan keluarganya. Saras juga ingin merebut kembali harta dari Flower.


"Kamu tenang saja aku akan membantu kamu. Asal kamu bisa membantu mengambil semua investor dari Arifin Group. Aku muak selalu kalah tender dari pria kaku seperti Arfan".


Deal


Saras berjabat tangan dengan komplotannya itu.


***


"Baik Non".


"Tenyata menantu mama sudah pulang. Apa kalian menikmati pergi belanjanya?", ucap mama Hanna menghampiri kedua menantunya.

__ADS_1


"Lumayan kelelahan mah. Tapi sekalian untuk olahraga biar nanti melahirkan bisa normal mah", ucap Kiandra.


"Itu memang benar tapi jangan terlalu capek apalagi perut kalian sudah sangat besar".


"Baik mah"


Kiandra memilih mengistirahatkan tubuhnya di dalam kamar. Tubuhnya sang lelah saat ini apalagi perutnya terlalu besar untuk melakukan banyak gerak. Kamar Kiandra dan Lidya di pindahkan ke lantai satu untuk meminimalisir terjadi masalah.


Sorepun tiba kini Arfan dan Alvaro sudah pulang ke rumah dengan mobil masing-masing. Kini Arfan langsung menuju kamarnya dia sudah sangat kangen dengan istri itu.


Hal yang dulu yang dia pikir tidak mungkin bisa mencintai kekasih saudaranya. Kini dia menjadi pria yang tergila-gila pada istrinya ini, dan kini wanita itu sedang mengandung buah hatinya.


'Terima kasih sayang mau mengandung buah hatiku meski baby Kaisar masih sangat kecil dan kamu mau mempertahankan kandungan kami ini', batin Arfan sambil merebahkan diri dan memeluk tubuh Kiandra.

__ADS_1


*Jangan lupa like, vote dan komentarnya 👍👍👍


__ADS_2