
Kiandra merasa ada sesuatu yang memberatkan tubuhnya saat ini. Kiandra mulai mengerjabkan matanya yang masih sayu akibat masih tersisa rasa kantuk. Kiandra berusaha mengembalikan kesadarannya yang masih belum terkumpul semua.
Setelah kesadarannya terkumpul Kiandra mulai melihat ke sekeliling ruangan. Kiandra tersenyum melihat Arfan tengah tertidur di belakangnya sambil memeluk tubuhnya posesif.
Merasa ada pergerakan pria tampan itu mulai membuka mata dan mengangkat sudut bibirnya tersenyum tipis ke arah Kiandra. Arfan semakin membawa Kiandra dalam dekapannya dan memeluk tubuhnya dengan erat.
Bahkan Kiandra bisa merasakan kalau sang suami memberikan hisapan pelan di ceruk lehernya. Kiandra makin meleleh menerima perlakuan dari Arfan yang begitu manis.
"Hubby, disini ada Kaisar!", ucap Kiandra pelan.
"Hubby pengen say-", ucapan Arfan terputus ketika Kiandra memberi isyarat untuk diam.
"Hubby nanti malam ya. Ini hampir magrib by? Tidak baik mempertontonkan hal itu depan Kaisar", sangah Kiandra.
Arfan tidak mempedulikan perkataan istrinya. Arfan kembali memberi hisap an pada ceruk leher istrinya. Arfan mulai menjelajahi tubuh atas Kiandra dengan jari-jarinya dengan lembut. Entah sejak kapan kini Kiandra sudah setengah naked bagian atasnya.
__ADS_1
Arfan mulai menuruni hisapan nya yang kini telah bermuara di dua buah jambu air yang memberi rasa manis disana. Air yang bersumber dari dua buah jambu air itu yang belum mengering dan masih mengeluarkan sari-sari manis disana Walaupun Kaisar sudah tidak lagi merasakannya.
"Hentikan sayang. Ini airnya masih keluar banyak sayang", ucapan memelas kiandra.
"Aku ingin menikmatinya sayang", ucap Arfan yang masih nyaman dengan kelakuannya.
Bluk Bluk
"Aw", ucap Arfan mengaduh.
"Hahaha rasakan. Baby twins marah daddynya mengambil kepunyaan mereka", ucap Kiandra
Bluk
Arfan kembali merasakan pergerakan anaknya disana. Arfan merasa bahagia merasakan anaknya mau berinteraksi dengan dia dan Kiandra. Akhir-akhir ini Arfan memang di sibukkan dengan pekerjaan yang banyak dengan perusahaan. Hingga dia ketinggalan dengan perkembangan anaknya.
__ADS_1
Arfan mengecup perut Kiandra dengan sayang. "Kalian sehat - sehat dalam sini ya. Jangan menyusahkan mommy. Daddy sayang kalian semua", ucap Arfan mengelus perut Kiandra dengan sayang.
Arfan memasangkan kembali pakaian Kiandra. Arfan takut nanti baby Kaisar Yang masih tertidur terbangun dan melihat orang tuanya dalam keadaan naked. Arfan beralih mengecup wajah baby Kaisar dan membuat perlakuannya itu membangunkan Kaisar.
Kaisar mengercapkan Mata dan melihat kedua orang tuanya yang sedang memeluk tubuhnya. Kaisar tersenyum senang mendapatkan cium di kedua pipinya dari kedua orang tuanya.
"Mom Di di", ucap Kaisar yang sudah sedikit bisa berbicara.
Kaisar langsung merangkak menaiki tubuh Arfan dan merebahkan dirinya disana. Arfan membalas memeluk erat tubuh Kaisar biar tidak jatuh.
"Ayo sekarang abang Kai mandi. Abang mau mandi dengan daddy kan?". Kaisar menganggukkan kepala. Arfan langsung meletakkan Kaisar di atas bahunya dan berjalan menuju kamar mandi untuk mandi berdua dengan jagoan kecilnya.
Sementara Kiandra membersihkan tempat tidur yang tadi berantakan dan menyediakan pakaian untuk dua laki-laki kesayangannya.
Arfan sudah selesai memandikan jagonya dan memakai pakaiannya dan Kiandra memakaikan pakaian Kaisar.
__ADS_1
"sayang besok apa kamu menemani hubby ke pesta? Besok hubby ada undangan pesta dari kolega", tanya Arfan.
"Tentu Aku mau hubbyku sayang".